{"id":11600,"date":"2022-11-24T15:25:24","date_gmt":"2022-11-24T08:25:24","guid":{"rendered":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/?p=11600"},"modified":"2022-12-09T21:21:44","modified_gmt":"2022-12-09T14:21:44","slug":"buku-putih-fakta-kematian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/buku-putih-fakta-kematian\/","title":{"rendered":"Buku Putih Fakta Kematian Rakyat Afghanistan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-text-align-center has-white-color has-text-color has-background wp-block-paragraph\" style=\"background-color:#ff0000;font-size:18px\"><strong>BUKU PUTIH<\/strong> <strong>FAKTA KEMATIAN WARGA SIPIL DI AFGHANISTAN<br>OLEH SEBAB TINDAKAN MELANGGAR AS DAN SEKUTUNYA SELAMA TAHUN 2001 &#8211; 2021<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-center wp-block-heading\"><strong>Moskow<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center wp-block-paragraph\"><strong>November 2022<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>RINGKASAN<\/strong> <strong>BUKU PUTIH<\/strong> <strong>FAKTA KEMATIAN WARGA SIPIL DI AFGHANISTAN<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Selama masa kehadiran militer AS, anggota NATO, dan aktor internasional lainnya di Afghanistan. Pada 2001\u20132021, negara tersebut mengalami kejahatan perang massal yang membunuh dan melukai warga sipil Afghanistan. Itu melumpuhkan ekonomi dan infrastruktur nasional, serta menyebabkan kerusakan lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Tindakan paling keterlaluan dan mematikan termasuk serangan udara AS pada upacara pernikahan di Propinsi Uruzgan pada 1 Juli 2002 (48 warga sipil tewas, 117 luka-luka) dan Propinsi Nangarhar pada 6 Juli 2008 (47 tewas, 11 luka-luka, termasuk perempuan dan anak-anak);&nbsp;kesalahan serangan udara oleh AS dan Jerman, masing-masing, terhadap penduduk sipil di Propinsi Herat pada tanggal 22 Agustus 2008, (membunuh antara 78 dan 92 warga sipil) dan Propinsi Kunduz pada tanggal 4 September 2009, (74 warga sipil tewas);&nbsp;pengeboman oleh Rumah Sakit Doctors Without Borders (M\u00e9decins Sans Fronti\u00e8res) Angkatan Udara AS di Propinsi Kunduz pada tanggal 3 Oktober 2015, (42 tewas dan 43 luka-luka, gedung rumah sakit rusak parah).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Orang tidak boleh melupakan konsekuensi mematikan dari tindakan koalisi internasional, yang akan terasa oleh rakyat jelata Afghaniistan di tahun-tahun mendatang.&nbsp;Misalnya, penggunaan &#8220;induk dari semua bom&#8221; oleh militer AS di Propinsi Nangarhar, Afghanistan pada 13 April 2017. Itu telah menyebabkan peningkatan insiden penyakit berbahaya di komunitas lokal, degradasi lingkungan, dan penurunan produktivitas lahan. di daerah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Perlu catatan bahwa ringkasan ini tidak menyebutkan sejumlah besar kasus penyiksaan dan penganiayaan terhadap tahanan penjara. Di tangan personel militer AS dan NATO. Serta perlakuan tidak manusiawi dan penodaan mayat militan oposisi bersenjata \u2013 tindakan yang belum menerima penilaian yang tidak memihak.<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Publikasi ini tidak berusaha mengungkap semua kejahatan perbuatan oleh personel militer AS dan NATO di Afghanistan.&nbsp;Organisasi internasional bereputasi tidak mulai menyimpan catatan sistematis resmi tentang kejahatan semacam itu hingga tahun 2009. Inilah salah satu alasan mengapa terdapat perbedaan yang cukup besar dalam jumlah insiden yang terlaporkan pada tahun yang berbeda.&nbsp;Namun, pekerjaan untuk mengungkap kejahatan akan terus berlanjut. Dan berarti versi baru yang telah revisi dari publikasi ini dapat menjadi harapan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Makalah ini terutama mengacu pada bahan yang dapat jadi andalan yang tersedia oleh organisasi internasional dengan pengakuan secara universal. Pertama-tama oleh Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA).&nbsp;Informasi kutipan dalam publikasi ini dapat dengan mudah terverifikasi melalui situs web yang relevan.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<div class=\"wp-block-cover aligncenter is-light\"><span aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-cover__background has-background-dim\"><\/span><img data-recalc-dims=\"1\" fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"715\" height=\"477\" data-attachment-id=\"11911\" data-permalink=\"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/buku-putih-fakta-kematian\/pexels-photo-6373289\/\" data-orig-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/11\/pexels-photo-6373289.jpeg?fit=1880%2C1253&amp;ssl=1\" data-orig-size=\"1880,1253\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;Photo by Monstera on &lt;a href=\\&quot;https:\/\/www.pexels.com\/photo\/empty-white-book-on-wooden-table-6373289\/\\&quot; rel=\\&quot;nofollow\\&quot;&gt;Pexels.com&lt;\/a&gt;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;empty white book on wooden table&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}\" data-image-title=\"pexels-photo-6373289\" data-image-description=\"\" data-image-caption=\"&lt;p&gt;Photo by Monstera on &lt;a href=&quot;https:\/\/www.pexels.com\/photo\/empty-white-book-on-wooden-table-6373289\/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Pexels.com&lt;\/a&gt;&lt;\/p&gt;\n\" data-large-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/11\/pexels-photo-6373289.jpeg?fit=715%2C477&amp;ssl=1\" class=\"wp-block-cover__image-background wp-image-11911\" alt=\"BUKU PUTIH FAKTA KEMATIAN WARGA SIPIL DI AFGHANISTAN\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/11\/pexels-photo-6373289.jpeg?resize=715%2C477&#038;ssl=1\" data-object-fit=\"cover\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/11\/pexels-photo-6373289.jpeg?w=1880&amp;ssl=1 1880w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/11\/pexels-photo-6373289.jpeg?resize=1000%2C666&amp;ssl=1 1000w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/11\/pexels-photo-6373289.jpeg?resize=768%2C512&amp;ssl=1 768w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/11\/pexels-photo-6373289.jpeg?resize=1536%2C1024&amp;ssl=1 1536w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/11\/pexels-photo-6373289.jpeg?resize=600%2C400&amp;ssl=1 600w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/11\/pexels-photo-6373289.jpeg?resize=50%2C33&amp;ssl=1 50w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/11\/pexels-photo-6373289.jpeg?resize=100%2C67&amp;ssl=1 100w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/11\/pexels-photo-6373289.jpeg?w=1430&amp;ssl=1 1430w\" sizes=\"(max-width: 715px) 100vw, 715px\" \/><div class=\"wp-block-cover__inner-container is-layout-flow wp-block-cover-is-layout-flow\">\n<h3 class=\"has-text-align-center has-large-font-size wp-block-heading\"><strong><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-white-color\">BUKU PUTIH FAKTA KEMATIAN WARGA SIPIL DI AFGHANISTAN<\/mark><\/strong><\/h3>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>PENGANTAR<\/strong> <strong>BUKU PUTIH<\/strong> <strong>FAKTA KEMATIAN WARGA SIPIL DI AFGHANISTAN<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Akhir yang memalukan dari pendudukan dan eksodus tergesa-gesa angkatan bersenjata AS, NATO dan satelit lainnya dari Afghanistan. Hal itu telah meninggalkan masalah penting yang belum terselesaikan. Hal untuk menghukum mereka yang bertanggung jawab langsung atas kejahatan perang yang tak terhitung jumlahnya. Semua perbuatan oleh tentara Amerika terhadap penduduk sipil negara itu. Bahkan, dalam banyak kasus, pelaku pembunuhan massal warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, dalam permusuhan 2001\u20132021, melarikan diri dari tanggung jawab atas tindakan mereka, yang seringkali jelas ada kesengajaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Perlu catatan bahwa pemerintah Afghanistan saat itu, yang secara langsung bergantung pada dukungan keuangan dan militer Barat, tidak, dan tidak dapat, memberikan penyelidikan atas dugaan kejahatan oleh militer Amerika di tanah Afghanistan sebagai kepentingan yang pantas mereka terima.&nbsp;Administrasi proxy di Kabul membatasi diri untuk mengeluarkan komentar populis menyusul kematian tragis baru non-pejuang Afghanistan.<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Investigasi internasional yang menyeluruh dan tidak memihak terhadap tindakan ilegal personel militer AS dan NATO terhambat oleh tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya dari beberapa administrasi AS berturut-turut di Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) di Den Haag, yang telah mencoba memulai pengumpulan bukti dokumenter yang relevan.&nbsp;Washington tidak mengakui yurisdiksi ICC;&nbsp;selain itu, pada tahun 2002, Amerika Serikat mengeluarkan undang-undang tentang perlindungan personel militer Amerika yang mengizinkan penggunaan kekuatan militer untuk membebaskan warga negara AS yang ditangkap di negara ketiga atas perintah ICC.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada bulan Maret 2020, setelah pemeriksaan lengkap yang dimandatkan ICC atas penyebab pelanggaran yang dilakukan oleh kontingen militer Amerika di wilayah Afghanistan, otoritas AS membatalkan visa Penuntut Pengadilan, F.Bensouda, dan menjatuhkan sanksi ekonomi terhadapnya. dan karyawan lainnya.&nbsp;Bertindak atas perintah pemerintahan J.Biden, pada 27 September 2021, Jaksa Penuntut ICC yang baru, Inggris, K.Khan, mengumumkan niatnya untuk melanjutkan penyelidikan dan menyatakan akan fokus meninjau aktivitas teroris ISIS. dan oposisi bersenjata dalam menghadapi Gerakan Taliban, dan bukan atas dugaan pelanggaran militer Amerika dan penduduk lokal yang bekerja sama dengan mereka di Afghanistan.&nbsp;Pada tanggal 31 Oktober 2022, Kamar Pra-Persidangan ICC mengabulkan permintaan Kantor Kejaksaan,<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Tujuan kompilasi singkat ini adalah untuk menarik perhatian internasional terhadap tindakan kriminal kontingen militer AS dan sekutunya di Afghanistan.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center has-white-color has-text-color has-background wp-block-paragraph\" style=\"background-color:#ff0000;font-size:18px\"><strong>BUKU PUTIH<\/strong> <strong>FAKTA KEMATIAN WARGA SIPIL DI AFGHANISTAN<br>OLEH SEBAB TINDAKAN MELANGGAR AS DAN SEKUTUNYA<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Buku Putih Fakta Kematian Tahun <strong>2021<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Agustus<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 26 Agustus, lima hari sebelum akhir kampanye memalukan mereka, tentara AS menembak tanpa pandang bulu pada massa orang yang menunggu untuk melarikan diri dari ibukota Afghanistan setelah seorang pembom bunuh diri meledakkan alat peledak di bandara Kabul.&nbsp;Akibatnya, beberapa lusin orang terluka dan 7 orang tewas (selain akibat serangan bunuh diri).&nbsp;Pentagon menyatakan tidak ada korban dari tembakan balasan militernya, bertentangan dengan penyelidikan independen alternatif oleh jurnalis AS&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn1\">[1]<\/a>&nbsp;.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 29 Agustus, dua hari sebelum penarikan tergesa-gesa, personel AS melakukan serangan udara di ibu kota Afghanistan.&nbsp;Pentagon mengatakan bahwa sebuah mobil yang diduga membawa teroris ISIS dihancurkan.&nbsp;Namun kenyataannya, 10 warga sipil, termasuk 7 anak-anak, tewas.&nbsp;Investigasi internal Pentagon mengungkapkan bahwa insiden itu adalah &#8220;kesalahan manusia&#8221;.&nbsp;Tidak ditemukan pelanggaran hukum&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn2\">[2]<\/a>&nbsp;.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Buku Putih Fakta Kematian Tahun <strong>2020&nbsp;<\/strong><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn3\">[3]<\/a><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">UNAMA mengaitkan 120 korban sipil (89 tewas dan 31 luka-luka) dengan koalisi internasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Korban sipil antara 1 Januari dan 22 Februari menyumbang 87 persen dari semua korban sipil yang disebabkan oleh prajurit koalisi internasional pada tahun yang ditinjau.&nbsp;Selanjutnya, kontingen asing hampir menghentikan operasi anti-Taliban di Afghanistan, dimulai dari &#8220;minggu pengurangan kekerasan&#8221; dari 22-28 Februari, yang mendahului penandatanganan perjanjian AS-Taliban pada 29 Februari di Qatar.&nbsp;Mengikuti perjanjian ini, pasukan koalisi internasional secara signifikan mengurangi operasi udaranya, sehingga meminimalkan jumlah insiden yang melibatkan korban sipil sampai batas tertentu.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Buku Putih Fakta Kematian Tahun <strong>2019&nbsp;<\/strong><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn4\">[4]<\/a><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">UNAMA mengaitkan 786 korban sipil (559 tewas dan 227 luka-luka) dengan pasukan militer internasional.&nbsp;Ini adalah jumlah tertinggi warga sipil Afghanistan yang dibunuh oleh tembakan militer asing sejak UNAMA memulai pendokumentasian sistematis korban perang (2009).&nbsp;96 persen dari korban ini disebabkan oleh serangan udara.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Januari<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 23 Januari, di distrik Sangin, Propinsi Helmand, saat melakukan operasi pembersihan, pasukan internasional diserang dan ditanggapi dengan kekerasan.&nbsp;Baku tembak pun terjadi di salah satu kawasan pemukiman.&nbsp;Angkatan Udara AS (USAF) melakukan dua serangan udara terhadap sebuah rumah tangga, yang menyebabkan 20 korban sipil, termasuk 3 wanita dan 10 anak-anak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong><strong>Maret<\/strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 12 Maret, di distrik Andar, Propinsi Ghazni, helikopter Black Hawk UH-60L dari Divisi Serangan Udara ke-101 Angkatan Darat AS menewaskan 11 warga sipil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 13 Maret, di dekat kota Tarinkot, pusat administrasi Propinsi Uruzgan. Sebuah pesawat serang A-10 Thunderbolt dari Sayap Ekspedisi Udara ke-455 Komando Pusat USAF, menyerang unit Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan (ANSF), menewaskan lima prajurit Afghanistan dan melukai 10 lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 17 Maret, dekat Churak, distrik Chardara, Propinsi Kunduz. Tentara Pasukan Khusus AS membunuh dua warga sipil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 20 Maret, di distrik Nirkh, Propinsi Wardak. Penggunaan kendaraan udara tak berawak (UAV) MQ-9 Reaper dari Sayap Ekspedisi Udara ke-455 USAF mengakibatkan kematian empat warga sipil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 23 Maret, dekat Bakhshi, distrik Kunduz, Propinsi Kunduz. Penggunaan UAV USAF mengakibatkan kematian 13 warga sipil, termasuk 10 anak-anak, sementara tiga orang lainnya luka-luka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>April<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 2 April, di distrik Shah Wali Kot, Propinsi Kandahar. Sebuah pesawat serang AS menewaskan 9 warga sipil saat memberikan dukungan udara untuk operasi darat pasukan Afghanistan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 3 April. UAV USAF melakukan serangan di distrik Nika di Propinsi Paktika, menyebabkan 12 korban sipil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 7-8 April, akibat serangan UAV di distrik Puli Alam di Propinsi Logar dan distrik Nawzad di Propinsi Helmand, 8 orang tewas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 20 April. Di distrik Nirkh, Propinsi Wardak, sebagai akibat dari operasi darat khusus bersama yang dilakukan oleh ANSF dan unit Pasukan Khusus AS, enam warga sipil tewas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 29 April, di distrik Tarinkot, Propinsi Uruzgan. Sebuah pesawat serang AS secara keliru menargetkan warga sipil, menewaskan enam orang dan melukai dua lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 30 April, di distrik Almar, Propinsi Faryab, serangan UAV menyebabkan kematian seorang tentara Tentara Nasional Afghanistan (ANA), sementara sembilan prajurit lainnya terluka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Mei<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 6 Mei, UAV AS melancarkan serangan di distrik Bakwa dan Gulistan di Propinsi Farah, di mana mereka diduga menghancurkan 68 laboratorium obat-obatan dan 150 militan.&nbsp;Menurut perwakilan otoritas propinsi, dengan berbagai perkiraan, 25 hingga 45 warga sipil tewas akibat tembakan ramah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Juli<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 7 Juli, di distrik Sabari, Propinsi Khost, sebuah UAV AS menyerang, menewaskan penduduk setempat dan melukai 4 orang lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 9 Juli, 7 warga sipil tewas di pinggiran Puli Khumri (pusat administrasi Propinsi Baghlan), dan tiga warga sipil lainnya tewas di pinggiran Ghazni (pusat administrasi Propinsi Eponymous).&nbsp;Dalam kedua kasus, UAV asing digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 14 Juli, di distrik Jaghatu, Propinsi Wardak. Sebuah kesalahan serangan udara menyebabkan kematian 4 orang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 15 Juli, di distrik Gizab, Propinsi Uruzgan. Sebuah UAV secara keliru menyerang warga sipil, menewaskan 35 orang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 21 Juli, di distrik Baraki Barak, Propinsi Logar. Dalam keadaan serupa, 9 warga setempat tewas, dan 6 lainnya luka-luka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Agustus<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 4 Agustus, di distrik Giro, Propinsi Ghazni, empat penduduk setempat tewas dalam misi dukungan udara yang dilakukan untuk membantu operasi khusus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 13 Agustus, di distrik Zurmat, Propinsi Paktia, operasi udara gabungan ANSF-AS mengakibatkan kematian 11 warga sipil.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>September<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 1 September, di distrik Gurziwan, Propinsi Faryab, serangan bom malam hari mengakibatkan kematian 12 warga sipil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 19 September, di distrik Khogyani, Propinsi Nangarhar, UAV USAF melakukan serangan udara, menewaskan lebih dari 30 warga sipil \u2013 petani yang berkumpul di sekitar api unggun untuk beristirahat setelah mengumpulkan kacang cedar \u2013 dan melukai sekitar 40 lainnya.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Buku Putih Fakta Kematian Tahun <strong>2018&nbsp;<\/strong><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn5\">[5]<\/a><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Menurut UNAMA, pasukan militer internasional bertanggung jawab atas 674 korban sipil (406 tewas dan 268 luka-luka).&nbsp;Dari total korban sipil yang dikaitkan dengan koalisi internasional, 94 persen diakibatkan oleh operasi udara.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>April<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 2 April, helikopter Angkatan Udara Afghanistan, dengan bantuan penasehat asing, melakukan operasi udara di distrik Dasht-e-Archi, Propinsi Kunduz.&nbsp;Ternyata, helikopter menembaki sebuah upacara keagamaan di udara terbuka yang diadakan di samping sebuah madrasah.&nbsp;Pada bulan Mei UNAMA mengeluarkan laporan khusus tentang insiden ini, yang menurutnya serangan udara tersebut menyebabkan 95 korban sipil (30 tewas dan 65 luka-luka), termasuk 79 anak-anak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Juli<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 19 Juli, pesawat pasukan militer internasional secara keliru menabrak kompleks perumahan di distrik Chardara, Propinsi Kunduz.&nbsp;14 wanita dan anak-anak, semuanya dari keluarga yang sama, tewas.&nbsp;Seorang juru bicara militer Amerika Serikat awalnya membantah tuduhan adanya korban sipil di media, tetapi Kementerian Pertahanan Afghanistan mengakui telah terjadi korban sipil.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>September<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 17 September, di distrik Sherzad, Propinsi Nangarhar, ANSF dan operasi khusus darat pasukan militer internasional mengakibatkan baku tembak di sektor perumahan yang menewaskan 15 warga sipil, termasuk lima anak laki-laki berusia antara 10 dan 14 tahun.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Oktober<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 22 Oktober, di distrik Surkh-Rod, Propinsi Nangarhar, pasukan Afghanistan, dengan dukungan udara dari pasukan militer internasional melakukan operasi pencarian malam hari melawan oposisi bersenjata.&nbsp;Lima warga sipil tewas dalam pertempuran berikutnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>November<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 27 November, di distrik Garmsir, Propinsi Helmand, pasukan udara koalisi internasional menyerang sebuah bangunan tempat tinggal, menewaskan 23 warga sipil (termasuk 10 anak), dan tiga anak lainnya terluka parah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Desember<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 13 Desember, di Propinsi Kunar, Pasukan Khusus (dinas khusus) Direktorat Keamanan Nasional (NDS), didampingi oleh pasukan militer internasional, melakukan operasi pencarian malam di kompleks perumahan untuk mendeteksi pasukan bersenjata bawah tanah.&nbsp;Taliban berada di salah satu rumah dan mulai menembaki tentara asing.&nbsp;Selama pertempuran sengit, pasukan militer internasional melakukan serangkaian serangan udara untuk mendukung pasukan sahabat di darat.&nbsp;UNAMA kemudian mengaitkan 31 korban sipil (13 tewas dan 18 luka-luka), termasuk 28 wanita dan anak-anak, dengan pasukan militer internasional.&nbsp;Menyusul serangan udara, pasukan Pro-Pemerintah juga memindahkan 4 warga sipil dari rumah mereka dan menembak mereka.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Buku Putih Fakta Kematian Tahun <strong>2017&nbsp;<\/strong><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn6\">[6]<\/a><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">UNAMA mengaitkan 2.108 korban sipil (745 tewas dan 1.363 luka-luka) dengan Pasukan Pro-Pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Menyusul pertempuran darat, operasi udara tetap menjadi penyebab utama kedua korban sipil Afghanistan yang dikaitkan dengan Pasukan Pro-Pemerintah.&nbsp;Angkatan Udara Afghanistan menyebabkan 309 korban sipil (99 tewas dan 210 luka-luka), sedangkan serangan udara oleh pasukan militer internasional menyebabkan 246 korban jiwa (154 tewas dan 92 luka-luka).&nbsp;UNAMA juga mendokumentasikan 76 korban sipil (42 tewas dan 34 luka-luka) akibat serangan udara yang dilakukan oleh Pasukan Pro-Pemerintah yang belum ditentukan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>April<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 13 April, Amerika Serikat menjatuhkan bom non-nuklir terbesar di gudang senjatanya (GBU-43, panjang sembilan meter dan berat hampir 10 ton, yang dikenal sebagai &#8220;ibu dari semua bom&#8221;) di kompleks terowongan yang digunakan oleh teroris di distrik Achin di Propinsi Nangarhar dekat perbatasan dengan Pakistan.&nbsp;Beberapa tahun setelah penerapannya, peningkatan penyakit kulit dan mata tercatat di antara penduduk lokal di daerah ini, serta penurunan situasi ekologis dan produktivitas tanah.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn7\">[7]<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Agustus<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 30 Agustus, pasukan militer internasional melakukan serangan udara di sebuah rumah penduduk di Propinsi Logar sebagai tanggapan atas tembakan pasukan oposisi bersenjata.&nbsp;Serangan udara tersebut menewaskan 13 wanita dan anak-anak serta melukai 12 warga sipil lainnya (termasuk enam anak dan tiga wanita).<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Buku Putih Fakta Kematian Tahun <strong>2016&nbsp;<\/strong><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn8\">[8]<\/a><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">UNAMA mengaitkan 2.728 korban sipil (903 tewas dan 1.825 luka-luka) dengan Pasukan Pro-Pemerintah.&nbsp;Dari jumlah ini, 262 korban (145 tewas dan 117 luka-luka) dikaitkan dengan pasukan militer internasional.&nbsp;Di Propinsi Nangarhar saja, tercatat 89 korban sipil (37 tewas dan 52 luka-luka) dalam 13 operasi udara.&nbsp;Di Propinsi Kunduz, tercatat enam insiden dengan 82 korban jiwa (37 tewas dan 45 luka-luka).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Agustus<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 7 Agustus, pasukan militer internasional menembakkan beberapa peluru artileri di distrik Achin, Propinsi Nangarhar, menewaskan 6 warga sipil.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>September<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 28 September, di distrik Achin di Propinsi Nangarhar, pasukan militer internasional melakukan serangan udara yang menurut temuan UNAMA berdampak pada rumah seorang tetua suku yang baru saja kembali dari menunaikan ibadah haji ke Mekkah.&nbsp;Serangan udara itu menewaskan 15 warga sipil dan melukai 13 lainnya, termasuk dua anak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Oktober<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 5 Oktober, empat warga sipil tewas dalam baku tembak selama operasi pencarian yang melibatkan pasukan keamanan nasional Afghanistan dan pasukan militer internasional di distrik Kama, Propinsi Nangarhar.&nbsp;Meskipun ada seruan untuk penyelidikan atas insiden tersebut oleh masyarakat setempat, temuan penyelidikan tersebut belum dibagikan kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 20 Oktober, pasukan militer Afghanistan dan internasional melakukan operasi pembersihan bersama di distrik Chaparhar, Propinsi Nangarhar yang menyebabkan dua anak terluka dalam baku tembak dengan elemen anti-pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>November<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 3 November, pasukan militer internasional melakukan serangkaian serangan udara di desa Boz-e-Kandahari, Propinsi Kunduz.&nbsp;Serangan udara menewaskan 32 warga sipil (termasuk 20 anak-anak dan 6 wanita) dan melukai 36 lainnya (termasuk 14 anak-anak dan 9 wanita).&nbsp;Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh pejabat Misi Dukungan Tegas, serangan udara terjadi sebagai tindakan defensif dalam konteks operasi militer internasional dan Afghanistan yang bermitra melawan kepemimpinan oposisi bersenjata lokal.&nbsp;Dari 68 korban sipil, 25 (termasuk 13 anak di bawah usia 11 tahun) adalah keluarga komandan Taliban yang diidentifikasi sumber sebagai sasaran utama operasi, sementara 15 korban sipil berasal dari keluarga tetangga (termasuk empat anak di bawah umur). 8 tahun).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Insiden lain di mana pasukan militer internasional menyebabkan korban sipil termasuk ledakan persenjataan yang tidak meledak yang ditinggalkan oleh pangkalan militer internasional di distrik Shahjoy, Propinsi Zabul, yang menewaskan seorang anak, cedera seorang anak laki-laki akibat peluru nyasar yang ditembakkan ke udara oleh pihak internasional. pasukan militer di distrik Daman, Propinsi Kandahar, setelah anak-anak melemparkan batu ke kendaraan mereka;&nbsp;dan cedera seorang wanita dan anak di distrik Kunduz, Propinsi Kunduz, ketika pasukan militer internasional \u2013 saat melakukan pelatihan \u2013 menembak ke arah daerah dekat rumah mereka.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Buku Putih Fakta Kematian Tahun <strong>2015&nbsp;<\/strong><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn9\">[9]<\/a><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pasukan Pro-Pemerintah menyebabkan 1.854 korban sipil (621 tewas dan 1.233 luka-luka).&nbsp;Pasukan militer internasional menyebabkan 179 korban jiwa (106 tewas dan 73 luka-luka).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Oktober<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Selama situasi pertempuran perkotaan yang berkepanjangan di kota Kunduz antara 28 September dan 13 Oktober, rumah sakit M\u00e9decins Sans Fronti\u00e8res (MSF) adalah satu-satunya fasilitas medis yang berfungsi di wilayah timur laut, menyediakan layanan kesehatan penyelamat jiwa bagi warga sipil dan pejuang yang terluka tanpa perbedaan.&nbsp;Pada dini hari tanggal 3 Oktober, kompleks rumah sakit MSF di Kunduz menampung sedikitnya 249 orang, termasuk 119 pasien dan perawat serta 130 anggota staf.&nbsp;Antara pukul 02.00 dan 03.00, pesawat serang AC-130 Amerika Serikat secara keliru melakukan serangkaian serangan udara di kompleks rumah sakit, menyebabkan sedikitnya 85 korban (42 tewas dan 43 luka-luka) dan menghancurkan bangunan utama rumah sakit.&nbsp;Saksi melaporkan melihat korban ditembak oleh senapan mesin dari pesawat saat mereka melarikan diri dari rumah sakit yang terbakar.&nbsp;Korban tewas dan luka-luka adalah pasien dan staf medis.&nbsp;Penghancuran rumah sakit secara signifikan mengurangi ketersediaan layanan kesehatan secara keseluruhan di Propinsi Kunduz dan sekitarnya<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn10\">[10]<\/a>&nbsp;.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada paruh kedua tahun 2015, UNAMA mencatat peningkatan korban sipil dari koalisi internasional gabungan dan operasi ANSF di Propinsi Khost, Kunduz, Logar, dan Helmand.&nbsp;Tiga puluh korban sipil (23 tewas dan 7 luka-luka) didokumentasikan selama 9 operasi pencarian bersama dan satu pertempuran darat bersama.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Buku Putih Fakta Kematian Tahun <strong>2014&nbsp;<\/strong><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn11\">[11]<\/a><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">UNAMA mencatat 1.478 korban (622 tewas dan 856 luka-luka), menyalahkan pasukan Pro-Pemerintah.&nbsp;Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) bertanggung jawab atas 151 korban sipil (101 tewas dan 50 luka-luka).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Agustus<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 22 Agustus, akibat serangan pesawat tak berawak ISAF di distrik Puli-Alam, Propinsi Logar, empat warga sipil, termasuk seorang anak, tewas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>September<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 9 September, tim Polisi Lokal Afghanistan, NDS dan ISAF diserang oleh oposisi bersenjata selama operasi pencarian bersama di distrik Narang, Propinsi Kunar.&nbsp;Kedua belah pihak saling bertukar mortir.&nbsp;Salah satu mortir yang ditembakkan oleh pasukan Pro-Pemerintah menghantam sebuah rumah penduduk, melukai 3 warga sipil (wanita dan dua anak perempuan).&nbsp;Sebuah pesawat perang ISAF kemudian menghantam area yang sama, menewaskan 4 warga sipil, termasuk seorang wanita dan dua anak perempuan.&nbsp;Warga setempat berkumpul di lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban tewas dan mengevakuasi korban luka.&nbsp;Namun, ISAF melakukan serangan udara lainnya di sektor kontak, menewaskan 9 warga sipil lagi dan melukai 13 lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 17 September, pesawat perang koalisi internasional menyerang distrik Ahmadkhel di Propinsi Paktia, melukai tiga warga sipil (satu tewas dan dua luka-luka).&nbsp;Pada saat serangan udara, para korban sedang mengumpulkan biji pinus.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Oktober<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 12 Oktober, ISAF melakukan serangan udara di daerah terpencil di distrik Gardez, Propinsi Paktia, yang mengakibatkan kematian 7 warga sipil (lima laki-laki dan dua laki-laki) dan melukai satu orang.&nbsp;Pada saat serangan udara, para korban sedang mengumpulkan kayu bakar di pegunungan.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Buku Putih Fakta Kematian Tahun <strong>2013&nbsp;<\/strong><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn12\">[12]<\/a><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">UNAMA mendokumentasikan 182 korban sipil (118 tewas dan 64 luka-luka) sebagai akibat dari 54 serangan udara yang dilakukan oleh pasukan koalisi internasional.&nbsp;Hampir sepertiga kematian warga sipil yang disebabkan oleh operasi udara terjadi di Propinsi Kunar, di mana hanya tiga serangan udara yang menewaskan 32 orang dan melukai 11 orang, kebanyakan wanita dan anak-anak.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Maret<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 30 Maret, ISAF melakukan serangan udara di kota Ghazni yang diduga menjadi lokasi oposisi bersenjata, yang mengakibatkan 3 warga sipil tewas dan 8 luka-luka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Agustus<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 16 Agustus, di distrik Gardez, Propinsi Paktia, seorang tentara ISAF yang menjaga sebuah pos pemeriksaan di dekat Forward Deployment Base di Gardez menembaki sebuah kendaraan sipil ketika pengemudi tidak mematuhi peringatan untuk berhenti, yang mengakibatkan seorang warga sipil tewas dan tiga lainnya luka-luka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>September<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 3 September, di kota Ghazni, ISAF melakukan serangan UAV terhadap sekelompok orang yang diduga sebagai elemen anti-pemerintah, yang mengakibatkan kematian warga sipil dan melukai 2 orang lainnya.&nbsp;Orang-orang yang terluka adalah penjaga keamanan sebuah perusahaan konstruksi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 7 September, warga sipil tewas dan terluka dalam serangan udara di distrik Watapur, Propinsi Kunar.&nbsp;UAV menyerang sebuah kendaraan yang membawa 6 pemberontak dan 11 warga sipil, termasuk 4 wanita dan 4 anak-anak.&nbsp;Serangan itu menewaskan 10 warga sipil dan melukai serius seorang gadis berusia 4 tahun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 25 September, ISAF melakukan serangan udara terhadap sekelompok pemberontak di distrik Zadran, Propinsi Paktia, yang mengakibatkan kematian dua warga sipil, anak laki-laki berusia 12 tahun dan 14 tahun.&nbsp;Pada saat pemogokan, anak-anak sedang mengumpulkan kayu bakar dan kacang tanah di pegunungan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Oktober<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 4 Oktober, ISAF melancarkan beberapa serangan udara helikopter di distrik Bihsud, Propinsi Nangarhar, menyebabkan kematian lima warga sipil, termasuk dua anak laki-laki.&nbsp;Para korban berada di area terbuka, sekitar 50 meter dari rumah penduduk, ketika mereka diserang oleh tiga serangan terpisah.&nbsp;Dilaporkan bahwa para korban baru saja kembali dari berburu burung di daerah tetangga dan membawa senjata api.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Buku Putih Fakta Kematian Tahun <strong>2012&nbsp;<\/strong><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn13\">[13]<\/a><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">UNAMA mendokumentasikan 204 korban sipil (126 tewas dan 78 luka-luka) akibat operasi udara ISAF.&nbsp;51 dari 126 warga sipil yang tewas dalam operasi udara adalah anak-anak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong><strong>Mei<\/strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 4 Mei, NDS dan ISAF melakukan operasi pencarian malam hari di distrik Gormach, Propinsi Faryab, yang mengakibatkan 6 warga sipil tewas (termasuk 3 anak) dan 5 luka-luka (termasuk 3 anak).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Juni<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 6 Juni, ISAF melakukan serangan udara terhadap posisi yang dicurigai sebagai pemberontak di Propinsi Logar, yang mengakibatkan kematian 18 warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn14\">[14]<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Agustus<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 7 dan 8 Agustus, seorang wanita tewas dan dua anak terluka selama operasi pencarian malam hari ISAF di distrik Khash Rod, Propinsi Nimroz.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>September<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 16 September, di distrik Alingar, Propinsi Laghman, serangkaian serangan udara dilakukan terhadap kelompok pemberontak yang telah disetujui di beberapa tingkat rantai komando ISAF dan ANSF, yang hanya mengakibatkan korban sipil, dengan 8 orang tewas dan 8 lainnya. terluka (kebanyakan wanita dan anak-anak).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 23 September, ISAF melancarkan serangan UAV terhadap dua pemberontak di distrik Marawara, Propinsi Kunar.&nbsp;Serangan itu melukai seorang gadis remaja yang sedang bekerja di ladang pertanian terdekat.&nbsp;Dia kemudian meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Oktober<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 20 Oktober, UAV ISAF melakukan serangan di distrik Baraki Barak, Propinsi Logar, yang mengakibatkan kematian empat anak antara usia 11 dan 13 tahun. Dilaporkan bahwa serangan pesawat tak berawak terjadi setelah bentrokan antara elemen anti-pemerintah dan pasukan pemerintah yang terjadi beberapa kilometer dari lokasi kejadian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>November<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 6 November, tiga warga sipil tewas dalam operasi pencarian ISAF malam hari di kota Lashkargah, pusat administrasi Propinsi Helmand.&nbsp;Namun, ISAF menyatakan kepada UNAMA bahwa mereka yang tewas adalah elemen anti-pemerintah dan bukan warga sipil.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Desember<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 5 Desember, UAV ISAF menembakkan misil ke lokasi yang dicurigai sebagai pemberontak di distrik Waygal, Propinsi Nuristan.&nbsp;Serangan itu menewaskan tiga warga sipil, termasuk seorang anak dan dua guru.&nbsp;Semua korban adalah anggota keluarga yang sama.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Buku Putih Fakta Kematian Tahun <strong>2011&nbsp;<\/strong><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn15\">[15]<\/a><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">187 warga sipil tewas akibat ISAF \/ Enduring Freedom Operations menggunakan pesawat atau helikopter.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Juli<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 5 Juli. Serangan udara salah ISAF di distrik Shamal, Propinsi Khost, menewaskan 3 wanita dan 8 anak, salah satunya baru berusia lima hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 13 Juli. Operasi malam hari ISAF di distrik Khost (Matun) di Propinsi Khost menyebabkan 6 warga sipil tewas (termasuk dua anak) dan dua lainnya luka-luka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 14 Juli. Kematian empat warga sipil, termasuk seorang anak, terjadi melalui operasi malam hari ISAF di daerah Saydabad, distrik Nad Ali, Propinsi Helmand,.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 19 Juli. Pasukan Khusus ISAF dan Komando Operasi Khusus ANA menggerebek sebuah bangunan tempat tinggal di desa Shal, daerah Asmar, Propinsi Kunar, menewaskan 2 siswa dan melukai satu lagi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Agustus<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 15 Agustus, di distrik Narang, Propinsi Kunar, ISAF menggunakan senjata berat dan senjata api sebagai tanggapan atas serangan terhadap pos pemeriksaan keamanan ANA oleh elemen anti-pemerintah.&nbsp;Beberapa proyektil meleset dari sasaran yang dimaksudkan dan menghantam dua bangunan tempat tinggal, menyebabkan 12 warga sipil terluka, termasuk 11 anak-anak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 25 Agustus, di Propinsi Logar, distrik Baraki Barak, ANA meminta dukungan udara dari ISAF selama operasi yang dilakukan di wilayah anggota dewan lokal, yang menampung komandan lapangan Taliban dan empat pengawalnya.&nbsp;Serangan udara itu menewaskan seorang wanita dan keempat anaknya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Investigasi jurnalistik BBC atas kejahatan militer Inggris di Afghanistan yang dilakukan pada 2010-2011.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Menurut BBC, ada bukti jelas keterlibatan Pasukan Khusus Inggris dalam setidaknya 54 kasus pembunuhan warga sipil Afghanistan di Propinsi Helmand selama enam bulan antara 2010 dan 2011.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn16\">[16]<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Karena beberapa kesalahan perhitungan yang dilakukan saat menentukan tujuan operasi kontra-terorisme dan kurangnya data intelijen, warga sipil Afghanistan salah diidentifikasi sebagai &#8220;tokoh mencurigakan&#8221; dan karenanya dibantai.&nbsp;Temuan tersebut didasarkan pada wawancara dengan pensiunan dan prajurit aktif Inggris yang tidak disebutkan namanya serta kerabat para korban (seperti yang diperlihatkan dalam cuplikan BBC dari 12 Juli 2022).&nbsp;Mantan Kepala Staf Umum Angkatan Darat Inggris M. Carleton-Smith dituduh menyembunyikan pelanggaran tersebut.&nbsp;Menurut media, segera setelah pengangkatannya pada Februari 2021, Carleton-Smith mengetahui adanya kejanggalan, begitu pula pendahulunya di posisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Polisi Militer tidak pernah diberitahu tentang pelanggaran tersebut.&nbsp;Kementerian Pertahanan Inggris meminta wartawan menyediakan bahan untuk pemeriksaan lebih lanjut.<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Orang-orang yang bekerja dengan Pasukan Khusus Inggris mengatakan kepada BBC bahwa mereka menyaksikan tentara Pasukan Khusus membunuh orang tak bersenjata selama operasi semalam.&nbsp;Selain itu, ada kasus tentara Inggris meninggalkan senjata di samping mayat sipil untuk membenarkan pembunuhan orang yang tidak bersenjata.&nbsp;Banyak orang juga mengklaim bahwa militer bersaing satu sama lain dalam jumlah orang Afghanistan yang terbunuh.&nbsp;Investigasi menunjukkan bahwa ada &#8220;kompetisi&#8221; serupa di tingkat unit, dengan unit Angkatan Bersenjata Inggris mencoba membunuh lebih banyak orang daripada unit lain.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn17\">[17]<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Layanan pers Kementerian Pertahanan Inggris mengkritik BBC karena menerbitkan informasi yang berisi kesimpulan yang tidak berdasar karena diduga dapat menimbulkan risiko keamanan tambahan bagi militer Inggris dan merusak reputasi unit Angkatan Bersenjata Kerajaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Namun demikian, di bawah undang-undang yang diubah, militer Inggris tidak akan dimintai pertanggungjawaban pidana setelah undang-undang pembatasan 5 tahun telah berakhir.&nbsp;Wartawan membutuhkan waktu empat tahun untuk menyelidiki kejahatan perang Angkatan Darat Inggris.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Buku Putih Fakta Kematian Tahun <strong>2010&nbsp;<\/strong><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn18\">[18]<\/a><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Antara 1 Januari dan 31 Desember, 840 korban sipil (440 orang tewas dan 400 luka-luka) dikaitkan dengan Pasukan Pemerintah.&nbsp;Serangan udara terus menjadi taktik paling mematikan yang digunakan oleh Pasukan Pemerintah dalam konflik bersenjata tersebut, menewaskan 171 orang dan melukai 133 lainnya. Serangan udara tersebut juga menyebabkan kerusakan yang cukup besar pada infrastruktur sipil.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Januari<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 20 Januari, pasukan koalisi internasional dan ANSF melakukan operasi pencarian bersama di distrik Qarabagh di Propinsi Ghazni.&nbsp;Dalam penggerebekan itu, empat orang tewas, satu ditangkap.&nbsp;Meskipun otoritas propinsi mengklaim kedua pria itu terkait dengan Taliban, dua lainnya yang tewas adalah anak di bawah umur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 30 Januari, Pasukan Komando Angkatan Darat AS dan ANSF melakukan pencarian malam di distrik Khas Uruzgan, Propinsi Uruzgan, menewaskan seorang anak dan empat pria, tiga di antaranya diidentifikasi oleh Layanan Hak Asasi Manusia UNAMA sebagai warga sipil.&nbsp;Selain itu, seorang wanita terluka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Februari<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 12 Februari, selama serangan malam hari yang dilakukan oleh Komando Operasi Khusus Angkatan Darat AS dan Pasukan Khusus Afghanistan, lima warga sipil tewas (termasuk tiga wanita) dan empat warga sipil terluka (termasuk seorang anak laki-laki berusia 15 tahun), di Gardez, kabupaten Propinsi Paktia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 21 Februari, 32 warga sipil tewas dan 14 lainnya luka-luka dalam serangan udara terhadap konvoi tiga mobil yang mengangkut 45 warga sipil ke Propinsi Uruzgan dari distrik Kijran, Propinsi Daykundi.&nbsp;Angkatan Bersenjata AS dianggap bertanggung jawab atas kesalahan besar tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>April<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 12 April, pasukan militer internasional menembaki sebuah bus di distrik Zhari, Propinsi Kandahar.&nbsp;Lima warga sipil tewas dan 18 luka-luka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 24 April, pasukan koalisi internasional melakukan serangan malam di Distrik Puli-Alam, Propinsi Logar, menewaskan lima pria.&nbsp;Menurut Polisi Nasional Afghanistan, operasi ini tidak pernah dikoordinasikan dengan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Dalam serangan semalam yang dilakukan pada 24 April oleh ISAF di distrik Qarabagh Propinsi Ghazni, seorang warga sipil tewas dan saudara laki-lakinya ditangkap;&nbsp;UNAMA mengklaim keduanya adalah warga sipil.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Juli<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 8 Juli, ISAF meluncurkan beberapa peluru mortir dari pangkalan Salerno di Propinsi Khost.&nbsp;Salah satu mortir meledak di sebuah pasar di desa Miakhel di distrik Janikhel, Propinsi Paktia, menewaskan 6 warga sipil dan melukai 9 lainnya.&nbsp;ISAF mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut dalam pertemuan dengan para tetua desa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 10 Juli, Pasukan Koalisi gabungan (CF), yang berfungsi dalam rangka Operasi Kebebasan Abadi, dan operasi ANSF di desa Sawa, distrik Ahmad Abad, Propinsi Paktia, menggeledah tiga rumah, menyebabkan satu warga sipil tewas dan menahan 14 lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Agustus<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 21-22 Agustus, pasukan Layanan Udara Khusus (SAS) Selandia Baru membunuh 6 warga sipil, termasuk satu anak, dan melukai 15 orang lainnya di lembah Tirgiran selama operasi khusus &#8220;Burnham&#8221;.&nbsp;Peristiwa ini diliput dalam buku &#8220;Hit and Run&#8221; yang ditulis oleh jurnalis Nicky Hager dan Jon Stevenson.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn19\">[19]<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 22 Agustus, ISAF melakukan serangan udara lagi terhadap posisi musuh yang diduga di distrik Tala wa Barfak di Propinsi Baghlan, menewaskan 6 warga sipil dan melukai empat lainnya.&nbsp;Insiden itu tidak pernah diselidiki.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Oktober<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 8 Oktober, tujuh warga sipil Afghanistan tewas dalam serangan udara di distrik Nadir Shah Kot, Propinsi Khost.&nbsp;Orang-orang ini menjaga tanah yang dipersengketakan oleh dua suku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 11 Oktober, pasukan koalisi internasional melancarkan dua serangan udara di distrik Sangin di Propinsi Helmand.&nbsp;Penembakan pos pemeriksaan keamanan Pemerintah oleh oposisi bersenjata diikuti oleh serangan udara ISAF di sebuah bangunan tempat tinggal, membunuh dan melukai tidak hanya militan tetapi juga warga sipil (dua wanita sipil terluka).&nbsp;Penduduk setempat mencoba membawa warga sipil yang terluka ke rumah sakit terdekat, tetapi serangan udara kedua diluncurkan dalam perjalanan, menewaskan sedikitnya 10 warga sipil lagi dan melukai 6 lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 25 Oktober, setelah pertempuran darat antara pasukan koalisi internasional dan oposisi bersenjata di desa Mikan di distrik Baghran Propinsi Helmand, terjadi serangan udara yang mengakibatkan kematian tiga warga sipil.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>November<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 6 November, Tetua dari distrik Naw Bahar di Propinsi Zabul mengeluh kepada gubernur Propinsi tentang serangkaian serangan malam di sekitar desa Shahaql dimana dilaporkan tiga toko dibakar, warga sipil dari tiga desa yang berbeda dibunuh dan satu orang ditangkap.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Desember<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 10-11 Desember, tujuh penjaga sebuah perusahaan konstruksi jalan tewas dalam penggeledahan malam yang dilakukan oleh ISAF di distrik Gardez, Propinsi Paktia.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Buku Putih Fakta Kematian Tahun <strong>2009&nbsp;<\/strong><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn20\">[20]<\/a><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Menurut analisis UNAMA, pasukan Pro-Pemerintah bertanggung jawab atas 596 kematian warga sipil yang dilaporkan.&nbsp;Serangan udara dan dukungan udara jarak dekat menyumbang persentase terbesar kematian warga sipil, dengan 65 insiden serangan udara yang menyebabkan 359 kematian warga sipil.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong><strong>Mei<\/strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 4 Mei, menurut gubernur Propinsi Farah, 140 warga sipil, termasuk 93 anak-anak, tewas dalam serangan udara ISAF di distrik Bala Buluk (menurut PBB, sedikitnya 63 wanita dan anak-anak tewas).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Juli<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 28 Juli, serangan udara helikopter ISAF dilaporkan menewaskan 6 warga sipil, termasuk dua anak, dan melukai 6 lainnya di desa Takhon, distrik Mizan di Propinsi Zabul, saat menargetkan Taliban.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Agustus<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Dalam sebuah insiden pada 26 Agustus, di distrik Sar Hawza di Propinsi Paktika, sebuah klinik tempat Komandan Taliban yang terluka dan setidaknya dua pejuang anti-pemerintah lainnya menerima perawatan medis menjadi tempat serangan udara oleh Pasukan Pro-Pemerintah.&nbsp;Akibatnya, sebagian klinik hancur, dan korban sipil tercatat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Dalam insiden lain, ISAF memasuki fasilitas medis yang dijalankan oleh sebuah organisasi non-pemerintah internasional di distrik Saydabad di Propinsi Wardak.&nbsp;Menurut laporan, pasukan menggeledah semua ruangan, seringkali menggunakan kekerasan untuk masuk dan merusak properti.&nbsp;ISAF mengakui bahwa rumah sakit itu digeledah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>September<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 3 September, sebuah kelompok oposisi bersenjata membajak dua kapal tanker bahan bakar di sepanjang Jalan Kunduz-Baghlan utama yang mencoba menyeberangi Sungai Kunduz menuju distrik Chardara.&nbsp;Di dekat desa Omarkhel di distrik Ali Abad, truk-truk itu tersangkut di dasar sungai, dan ketika para pemberontak gagal membebaskan mereka, Taliban mengundang penduduk desa terdekat untuk mengumpulkan bahan bakar.&nbsp;Serangan udara ISAF terjadi beberapa jam kemudian pada dini hari tanggal 4 September, saat penduduk desa menyedot bahan bakar.&nbsp;Menurut penyelidikan UNAMA, 74 warga sipil, termasuk banyak anak-anak, tewas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Oktober<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 16 Oktober, di daerah Mangur kota Ghazni, ISAF melakukan operasi pencarian malam yang mengakibatkan kematian empat warga sipil, termasuk seorang gadis berusia 10 tahun.&nbsp;Bersamaan dengan itu, dua pria menderita luka serius di kepala akibat penyerangan saat diinterogasi oleh tentara ISAF.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">&#8216;Kejahatan Perang&#8217; Australia Di Afghanistan Pada 2009-13<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Tentara elit Australia dari pasukan khusus SAS secara tidak sah membunuh 39 orang selama perang Afghanistan.&nbsp;Pembunuhan dapat diatur ketika tentara junior disuruh membunuh pertama mereka dengan menembak penduduk setempat, dalam praktik yang dikenal sebagai &#8220;pendarahan&#8221;.&nbsp;25 tentara saat ini atau mantan pasukan khusus telah mengambil bagian dalam pembunuhan di luar hukum secara langsung atau sebagai &#8220;aksesori&#8221;, dalam 23 insiden terpisah.&nbsp;19 dari mereka harus diselidiki oleh polisi atas hal itu.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn21\">[21]<\/a><\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Buku Putih Fakta Kematian Tahun <strong>2008&nbsp;<\/strong><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn22\">[22]<\/a><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Menurut statistik UNAMA, ANSF dan ISAF bertanggung jawab atas 828 kematian warga sipil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Serangan udara menyumbang persentase terbesar kematian warga sipil yang dikaitkan dengan pasukan Pro-Pemerintah (552 korban).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Juli<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 4 Juli, helikopter serang AS melakukan operasi di distrik Waygal di Propinsi Nuristan.&nbsp;Menurut pernyataan militer AS, pesawat itu menyerang dua kendaraan yang membawa pemberontak yang sebelumnya menembakkan mortir ke sebuah pangkalan militer AS.&nbsp;Keesokan harinya, pejabat Afghanistan mengatakan 22 warga sipil, termasuk seorang wanita dan anaknya, menjadi korban serangan udara tersebut.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn23\">[23]<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 6 Juli, di distrik Deh Bala di Propinsi Nangarhar, pemerintah setempat mengatakan pesawat AS menjatuhkan bom di iring-iringan pernikahan, menewaskan 47 orang, termasuk wanita dan anak-anak, dan melukai 11 lainnya.&nbsp;Juru bicara Pentagon Kapten Christian Patterson mengeluarkan bantahan, dengan mengatakan militer AS tidak mengetahui adanya kematian warga sipil di daerah tersebut.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn24\">[24]<\/a>&nbsp;Yang tewas termasuk 35 anak-anak, sembilan perempuan dan tiga laki-laki.&nbsp;Setelah beberapa penyelidikan independen dan reaksi masyarakat yang kuat, ISAF kemudian mengakui kematian warga sipil tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 28 Juli, seorang suami, istri, dan dua anak mereka yang masih kecil pulang dengan taksi di distrik Panjwayi, Propinsi Kandahar.&nbsp;Konvoi ISAF yang lewat menembaki kendaraan tersebut, melukai sang ayah dan membunuh kedua anaknya.&nbsp;Sebuah pernyataan ISAF mencatat bahwa &#8220;kendaraan diperintahkan untuk menjaga jarak, tetapi tidak mematuhi. Tentara ISAF memberi isyarat tangan, menggunakan klakson dan lampu berkedip agar kendaraan berhenti. Ketika mobil itu berjarak 10 meter dan masih mendekat , tentara ISAF, karena takut akan serangan, menembaki itu.&#8221;&nbsp;Investigasi selanjutnya oleh Layanan Investigasi Nasional Pasukan Kanada menyimpulkan bahwa para prajurit &#8220;mengikuti prosedur peningkatan kekuatan yang tepat dan bertindak sesuai dengan aturan keterlibatan mereka.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Agustus<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 22 Agustus, serangan udara koalisi internasional di desa Azizabad (distrik Shindand, Propinsi Herat) menewaskan antara 78 dan 92 warga sipil, menurut berbagai laporan.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn25\">[25]<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>November<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 3 November, unit CF dan ANSF sedang melakukan patroli bersama di daerah Bakhto Tangi di distrik Shah Wali Kot di Kandahar ketika mereka disergap oleh pejuang oposisi bersenjata.&nbsp;Dukungan udara dipanggil. Serangan udara yang keliru oleh USAF di lokasi upacara pernikahan menewaskan 40 warga sipil (termasuk 23 anak-anak dan 10 wanita) dan melukai 28 lainnya, menurut pihak berwenang Afghanistan.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn26\">[26]<\/a><\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Buku Putih Fakta Kematian Tahun <strong>2007&nbsp;<\/strong><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn27\">[27]<\/a><\/h3>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Januari<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 5 Januari, sebuah helikopter ISAF diserang oleh unsur-unsur anti-pemerintah saat mendarat di sebuah pangkalan di desa Kulangal, distrik Dara-i-Pech, Propinsi Kunar.&nbsp;Pasukan koalisi internasional membalas tembakan, melukai satu warga sipil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 8 Januari, konvoi ISAF di Jalalabad (pusat administrasi Propinsi Nangarhar) menembaki sebuah taksi setelah mobil melaju terlalu dekat dengan konvoi.&nbsp;Menurut sopir taksi, konvoi tersebut tidak memberikan indikasi lisan atau fisik untuk berhenti.&nbsp;Pengemudi taksi mengalami luka tembak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 9 Januari, Anggota Parlemen Nuristan Menawar Nazami melaporkan bahwa pasukan ISAF yang beroperasi di distrik Waygal menembakkan mortir dan melukai seorang penggembala yang berada di garis tembak.&nbsp;Ternyata pria itu kehilangan kedua matanya.&nbsp;Korban tidak menerima perawatan medis yang memadai atau kompensasi apa pun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 11 Januari. Serangan udara ISAF di kamp oposisi bersenjata di Propinsi Helmand menewaskan 13 warga sipil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 12 Januari, dilaporkan sekitar pukul 01:30 bahwa sepasang suami istri ditembak di distrik Chaparhar, Propinsi Nangarhar. Selama penggeledahan ISAF\/NDS di sebuah rumah pribadi, menyebabkan warga sipil terluka parah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 12 Januari, Hotel Zaiba di kota Jalalabad menerima laporan sekitar pukul 19:00. Konvoi Pasukan Koalisi menembaki seorang pria lokal dengan sepeda motor yang menurut laporan bertindak mencurigakan.&nbsp;Pria itu menderita luka tembak di kedua kakinya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 22 Januari, seorang warga sipil terluka ketika dia tidak mematuhi peringatan untuk tidak mendekati kendaraan ISAF yang terjebak di selokan drainase di distrik ke-3 Kota Kandahar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 28 Januari, di Propinsi Nuristan, pasukan ISAF menembaki seorang pria lokal yang mendekati pangkalan dari sisi yang &#8220;salah&#8221;, menyebabkan kematiannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Februari<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 1 Februari, NATO\/ISAF dilaporkan menembaki sebuah kendaraan sipil di daerah Ali Khel, distrik Mihtarlam, Propinsi Laghman, ketika kendaraan tersebut menolak untuk berhenti setelah tembakan peringatan NATO\/ISAF.&nbsp;Pengemudi dan penumpang keduanya terluka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 13 Februari, dua warga sipil tewas dalam serangan udara NATO\/ISAF di wilayah Kashata Kajaki di distrik Kajaki, Propinsi Helmand.&nbsp;Saat serangan darat dan udara dikerahkan di daerah tersebut, seorang pria dewasa dan seorang wanita diduga tewas dalam dua serangan terpisah di rumah mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 17 Februari, seorang warga sipil ditembak dan dibunuh ketika dia tidak menanggapi peringatan untuk menjaga jarak dari konvoi NATO\/ISAF di distrik Arghandab, Propinsi Kandahar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 17 Februari. Warga sipil lainnya ditembak dan terluka ketika dia tidak mengindahkan peringatan NATO\/ISAF di kota Kandahar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 19 Februari. Pengemudi kendaraan sipil ditembak dan dibunuh ketika dia tidak berhenti di pos pemeriksaan NATO\/ISAF di distrik Shahjoy, Propinsi Zabul.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 27 Februari. Seorang pria Afghanistan tewas ketika kendaraan yang dikemudikannya tidak menjaga jarak aman dari konvoi NATO\/ISAF di kota Kandahar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong><strong>Maret<\/strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 4 Maret, UNAMA memverifikasi pembunuhan 9 warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak, di distrik Nijrab, Propinsi Kapisa, oleh serangan udara USAF.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 4 Maret, sebuah alat peledak yang dibawa oleh kendaraan diledakkan di sekitar konvoi marinir AS yang melakukan perjalanan di distrik Momand Dara, Propinsi Nangarhar.&nbsp;Setelah serangan itu, tembakan senjata ringan mengakibatkan kematian sedikitnya 6 warga sipil dan melukai sekitar 6 orang lagi.&nbsp;Saat konvoi berangkat dari lokasi, menuju Jalalabad, tembakan senjata ringan dari pasukan AS yang menargetkan orang-orang yang bepergian dengan kendaraan atau berjalan kaki di tempat umum mengakibatkan kematian dan luka-luka warga sipil.&nbsp;Korban yang dikonfirmasi adalah 12 tewas dan 38 luka-luka.&nbsp;Menyusul insiden tersebut, kemarahan publik atas kematian tersebut sangat kuat dan sejumlah demonstrasi terjadi di distrik Jalalabad, Chaparhar, Bati Kot di Nangarhar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Sejumlah wartawan melaporkan bahwa setelah serangan itu, pasukan NATO\/ISAF menyita properti dan menghapus foto dan rekaman insiden tersebut.<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 5 Maret, pasukan NATO\/ISAF menembak dan membunuh seorang pengemudi kendaraan sipil. Ketika dia tidak mengindahkan peringatan untuk menghindari konvoi I-SAF di kota Kandahar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 14 Maret, dekat desa Takhtapul, Propinsi Balkh, pasukan NATO\/ISAF menembak dan membunuh seorang warga sipil yang dilaporkan tidak mematuhi peringatan ISAF untuk berhenti.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 15 Maret, serangan udara ISAF di Pegunungan Gunapal, distrik Alishing, Propinsi Laghman menewaskan lima warga sipil.&nbsp;Serangan udara itu diduga terhadap seorang komandan pasukan anti-pemerintah yang beroperasi di daerah tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 21 Maret, seorang anak laki-laki berusia 6 tahun tewas dan dua anak lainnya terluka. Itu dalam baku tembak antara pasukan oposisi bersenjata dan konvoi Angkatan Darat AS\/ANSF di dekat Shiwan di Propinsi Farah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 22 Maret, seorang anak laki-laki berusia 11 tahun tewas. Ketika pengemudi kendaraan sipil gagal berhenti di peringatan konvoi perjalanan ISAF di Kabul.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 23 Maret, delapan warga sipil dilaporkan tewas. Ketika mereka terjebak dalam baku tembak antara ANSF dan elemen anti-pemerintah selama operasi yang dipimpin di daerah Loya Manda di distrik Nad Ali, Propinsi Helmand.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 24 Maret, tetua setempat melaporkan bahwa 15 warga sipil termasuk seorang wanita dan seorang anak tewas di daerah Loya Manda di distrik Nad Ali, Propinsi Helmand selama operasi ANA\/ISAF.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>April<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 18 April, seorang sopir taksi sipil di kota Kandahar dilaporkan ditembak mati oleh ISAF saat bergerak ke jalur konvoi ISAF.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 20 April, 12 warga sipil dilaporkan tewas (bersama dengan 24 pejuang pemberontak anti-pemerintah) dalam pertempuran sengit di distrik Sangin, Propinsi Helmand.&nbsp;Rincian insiden tersebut tidak jelas, namun beberapa sumber mengatakan kepada UNAMA bahwa korban jiwa terjadi ketika ISAF memulai serangan udara di lokasi pertempuran sengit dengan Taliban.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 20 April, di kota Yaqubi, ibu kota distrik Sabari, Propinsi Khost, personel militer AS sedang melakukan operasi untuk menjinakkan alat peledak rakitan, ketika sebuah taksi swasta berusaha memasuki area aman.&nbsp;Pasukan AS menembaki kendaraan tersebut, mengakibatkan kematian seorang gadis berusia 13 tahun dan melukai seorang lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 22 April, kepala polisi distrik distrik Ghani Khel, Propinsi Nangarhar melaporkan bahwa seorang pria berusia 55 tahun tewas dalam operasi ISAF.&nbsp;UNAMA juga menerima pengaduan tentang penjarahan, penduduk setempat mengklaim bahwa Angkatan Bersenjata AS telah menyita sejumlah besar uang dari mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 29 April, di Lembah Zerkoh, distrik Shindand, Propinsi Herat, terjadi serangkaian bentrokan bersenjata antara ISAF\/ANSF dan pasukan oposisi bersenjata.&nbsp;Bentrokan berlanjut setidaknya selama 24 jam dan melibatkan penggunaan persenjataan berat termasuk mortir, RPG, dan senapan mesin berat di kedua sisi.&nbsp;Angkatan bersenjata asing juga berulang kali melakukan dukungan udara jarak dekat, membom banyak kompleks dan menargetkan pejuang yang melarikan diri dengan helikopter tempur.&nbsp;Sumber-sumber lokal mengklaim bahwa pertempuran tersebut mengakibatkan 57 orang yang diduga tewas di kalangan warga sipil (sumber lain melaporkan 20 korban sipil).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Polisi Afghanistan dari kota Asmar, Propinsi Kunar, membenarkan bahwa pada bulan April tembakan mortir ISAF menewaskan satu warga sipil dan melukai dua lainnya.&nbsp;Ketiga pria tersebut terlibat dalam sengketa tanah dan dilaporkan sedang memanen hasil panen pada tengah malam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada akhir April, operasi pasukan militer AS menyebabkan kematian lima warga sipil di daerah Ghani Khel, distrik Shinwar, Propinsi Nangarhar, termasuk seorang wanita dan seorang gadis berusia 15 tahun, dan mencederai 6 orang termasuk tiga gadis berusia empat, tujuh dan lima belas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong><strong>Mei<\/strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 1 Mei, konvoi militer internasional (non-ISAF) bergerak di daerah antara distrik Maruf dan Arghistan, Propinsi Kandahar, menembaki tiga kendaraan.&nbsp;Kendaraan-kendaraan dihancurkan.&nbsp;Sumber lokal menyebutkan 16 warga sipil tewas, dua di antaranya perempuan, dan 13 orang luka-luka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 8 Mei, Pasukan Militer Internasional yang melakukan operasi di daerah Garmaw dan Sarwan Kala di distrik Sangin, Propinsi Helmand, disergap oleh pasukan oposisi bersenjata.&nbsp;Pertempuran berlanjut selama beberapa jam, dan aset udara digunakan.&nbsp;Di antara sejumlah militan yang tewas, pihak berwenang Helmand menyatakan bahwa mereka telah memastikan 21 warga sipil tewas termasuk wanita dan anak-anak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 15 Mei, pasukan ISAF yang mengawal sebuah konvoi melalui kota Kandahar menembak dan melukai lima warga sipil.&nbsp;Dua dari warga sipil yang terluka kemudian meninggal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 27 Mei, di distrik Grishk Propinsi Helmand, empat warga sipil yang bekerja di lapangan tewas dan tiga atau empat lainnya luka-luka ketika ISAF melancarkan serangan udara.&nbsp;Sebuah rumah juga dilaporkan dibom, diduga milik organisasi oposisi bersenjata setempat.&nbsp;7 warga sipil ditemukan tewas di bawah reruntuhan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Juni<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 3 Juni, seorang gadis muda terbunuh ketika ISAF melepaskan tembakan peringatan ke sebuah kendaraan yang mendekati konvoi di desa Baloch di distrik Khost (Matun), Propinsi Khost.&nbsp;Lima kendaraan lapis baja Humvee sedang melintas di jalan di belakang taksi lokal.&nbsp;Humvee menembaki taksi untuk memperingatkan, peluru mengenai sisi yang berdekatan, memantul dari sisi dan mengenai seorang gadis bernama Fatima yang sedang bermain di dekatnya.&nbsp;Konvoi tidak pernah berhenti untuk membantu.&nbsp;Ayah Fatima membawanya ke rumah sakit terdekat, tetapi gadis itu meninggal di meja operasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 7 Juni, kantor NDS di Propinsi Nuristan mengonfirmasi bahwa serangan udara ISAF menewaskan tiga warga sipil dan melukai satu orang di daerah Kamo, distrik Kamdesh.&nbsp;Serangan udara tersebut merupakan tanggapan atas serangan pasukan anti-pemerintah terhadap konvoi patroli ISAF\/ANSF di daerah tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 11 Juni, tentara ISAF menembaki sebuah kendaraan sipil yang membawa sekelompok enam pemuda laki-laki (berusia antara 8 dan 16 tahun) yang sedang berjalan menuju area bazaar antara desa Kandagal dan Zarmandai, Kecamatan Dara-i-Pech, Propinsi Kunar.&nbsp;Sebuah catatan dari ISAF menyatakan bahwa tentara melepaskan tembakan peringatan untuk menghentikan kendaraan, namun pengemudinya tidak patuh dan melanjutkan.&nbsp;Namun, menurut para saksi, saat truk tersebut melewati tentara, tentara tidak melepaskan tembakan peringatan tetapi langsung melepaskan tembakan ke kendaraan tersebut saat bertemu atau berpapasan dengan tentara ISAF di jalan.&nbsp;Saksi menyatakan bahwa setelah mobil menabrak pohon, tentara ISAF terus menembaki kendaraan tersebut dan mengosongkan serta mengisi ulang magasin.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Kabarnya, tentara ISAF berjalan ke arah truk dan terus menembak, menewaskan pengemudi dan dua penumpang serta melukai dua atau tiga penumpang.<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 12 Juni, UNAMA menerima informasi dari sumber medis lokal bahwa seorang anak laki-laki telah dirawat karena luka pecahan peluru di kepala, yang dideritanya saat roket yang ditembakkan ISAF menghantam rumahnya di Kecamatan Mizan, Propinsi Zabul.&nbsp;Insiden itu terjadi ketika ISAF turun tangan untuk mengusir pasukan oposisi bersenjata yang hadir di daerah tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 16 Juni, pukul 08.45 di Kabul PD 5, sebuah alat peledak yang dibawa kendaraan meledak di sekitar konvoi Pasukan AS.&nbsp;Militer AS mulai menggeledah daerah itu dan mulai menembaki sekelompok pria Afghanistan yang berdiri di dekatnya bersama Kepala Polisi.&nbsp;Seorang di antaranya tewas dan dua lainnya luka-luka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 17 Juni, sekitar pukul 23:00, Madrasah Khadily di Kecamatan Yahya Khel, Propinsi Paktika, diserang oleh Angkatan Udara ISAF.&nbsp;Belakangan diketahui bahwa 7 orang yang mengaku anggota pasukan oposisi dan 7 anak di madrasah tewas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 18 Juni, sumber-sumber lokal melaporkan bahwa sejumlah besar warga sipil tewas dan terluka akibat pertempuran antara elemen anti-pemerintah dan ISAF\/ANSF di Kecamatan Chora, Propinsi Uruzgan.&nbsp;Saat pertempuran semakin intensif, ISAF kemudian melancarkan serangan udara terhadap pasukan anti-pemerintah.&nbsp;Hingga 60 warga sipil dilaporkan tewas dan sekitar 40 terluka dalam serangan udara ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 19 Juni, ISAF\/ANSF melakukan operasi untuk menggerebek tiga tempat tinggal pribadi di kota Kandahar.&nbsp;Selama operasi satu warga sipil tewas dan 11 orang ditahan.&nbsp;AS menyatakan bahwa orang yang tewas itu adalah anggota oposisi bersenjata yang menolak penangkapan.&nbsp;Namun, Anggota Parlemen yang mewakili Kandahar mengatakan kepada UNAMA bahwa mereka yang dibunuh dan ditangkap tidak terkait dengan elemen anti-pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Penduduk setempat juga memprotes atas dilakukannya penggeledahan, mengklaim perlakuan tidak sensitif terhadap wanita oleh orang asing, dan menuduh bahwa anjing yang digunakan selama penggeledahan memutilasi tubuh orang yang dibunuh.<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 22 Juni, Kepala Polisi Helmand melaporkan kepada UNAMA bahwa 25 warga sipil (termasuk sembilan wanita dan tiga anak) tewas akibat serangan udara ISAF di tiga rumah di Kecamatan Grishk.&nbsp;Keadaan seputar serangan udara tidak jelas.&nbsp;Laporan media hanya menyatakan bahwa &#8220;pasukan ISAF diserang di dekat Kecamatan Grishk dan ditanggapi dengan serangan udara.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 29 Juni, Kepala Polisi Helmand melaporkan kepada UNAMA bahwa sejumlah rumah warga sipil terkena serangan udara selama pertempuran antara elemen anti-pemerintah dan pasukan internasional di dekat desa Hyderabad di Kecamatan Grishk, Propinsi Helmand.&nbsp;Laporan awal pada 30 Juni dari Kapolri mengindikasikan bahwa hingga 35 mayat telah ditarik dari puing-puing rumah yang terkena serangan udara tersebut.&nbsp;Segera UNAMA memperoleh statistik korban berikut yang timbul dari serangan udara: elemen anti-pemerintah tewas \u2013 60, warga sipil tewas \u2013 45, warga sipil terluka \u2013 23. Namun, laporan dari sumber lain bervariasi, dengan sesepuh lokal dan kontak lainnya di Lashkargah melaporkan \u201clebih dari 100 warga sipil tewas dan puluhan luka-luka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Juli<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 2 Juli, dua warga sipil tewas dan empat lainnya terluka setelah konvoi ISAF menembaki kendaraan sipil saat bergerak melalui kota Kandahar.&nbsp;Empat warga sipil dilaporkan sebagai pengemudi sepeda motor atau kendaraan kecil.&nbsp;Korban lainnya adalah penonton.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 3 Juli, patroli ISAF menembak mati seorang pengendara sepeda motor setelah melepaskan tembakan peringatan karena dia telah melanggar instruksi untuk berhenti di sebuah pos pemeriksaan sementara di ibu kota Propinsi Ghazni.&nbsp;Korban adalah seorang pelajar SMA.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 5-7 Juli, ISAF\/ANSF melakukan operasi bersama di wilayah desa Sangar, Kecamatan Watapur, Propinsi Kunar.&nbsp;Selama operasi ini, 27 warga sipil tewas, lima luka-luka, rumah tangga rusak parah, dan lima rumah rusak.&nbsp;Pertempuran tersebut dilancarkan atas dasar informasi bahwa dua kelompok oposisi bersenjata telah terkonsentrasi di daerah tersebut dengan maksud untuk menyerang ISAF.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Dilaporkan bahwa penembakan oleh pasukan Pro-Pemerintah tidak pandang bulu, dan warga sipil sengaja dibom.<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 6 Juli, ISAF\/ANSF bentrok dengan oposisi bersenjata yang menguasai Shiwan, Kecamatan Bala Buluk, Propinsi Farah.&nbsp;Laporan media awal tentang 108 warga sipil tewas dalam serangan udara koalisi untuk memukul mundur Taliban dari desa yang direbut telah dibantah oleh pejabat pemerintah propinsi dan tidak dapat dikonfirmasi oleh sumber lain.&nbsp;Beberapa saat kemudian, dilaporkan bahwa penduduk sipil tampaknya telah diberitahu tentang kemungkinan operasi militer oleh pihak berwenang dan dapat meninggalkan daerah tersebut sebelum pertempuran dimulai.&nbsp;Namun menurut laporan warga sekitar, korban tewas satu orang, tiga luka-luka.&nbsp;Tiga rumah hancur total, enam rumah lagi dan satu masjid rusak sebagian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 9 Juli, di desa Aman Khel, Kecamatan Ladha Mangal, Propinsi Paktia, sebuah rumah warga sipil diserang selama operasi ISAF.&nbsp;Diduga, dua anak dan satu laki-laki tewas selama operasi.&nbsp;Unit Hak Asasi Manusia UNAMA mewawancarai tetua suku, yang mengkonfirmasikan bahwa helikopter ISAF mendarat di lokasi sekitar pukul 05:00 pada tanggal 9 Juli. Tentara, kebanyakan ISAF, dilaporkan mengepung rumah seorang pria Afghanistan bernama Salim (pendukung pemerintah) dan memintanya untuk pergi.&nbsp;Orang Afghanistan itu keluar ke jalan dengan senjata, ditemani oleh putranya yang berusia 10 tahun.&nbsp;Menurut tetua suku, sulit untuk melacak siapa yang menembak lebih dulu.&nbsp;Salim dan putranya yang berusia 10 tahun tewas dalam baku tembak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Mereka menyatakan bahwa setelah penembakan awal, ISAF menembak lagi ke rumah Salim, di mana putranya yang berusia 6 tahun dilaporkan tewas.<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 9 Juli, di dekat jembatan di pusat kota Gardez, Propinsi Paktia, patroli ISAF menembaki seorang sopir taksi berusia 68 tahun yang diduga tidak mematuhi perintah berhenti dan terus mendekati konvoi tersebut.&nbsp;Pengemudi terluka, dan mobilnya keluar dari jalan raya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 13 Juli, tiga warga sipil ditembak dan dilukai oleh patroli ISAF di kota Kandahar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 21 Juli, seorang anak laki-laki berusia 12 tahun terluka parah akibat ledakan suar di Kecamatan Khaki Safed di Propinsi Farah. Saat sebuah helikopter militer ISAF sedang mendarat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 22 Juli, selama pertempuran berkepanjangan antara pasukan internasional dan pejuang oposisi bersenjata. Setidaknya 17 warga sipil tewas dan 15 lainnya luka-luka dalam penembakan di sebuah rumah tempat warga sipil bersembunyi di Mazarabad, Kecamatan Musa Qala, Propinsi Helmand.&nbsp;Beberapa warga sipil yang terluka mencari perlindungan di Mazarabad ketika pertempuran pecah di desa tetangga mereka setelah patroli pasukan internasional disergap.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 24 Juli, seorang warga sipil tewas ketika pasukan ISAF menembaki sebuah kendaraan pribadi yang berusaha menyalip konvoi ISAF di kota Tarinkot, pusat administrasi Propinsi Uruzgan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 25 Juli, dua anak tewas ketika anggota patroli ISAF menembaki sebuah kendaraan sipil di Tarinkot.&nbsp;Kendaraan itu dilaporkan tidak berhenti sesuai pesanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 25 Juli, dua puluh enam warga sipil tewas selama operasi militer ISAF di Landi Nawa, Kecamatan Musa Qala, Propinsi Helmand.&nbsp;Sumber di pusat administrasi Rumah Sakit Lashkargah Propinsi Helmand juga mengatakan kepada UNAMA bahwa mereka menerima 15 warga sipil yang terluka dalam insiden tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 25-26 Juli, sesepuh Kecamatan Grishk, Propinsi Helmand, memberi tahu UNAMA tentang 28 kematian warga sipil ketika pasukan internasional dan ANSF melakukan operasi melawan pasukan anti-pemerintah di desa Kumbarak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada bulan Juli, penembakan ISAF menghantam dua rumah berbeda di Kecamatan Sirkani, Propinsi Kunar.&nbsp;Seorang warga sipil tewas, dan empat lainnya luka-luka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Agustus<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 1 Agustus, satu warga sipil tewas dan satu terluka di kota Tarinkot, Propinsi Uruzgan, ketika pasukan ISAF, menembaki kendaraan pribadi yang mendekati konvoi mereka dan gagal menanggapi peringatan berhenti.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 2 Agustus, pasukan koalisi internasional melancarkan serangan udara di daerah Bagni, Kecamatan Baghran, Propinsi Helmand.&nbsp;Serangan tersebut mengakibatkan banyak korban jiwa.&nbsp;Sebagian besar bukti yang tersedia untuk UNAMA menegaskan bahwa serangan udara tersebut menargetkan konsentrasi besar Talib, banyak di antaranya berasal dari daerah terdekat.&nbsp;Namun, beberapa dari mereka yang tewas dan terluka dalam pengeboman itu adalah non-kombatan.&nbsp;Misalnya, lima anak laki-laki di bawah usia 16 tahun terluka.&nbsp;Hingga 40 orang terluka juga dilaporkan telah dirawat di Lashkargah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 5 Agustus, seorang warga sipil tewas di Kecamatan Deh Rawood, Propinsi Uruzgan. Ketika pasukan ISAF menembaki sepeda motor yang dikemudikan oleh dua orang yang tidak berhenti karena peringatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 7 Agustus, UNAMA menerima laporan dari sumber-sumber lokal bahwa 27 warga sipil tewas dan 35 terluka. Itu dalam operasi gabungan ISAF\/ANSF dengan dukungan udara dekat di dekat Kecamatan Khas Uruzgan, Propinsi Uruzgan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 22 Agustus, dua warga sipil, termasuk seorang anak, terluka akibat tembakan roket dari pasukan internasional di desa Sangisar, Kecamatan Zhari, Propinsi Kandahar.&nbsp;Kerabat korban mengatakan mereka sedang bekerja di kebun ketika mereka terluka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Diduga beberapa hari sebelum penembakan, Talib melewati pemukiman tersebut, namun pada hari kejadian, tidak ada penduduk setempat yang membenarkan adanya oposisi bersenjata di kawasan tersebut.<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 25-26 Agustus, Angkatan Udara ISAF melakukan serangan udara terhadap elemen anti-pemerintah di wilayah Gobar, Kecamatan Musa Qala, Propinsi Helmand.&nbsp;Sumber-sumber lokal melaporkan korban di antara penduduk sipil.&nbsp;Rumah Sakit Lashkargah menerima 8 orang, termasuk dua wanita dan tiga anak, yang diduga terluka akibat kejadian ini.&nbsp;Salah satunya meninggal karena luka-luka di kemudian hari.&nbsp;Dilaporkan juga bahwa akibat insiden tersebut 12 warga sipil lainnya (termasuk wanita dan anak-anak) tewas.&nbsp;Tujuh dari mereka harus menjadi anggota satu rumah tangga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 29 Agustus, sumber-sumber lokal memberi tahu UNAMA tentang 7 warga sipil yang berlindung di sebuah rumah yang terbunuh di Kecamatan Musa Qala, Propinsi Helmand, oleh proyektil yang ditembakkan oleh pasukan internasional selama pertemuan dengan oposisi bersenjata.&nbsp;Selain itu, lima warga sipil lainnya terbunuh di Mussalmani selama pertempuran militer serupa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada bulan Agustus, sekitar 300 keluarga dari Kecamatan Pachir Wa Agam dan&nbsp;<a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Khogyani_(Pashtun_tribe)\">Khogyani<\/a>&nbsp;,&nbsp;<a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Nangarhar_Province\">Propinsi Nangarhar<\/a>&nbsp;, meninggalkan rumah mereka selama operasi khusus berskala besar.&nbsp;Selama kegiatan pertempuran gerinda, 6 warga sipil tewas dan sedikitnya 10 orang luka parah akibat pecahan proyektil rudal yang jatuh ke rumah penduduk dan pemboman udara.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>September<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 1 September, seorang warga sipil dan seorang anak tewas di Mazar Abad, Kecamatan Musa Qala, Propinsi Helmand. Ketika pasukan internasional melakukan serangan udara terhadap dugaan lokasi para pejuang oposisi bersenjata yang konon menyerang konvoi patroli ISAF.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 2 September, delapan wanita dan satu anak laki-laki dirawat di rumah sakit Mirwais, Propinsi Kandahar. Dengan luka-luka dengan berbagai tingkat keparahan setelah serangan udara ISAF terhadap salah satu lingkungan di Kecamatan Arghanbad.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 5 September, ISAF melakukan serangan udara yang ditargetkan terhadap wilayah pribadi di Kecamatan Andar, Propinsi Ghazni, tempat 13 elemen anti-pemerintah berada.&nbsp;Akibat kejadian itu, 4 warga sipil terluka bersama dengan para pejuang, dan seorang wanita dengan tiga anak tewas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 17 September, di Kecamatan Surobi, Propinsi Kabul, ISAF\/ANSF melakukan operasi gabungan di mana serangan udara dilakukan, mengakibatkan jatuhnya korban di kalangan warga sipil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 19 September, ISAF\/ANSF menghadapi tentangan bersenjata selama operasi bersama di Kecamatan Nahri Saraj, Propinsi Helmand.&nbsp;Membuat retret, para pejuang menemukan tempat berlindung di rumah-rumah sipil.&nbsp;Menyusul penembakan intens pasukan pemerintah di sektor perumahan, 6 warga sipil tewas dan dua lainnya luka-luka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 26 September, kepala departemen Kesehatan Propinsi Uruzgan memberi tahu UNAMA tentang lima korban luka yang dirawat di rumah sakit di kota Tarinkot.&nbsp;Mereka menderita selama serangan udara dalam kelanjutan operasi militer ISAF di Kecamatan Deh Rawood.&nbsp;Dia juga menyatakan bahwa dari 70 hingga 100 warga sipil tewas selama operasi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 27 September, selama operasi ISAF\/ANSF untuk memerangi pejuang oposisi bersenjata di desa Gambir, Kecamatan Watapur, Propinsi Kunar di perbatasan dengan Propinsi Nuristan, serangan udara koalisi mengakibatkan kematian tiga warga sipil dengan seorang wanita terluka.&nbsp;Selain itu, Dewan Propinsi mengumumkan bahwa 18 pejuang tewas selama operasi itu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Namun, menurut data tertentu, 9 warga sipil tewas selama operasi (satu perempuan dan empat anak), satu perempuan terluka, dan satu warga sipil ditangkap.<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 28 September, selama operasi tempur melawan pejuang di Kecamatan Dara-i-Pech, Propinsi Kunar, elemen anti-pemerintah menyerang konvoi ISAF.&nbsp;Akibat serangan balik ISAF, seorang anak tewas serta 8 warga sipil menderita.&nbsp;Lima rumah tempat tinggal hancur seluruhnya atau sebagian.&nbsp;Sumber lain melaporkan 3 kematian warga sipil bersama dengan 60 ekor ternak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 29 September, di Kecamatan Gerda Seray, Propinsi Paktia, unsur-unsur anti-pemerintah menyerang kelompok ISAF yang menanggapi dengan menyerukan dukungan udara.&nbsp;Salah satu pengumuman mencatat juga bahwa tiga wanita dan seorang anak (anggota satu rumah tangga) terbunuh oleh peluru yang mengenai rumah pribadi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Oktober<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 2 Oktober, sekitar pukul 06:30 terdengar suara tembakan di dekat wisma PBB di Kecamatan ke-6 Kandahar.&nbsp;Menurut laporan pertama penjaga PBB, tembakan berasal dari konvoi militer Kanada yang mengikuti jalan dari Barat ke Timur di dekat wisma PBB.&nbsp;Penduduk setempat di jalan diserang dan, khususnya, dua warga sipil yang mengendarai sepeda motor tewas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 5 Oktober, ISAF melepaskan tembakan ke mobil sipil yang melaju terlalu dekat dengan konvoi pasukan asing.&nbsp;Dua warga sipil tewas (pria dan wanita), dan seorang wanita menderita.&nbsp;Peristiwa itu terjadi di Desa Hatti Banda, Propinsi Kunar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 19 Oktober, selama operasi khusus anti-pemberontakan Longsor yang dimulai di empat distrik di Propinsi Kunar, sedikitnya 12 warga sipil tewas dan 11 lainnya luka-luka.&nbsp;Hampir semua korban dari kalangan penduduk sipil adalah perempuan dan anak-anak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 20 Oktober, di daerah kota Lashkargah, Propinsi Helmand, militer ISAF menembaki sebuah mobil sipil yang tidak berhenti tepat waktu selama pergerakan konvoi ISAF.&nbsp;Seorang anak perempuan berusia 2 tahun tewas dalam insiden tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Pada tanggal 20 Oktober, UNAMA menerima informasi dari sumber lokal di Khost bahwa beberapa anak setempat tewas atau terluka saat mengumpulkan kayu bakar di dekat pangkalan militer Salerno.&nbsp;Dalam rilis medianya, ISAF menegaskan keandalan data terkait insiden di atas.<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 22 Oktober, ISAF melakukan tiga serangan udara terhadap desa Esmail-Khel, Kecamatan Urgun, Propinsi Paktika, sejauh seharusnya ada jebakan yang disiapkan menurut data mereka.&nbsp;Tidak ada informasi tentang bentrokan militer.&nbsp;Serangan pertama ditujukan ke rumah\/toko yang terletak di dekat jalan utama yang digunakan untuk memasok desa.&nbsp;Ada beberapa warga desa dari satu rumah tangga di rumah itu.&nbsp;Beberapa menit kemudian, serangan kedua terjadi di antara kedua rumah tersebut.&nbsp;Setelah serangan udara, 5 warga sipil tewas dan 7 luka-luka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 23 Oktober, kantor berita AFP menginformasikan bahwa seorang anak dari keluarga Kochi tewas, dan empat orang terluka ketika pasukan di bawah komando AS menembaki tenda pengembara dalam operasi pencarian di Kecamatan Spin Boldak.&nbsp;Perwakilan media dari Operation Enduring Freedom mengkonfirmasi penembakan yang dilakukan oleh pasukan CF.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 24 Oktober, bentrokan bersenjata antara ISAF dan oposisi bersenjata pecah di desa Shahi Khel, Kecamatan Tagab, Propinsi Kapisa.&nbsp;Setelah beberapa saat, helikopter militer datang untuk mendukung pasukan Pro-Pemerintah dan mulai menembaki pemukiman tersebut tanpa pandang bulu.&nbsp;Lima roket menghantam rumah seorang warga sipil, melukai tiga anggota keluarganya.&nbsp;Bangunan itu hancur.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>November<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 1 November, selama operasi khusus di kamp pengungsi di Kecamatan Khas Kunar, Propinsi Kunar, pasukan ISAF menembak seorang penjaga toko berusia 17 tahun, yang meninggal akibat luka-lukanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 5 November, pasukan internasional melancarkan serangan udara terhadap para pejuang di wilayah Nakhoni di Kecamatan Panjwayi, Propinsi Kandahar.&nbsp;Menurut beberapa laporan, dua wanita tewas, dan dua lainnya luka-luka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 11 November, pasukan ISAF di Kecamatan Garmsir, Propinsi Helmand, membunuh seorang wanita dan dua anak selama operasi pencarian di sebuah rumah yang diduga ditempati oleh pejuang oposisi bersenjata.&nbsp;Personel militer asing menanggapi penyergapan dengan tembakan mematikan dari gedung.&nbsp;Setelah granat meledak, sebagian rumah runtuh, menewaskan warga sipil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 15 November, di Kecamatan Daman, Propinsi Kandahar, pasukan ISAF menembaki sebuah taksi karena gagal berhenti saat mendekati konvoi ISAF.&nbsp;Seorang warga sipil tewas dan seorang lainnya luka-luka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 23 November, ISAF menembaki desa Korengal di Propinsi Kunar, menewaskan lima warga sipil dan melukai dua lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 26 November, di Kecamatan Gerda Serai, Propinsi Paktia, warga sipil terluka selama pertempuran antara oposisi bersenjata dan ISAF di daerah tersebut.&nbsp;Tetua setempat percaya bahwa ISAF bertanggung jawab atas cederanya warga sipil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 26 November, akibat tembakan artileri ISAF di desa Balai, Propinsi Laghman, seorang wanita tewas, dan dua orang lainnya luka-luka.&nbsp;Lahan tersebut digunakan untuk penggembalaan ternak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 27 November, 16 pekerja dari sebuah perusahaan konstruksi lokal tewas akibat pemboman udara di sebuah perkemahan oleh pasukan koalisi internasional di Kecamatan perbatasan antara Kecamatan Du Ab dan Kecamatan Nurgaram di Propinsi Nuristan.&nbsp;Menurut sumber UNAMA, perusahaan menginformasikan ISAF tentang lokasinya tiga kali (kamp tersebut terletak 10 km dari pangkalan militer).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Desember<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 2 Desember, para pejuang menyerang pangkalan ISAF di Kecamatan Waygal, Propinsi Nuristan, menggunakan senjata berat.&nbsp;ISAF dilaporkan menanggapi dengan serangan udara yang mengakibatkan, menurut beberapa laporan, empat korban sipil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 4 Desember, di Kecamatan Daman, Propinsi Kandahar, pasukan ISAF menyerang kendaraan sipil karena gagal menepi ke pinggir jalan atau berhenti saat konvoi ISAF mendekat.&nbsp;Dua warga sipil terluka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 4 Desember, di desa Barabat di Kecamatan Khas Kunar, Propinsi Kunar, ISAF menembakkan peluru artileri yang meledak di dekat penggembala lokal dan kawanannya.&nbsp;Penggembala itu terluka dan beberapa hewannya dibunuh.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Pada 6 Desember, pasukan internasional melakukan serangan udara di Kecamatan Garmsir, Propinsi Helmand.&nbsp;Menurut beberapa laporan, selain 13 anggota oposisi bersenjata, 8 warga sipil juga tewas.<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 7 Desember, empat warga sipil tewas, dan empat lainnya luka-luka dalam operasi gabungan ISAF\/ANSF di bagian selatan Kecamatan Musa Qala, Propinsi Helmand.-<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 9 Desember, pasukan internasional mengatakan mereka telah melakukan operasi di sebelah barat Kota Kandahar yang mengakibatkan penangkapan tiga anggota oposisi bersenjata.&nbsp;Seorang gadis berusia 13 tahun tewas selama operasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 22 Desember, sebuah peluru artileri ditembakkan dari pangkalan militer internasional lokal di Kecamatan Pachir wa Agam, Propinsi Nangarhar, dalam uji coba amunisi baru.&nbsp;Peluru meleset dari sasarannya dan meledak di dekat rumah penduduk setempat, melukai dua wanita dan satu gadis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 25 Desember, sebuah serangan udara di Kecamatan Baghran, Propinsi Helmand, menewaskan 18 warga sipil dan melukai 41 lainnya.&nbsp;Ini dilaporkan ke UNAMA di Rumah Sakit Mirwais di Kandahar keesokan harinya.&nbsp;Dua permukiman, Kalanjue dan Tareak, dibom saat warga sipil sedang tidur.&nbsp;Para korban tidak tahu mengapa mereka menjadi sasaran serangan udara, karena tidak ada pasukan Taliban atau bentrokan bersenjata di daerah tersebut.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Buku Putih Fakta Kematian Tahun <strong>2006<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Januari<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 14 Januari, drone Predator yang dikendalikan CIA menembakkan beberapa rudal di atas perbatasan Afghanistan di desa Damadola, Pakistan, agen Bajaur.&nbsp;18 warga sipil tewas&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn28\">[28]<\/a>&nbsp;.&nbsp;Sasarannya adalah salah satu pemimpin al-Qaeda, Ayman al-Zawahiri, tetapi dia tidak berada di desa tersebut pada saat penyerangan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong><strong>Maret<\/strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 14 Maret, pasukan Kanada di Kandahar menembaki sebuah taksi, menewaskan salah satu penumpangnya, seorang warga sipil&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn29\">[29]<\/a>&nbsp;.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Agustus<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 22 Agustus, seorang anak laki-laki berusia 10 tahun yang bepergian sebagai penumpang dengan sepeda motor ditembak dan dibunuh oleh pasukan Kanada di Kandahar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 26 Agustus, pasukan Kanada menembak dan membunuh seorang polisi Afghanistan dan melukai 6 orang lagi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Oktober<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 18 Oktober, sebuah rudal menghantam sebuah rumah selama bentrokan malam hari antara pejuang oposisi bersenjata dan pasukan NATO\/ANSF di desa Tajikai, 217 km sebelah barat kota Kandahar.&nbsp;Tiga belas warga sipil di dalam rumah tewas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 19 Oktober, helikopter NATO meledakkan tiga rumah lumpur di Afghanistan selatan selama operasi khusus malam hari untuk mencari Taliban.&nbsp;Setidaknya 9 warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak, tewas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 26 Oktober, antara 40 dan 60 penduduk desa tewas dalam dua serangan udara semalam yang terpisah, diikuti oleh serangan mortir dan roket di wilayah berpenduduk di Kecamatan Panjwayi, Propinsi Kandahar&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn30\">[30]<\/a>&nbsp;.&nbsp;Peristiwa itu terjadi di tengah hari raya Idul Fitri yang menandai berakhirnya bulan puasa umat Islam.&nbsp;NATO menyatakan bahwa pertempuran sengit dengan oposisi bersenjata terjadi di lokasi tersebut, di mana warga sipil mungkin terluka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>November<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 16 November di Propinsi Helmand&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn31\">[31]<\/a>&nbsp;, pasukan Inggris menembaki sebuah mobil, menewaskan dua penumpangnya dan melukai seorang gadis muda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Desember<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 12 Desember, seorang pengendara sepeda motor lanjut usia ditembak dan dibunuh oleh pasukan Kanada di Kandahar&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn32\">[32]<\/a>&nbsp;.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Buku Putih Fakta Kematian Tahun <strong>2005<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Juli<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 1 Juli, menurut Pentagon, &#8220;jumlah yang tidak diketahui&#8221; warga sipil tewas dalam serangan udara di Propinsi Kunar.&nbsp;Sumber lain memperkirakan insiden itu terjadi pada 3 Juli dan melaporkan bahwa 17 orang tewas.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn33\">[33]<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Buku Putih Fakta Kematian Tahun <strong>2004<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Januari<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">11 warga sipil, termasuk empat anak, tewas dalam serangan udara USAF di sebuah rumah di desa Saghatho&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn34\">[34]<\/a>&nbsp;, Propinsi Uruzgan.&nbsp;Pada gilirannya, militer AS mengatakan bahwa mereka telah melakukan serangan akhir pekan di daerah tersebut, di mana mereka membunuh lima militan bersenjata dan menyatakan bahwa mereka tidak memiliki informasi tentang korban sipil.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong><strong>Maret<\/strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 7 Maret, tiga warga sipil, termasuk seorang anak, tewas di Propinsi Uruzgan ketika personel AS melepaskan tembakan tanpa pandang bulu setelah kendaraan lapis baja mereka menabrak bom pinggir jalan.&nbsp;Dalam penembakan lainnya oleh personel militer asing, tujuh orang, termasuk tiga anak, terluka di Kecamatan Shahidi Hassas (bekas Charchino).&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn35\">[35]<\/a><\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Buku Putih Fakta Kematian Tahun <strong>2003<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Februari<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada bulan Februari, setidaknya 17 warga sipil, kebanyakan wanita dan anak-anak, tewas dalam pengeboman koalisi di pegunungan di Kecamatan Baghran, Propinsi Helmand.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn36\">[36]<\/a>&nbsp;Pejabat militer AS mengatakan bahwa mereka telah melakukan operasi untuk mengidentifikasi dan melenyapkan militan oposisi bersenjata di sepanjang punggung gunung di daerah tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>April<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada bulan April, 11 warga Afghanistan, termasuk 7 wanita, tewas, dan seorang warga sipil terluka ketika bom AS yang dipandu laser meleset dari sasarannya dan mendarat di sebuah rumah di pinggiran Shkin, Kecamatan Gomal, Propinsi Paktika.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn37\">[37]<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Juni<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 21 Juni, David Passaro, seorang kontraktor CIA dan mantan penjaga tentara AS, membunuh seorang Afghanistan bernama Abdul Wali yang ditahan di pangkalan AS 16 km selatan kota Asadabad, pusat Propinsi Kunar.&nbsp;Enam tahun kemudian \u2013 pada 10 Agustus 2009 \u2013 David Passaro dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman 8 tahun 4 bulan penjara.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn38\">[38]<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>September<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Sedikitnya 8 warga sipil tewas dalam serangan udara AS di Kecamatan Naw Bahar di Propinsi Zabul.&nbsp;Seorang komandan Taliban juga tewas dalam serangan udara itu.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn39\">[39]<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Oktober<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pesawat tempur AS menembaki sebuah rumah di Kecamatan Waygal, Propinsi Nuristan, yang mengakibatkan kematian 6 anggota satu keluarga.&nbsp;Rumah itu milik mantan gubernur propinsi yang saat itu berada di Kabul.&nbsp;Sasaran serangan yang dituju adalah Gulbuddin Hekmatyar dan Mullah Fakirullah yang telah meninggalkan daerah itu hanya beberapa jam sebelum penembakan.&nbsp;Semua korban (tiga anak, seorang remaja, seorang pemuda, dan seorang wanita lanjut usia) adalah kerabat mantan gubernur.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn40\">[40]<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>November<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">6 warga sipil tewas ketika sebuah pesawat perang AS menjatuhkan bom di Kecamatan Barmal, Propinsi Paktika.&nbsp;AS dengan cepat menyangkal informasi ini, dengan mengatakan bahwa mereka telah membunuh lima militan Al-Qaeda.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn41\">[41]<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Desember<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Enam anak dan dua warga sipil dewasa tewas di dekat kota Gardez, pusat administrasi Propinsi Paktia, dalam serangan udara untuk menutupi pasukan khusus AS selama operasi khusus untuk menghancurkan sekelompok militan yang menjaga depot amunisi.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn42\">[42]<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Sembilan anak berusia 9-12 tahun dan satu warga sipil dewasa tewas dalam serangan udara oleh pesawat AS A-10 Thunderbolt.&nbsp;Sasaran penyerangan adalah militan Mullah Wazir yang berhasil kabur.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn43\">[43]<\/a><\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Buku Putih Fakta Kematian Tahun <strong>2002<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Penyiksaan tahanan di Bagram Collection Point&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn44\">[44]<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tahun 2002, dua tahanan sipil Afghanistan disiksa dan kemudian dibunuh oleh personel militer AS di sebuah pusat penahanan di Pangkalan Udara Bagram.&nbsp;Kedua tahanan, Habibullah dan Dilawar, dirantai ke langit-langit dan dipukuli sampai mati.&nbsp;Petugas medis militer memutuskan bahwa kematian kedua tahanan tersebut adalah pembunuhan.&nbsp;Tuduhan diajukan terhadap 15 personel AS.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Januari<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 24 Januari, pasukan AS menyerbu sebuah sekolah agama (madrasah) lokal di Hazar Qadam, Propinsi Uruzgan, membunuh seorang penduduk lokal yang melawan penjajah asing.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn45\">[45]<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Juli<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 1 Juli, 48 orang tewas dan 117 luka-luka dalam pengeboman sebuah upacara pernikahan di Kecamatan Deh Rawood, Propinsi Uruzgan.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn46\">[46]<\/a>&nbsp;Data Oktober 2006 mengungkapkan bahwa 46 orang tewas.&nbsp;Tampaknya personel AS salah mengira tembakan perayaan sebagai penembakan oleh oposisi bersenjata.&nbsp;Serangan udara dilaporkan berlangsung lebih dari satu jam dan dilakukan oleh pembom B-52 dan pesawat serang AC-130.&nbsp;Banyak korban adalah perempuan dan anak-anak.&nbsp;Insiden tersebut menyebabkan protes resmi dan kecaman oleh pemerintah Afghanistan.&nbsp;Pada tanggal 5 Juli, unjuk rasa anti-AS berlangsung di Kabul.&nbsp;Ada beberapa penyelidikan atas insiden tersebut.&nbsp;Sebuah laporan awal oleh PBB menunjukkan bahwa pasukan AS telah menghilangkan bukti penting setelah mencapai lokasi serangan bom.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn47\">[47]<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada akhir Juli, pasukan AS bersama militer Afghanistan melakukan operasi pencarian di Kecamatan Zurmat, Propinsi Paktia, di mana seorang warga sipil tewas dan seorang wanita terluka.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Buku Putih Fakta Kematian Tahun <strong>2001<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Oktober<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 11 Oktober, desa Karam (dengan populasi 450, 60 rumah lumpur) di Propinsi Nangarhar hancur total dalam pemboman karpet yang salah arah oleh USAF.&nbsp;Para penyintas mengatakan bahwa antara 100 dan 160 orang tewas.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn48\">[48]<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 13 Oktober, sebuah rudal yang ditembakkan dari pesawat tempur F-18 menghantam rumah warga sipil 2 km di selatan bandara Kabul.&nbsp;Empat warga sipil tewas.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn49\">[49]<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 18 Oktober, tempat pasar pusat Sarai Shamali di desa Howz-e-Madad, Propinsi Kandahar dibom oleh USAF.&nbsp;Dilaporkan bahwa 47 warga sipil tewas.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn50\">[50]<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 21 Oktober, pesawat tempur F-18 AS secara keliru menjatuhkan bom cluster di sebuah rumah sakit militer yang beroperasi di kota Herat, Propinsi Herat, menewaskan sekitar 100 warga sipil.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn51\">[51]<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 21 Oktober, 23 orang tewas dalam serangan udara di desa Thori di Propinsi Uruzgan.&nbsp;Menurut para penyintas, pesawat tempur AS mulai membom daerah sekitar desa.&nbsp;Sasaran serangan itu adalah pangkalan militer besar Taliban yang dikenal sebagai Gar Mao yang terletak sekitar 1 km dari desa tersebut.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn52\">[52]<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada 24 Oktober, 20 orang tewas dalam serangan udara USAF di sebuah masjid dekat kota Herat.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn53\">[53]<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 31 Oktober, sebuah pesawat tempur F-18 USAF menjatuhkan sekitar 10 bom curah di sebuah rumah sakit Palang Merah di Kandahar.&nbsp;Ada sekitar 25 korban sipil.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn54\">[54]<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\"><strong>Desember<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 1 Desember, dalam pengeboman besar-besaran di Tora Bora, Propinsi Nangarhar, USAF secara keliru menjatuhkan bom Mark 83 seberat 25.1000 lb di desa Kama Ado.&nbsp;Para penyintas mengatakan bahwa antara 100 dan 200 orang tewas.&nbsp;Pada hari yang sama, dua desa lagi dibom &#8211; Khan-e-Mairjuddin (50 kematian dikonfirmasi) dan Zaner Khel (banyak korban).&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn55\">[55]<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tanggal 31 Desember, atas informasi dari Pasukan Khusus AS, tiga pembom USAF terbang ke daerah yang diduga dikuasai milisi dan menyerbu desa Qalaye Niazi, Kecamatan Gardez, Propinsi Paktia;&nbsp;kemudian diketahui bahwa lebih dari 100 warga sipil tewas.&nbsp;<a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftn56\">[56]<\/a><\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<div class=\"wp-block-cover aligncenter\"><span aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-cover__background has-background-dim\"><\/span><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" width=\"715\" height=\"477\" data-attachment-id=\"11646\" data-permalink=\"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/buku-putih-fakta-kematian\/pexels-photo-6373308\/\" data-orig-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/11\/pexels-photo-6373308.jpeg?fit=1880%2C1253&amp;ssl=1\" data-orig-size=\"1880,1253\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;Photo by Monstera on &lt;a href=\\&quot;https:\/\/www.pexels.com\/photo\/book-with-empty-cover-on-table-6373308\/\\&quot; rel=\\&quot;nofollow\\&quot;&gt;Pexels.com&lt;\/a&gt;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;book with empty cover on table&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}\" data-image-title=\"pexels-photo-6373308\" data-image-description=\"\" data-image-caption=\"&lt;p&gt;Photo by Monstera on &lt;a href=&quot;https:\/\/www.pexels.com\/photo\/book-with-empty-cover-on-table-6373308\/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Pexels.com&lt;\/a&gt;&lt;\/p&gt;\n\" data-large-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/11\/pexels-photo-6373308.jpeg?fit=715%2C477&amp;ssl=1\" class=\"wp-block-cover__image-background wp-image-11646\" alt=\"Buku Putih Fakta Kematian\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/11\/pexels-photo-6373308.jpeg?resize=715%2C477&#038;ssl=1\" data-object-fit=\"cover\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/11\/pexels-photo-6373308.jpeg?w=1880&amp;ssl=1 1880w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/11\/pexels-photo-6373308.jpeg?resize=1000%2C666&amp;ssl=1 1000w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/11\/pexels-photo-6373308.jpeg?resize=768%2C512&amp;ssl=1 768w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/11\/pexels-photo-6373308.jpeg?resize=1536%2C1024&amp;ssl=1 1536w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/11\/pexels-photo-6373308.jpeg?resize=600%2C400&amp;ssl=1 600w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/11\/pexels-photo-6373308.jpeg?resize=50%2C33&amp;ssl=1 50w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/11\/pexels-photo-6373308.jpeg?resize=100%2C67&amp;ssl=1 100w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/11\/pexels-photo-6373308.jpeg?w=1430&amp;ssl=1 1430w\" sizes=\"(max-width: 715px) 100vw, 715px\" \/><div class=\"wp-block-cover__inner-container is-layout-flow wp-block-cover-is-layout-flow\">\n<h3 class=\"has-text-align-center has-large-font-size wp-block-heading\"><strong>BUKU PUTIH FAKTA KEMATIAN WARGA SIPIL DI AFGHANISTAN<\/strong><\/h3>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>TAUTAN SUMBER BUKU PUTIH FAKTA KEMATIAN WARGA SIPIL DI AFGHANISTAN<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref1\">[1]<\/a>&nbsp;https:\/\/edition.cnn.com\/2022\/02\/10\/politics\/kabul-airport-attack-investigation-kirby\/index.html<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref2\">[2]<\/a>&nbsp;https:\/\/www.bbc.com\/news\/world-us-canada-59157089.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref3\">[3]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/afghanistan_protection_of_civilians_report_2020_revs3.pdf\">https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/afghanistan_protection_of_civilians_report_2020_revs3.pdf<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref4\">[4]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/afghanistan_protection_of_civilians_annual_report_2019.pdf\">https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/afghanistan_protection_of_civilians_annual_report_2019.pdf<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref5\">[5]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/unama_annual_protection_of_civilians_report_2018_-_23_feb_2019_-_english.pdf\">https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/unama_annual_protection_of_civilians_report_2018_-_23_feb_2019_-_english.pdf<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref6\">[6]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/afghanistan_protection_of_civilians_annual_report_2017_final_6_march.pdf\">https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/afghanistan_protection_of_civilians_annual_report_2017_final_6_march.pdf<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref7\">[7]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/www.bbc.com\/news\/world-asia-39705128\">https:\/\/www.bbc.com\/news\/world-asia-39705128<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/tolonews.com\/afghanistan\/%E2%80%9Cmother-all-bombs%E2%80%9D-menyebabkan-penyakit-menghancurkan-lahan-pertanian-penduduk\">https:\/\/tolonews.com\/afghanistan\/%E2%80%9Cmother-all-bombs%E2%80%9D-menyebabkan-penyakit-menghancurkan-lahan-pertanian-penduduk<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref8\">[8]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/protection_of_civilians_in_armed_conflict_annual_report_2016_final280317.pdf\">https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/protection_of_civilians_in_armed_conflict_annual_report_2016_final280317.pdf<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref9\">[9]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/poc_annual_report_2015_final_14_feb_2016.pdf\">https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/poc_annual_report_2015_final_14_feb_2016.pdf<\/a>&nbsp;;&nbsp;<a href=\"https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/special_report_on_kunduz_province_12_december_2015-english.pdf\">https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/special_report_on_kunduz_province_12_december_2015-english.pdf<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref10\">[10]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/www.msf.org\/kunduz-hospital-attack-depth\">https:\/\/www.msf.org\/kunduz-hospital-attack-depth<\/a><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref11\">[11]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/2014-annual-report-on-protection-of-civilians-final.pdf\">https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/2014-annual-report-on-protection-of-civilians-final.pdf<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref12\">[12]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/feb_8_2014_poc-report_2013-full-report-eng.pdf\">https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/feb_8_2014_poc-report_2013-full-report-eng.pdf<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref13\">[13]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/2012_annual_report_eng_0.pdf\">https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/2012_annual_report_eng_0.pdf<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref14\">[14]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/www.ohchr.org\/en\/press-releases\/2012\/08\/afghanistan-conflict-continues-take-devastating-toll-civilians-despite\">https:\/\/www.ohchr.org\/en\/press-releases\/2012\/08\/afghanistan-conflict-continues-take-devastating-toll-civilians-despite<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref15\">[15]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/unama_poc_report_final_feb_2012.pdf\">https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/unama_poc_report_final_feb_2012.pdf<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref16\">[16]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/www.bbc.com\/news\/uk-62083196\">https:\/\/www.bbc.com\/news\/uk-62083196<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref17\">[17]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/www.bbc.com\/pashto\/afghanistan-62135656\">https:\/\/www.bbc.com\/pashto\/afghanistan-62135656<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref18\">[18]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/engi_version_of_poc_annual_report_2011.pdf\">https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/engi_version_of_poc_annual_report_2011.pdf<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref19\">[19]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/www.abc.net.au\/news\/2017-03-24\/nz-defence-force-accused-of-covering-up-alleged-war-crimes\/8383386\">https:\/\/www.abc.net.au\/news\/2017-03-24\/nz-defence-force-accused-of-covering-up-alleged-war-crimes\/8383386<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref20\">[20]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/protection_of_civilian_2009_report_english_1.pdf\">https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/protection_of_civilian_2009_report_english_1.pdf<\/a><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref21\">[21]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/www.theguardian.com\/australia-news\/2020\/nov\/19\/australian-special-forces-involved-in-of-39-afghan-civilians-war-crimes-report-alleges\">https:\/\/www.theguardian.com\/australia-news\/2020\/nov\/19\/australian-special-forces-involved-in-of-39-afghan-civilians-war-crimes-report-alleges<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref22\">[22]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/unama_09february-annual20report_poc202008_final_11feb09.pdf\">https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/unama_09february-annual20report_poc202008_final_11feb09.pdf<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref23\">[23]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/www.reuters.com\/article\/us-afghan-violence-idUSISL7141020080704\">https:\/\/www.reuters.com\/article\/us-afghan-violence-idUSISL7141020080704<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref24\">[24]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/www.hrw.org\/report\/2008\/09\/08\/troops-contact\/airstrikes-and-civilian-deaths-afghanistan\">https:\/\/www.hrw.org\/report\/2008\/09\/08\/troops-contact\/airstrikes-and-civilian-deaths-afghanistan<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref25\">[25]<\/a>&nbsp;https:\/\/www.nytimes.com\/2008\/08\/27\/world\/asia\/27herat.html<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref26\">[26]<\/a>&nbsp;https:\/\/www.foxnews.com\/story\/us-strike-reportedly-kills-40-at-afghanistan-wedding<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref27\">[27]<\/a>&nbsp;https:\/\/unama.unmissions.org\/sites\/default\/files\/poc-civilian-casualties-report-2007.pdf<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref28\">[28]&nbsp;<\/a><a href=\"http:\/\/news.bbc.co.uk\/2\/hi\/south_asia\/4613108.stm\">http:\/\/news.bbc.co.uk\/2\/hi\/south_asia\/4613108.stm<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref29\">[29]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/www.cbc.ca\/news\/world\/canadian-soldiers-fatally-shoot-taxi-driver-1.619964\">https:\/\/www.cbc.ca\/news\/world\/canadian-soldiers-fatally-shoot-taxi-driver-1.619964<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref30\">[30]<\/a>&nbsp;https:\/\/web.archive.org\/web\/20110629074331\/http:\/\/www.commondreams.org\/headlines06\/1026-08.htm<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref31\">[31]<\/a>&nbsp;http:\/\/news.bbc.co.uk\/2\/hi\/south_asia\/6155550.stm<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref32\">[32]<\/a>&nbsp;https:\/\/archive.ph\/20110604215450\/http:\/\/www.ctv.ca\/servlet\/ArticleNews\/story\/CTVNews\/20061213\/afghan_civilian_061213\/<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref33\">[33]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/www.wsws.org\/en\/articles\/2005\/07\/afgh-j08.html\">https:\/\/www.wsws.org\/en\/articles\/2005\/07\/afgh-j08.html<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref34\">[34]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/www.nytimes.com\/2004\/01\/20\/world\/11-civilians-reported-killed-in-a-us-raid-in-afghanistan.html\">https:\/\/www.nytimes.com\/2004\/01\/20\/world\/11-civilians-reported-killed-in-a-us-raid-in-afghanistan.html<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref35\">[35]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/www.refworld.org\/pdfid\/415c64014.pdf\">https:\/\/www.refworld.org\/pdfid\/415c64014.pdf<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref36\">[36]<\/a>&nbsp;https:\/\/www.theguardian.com\/world\/2003\/feb\/13\/afghanistan.rorymccarthy<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref37\">[37]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/www.globalsecurity.org\/military\/facility\/fb_shkin.htm\">https:\/\/www.globalsecurity.org\/military\/facility\/fb_shkin.htm<\/a>&nbsp;.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref38\">[38]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/www.reuters.com\/article\/us-afghan-usa-cia-idUSN1322250620070214\">https:\/\/www.reuters.com\/article\/us-afghan-usa-cia-idUSN1322250620070214<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref39\">[39]<\/a>&nbsp;https:\/\/www.hrw.org\/news\/2003\/12\/13\/afghanistan-us-military-should-investigate-civilian-deaths.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref40\">[40]<\/a>&nbsp;Ibid.;&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.nytimes.com\/2003\/11\/11\/world\/6-afghans-die-in-us-raid-reports-say.html\">https:\/\/www.nytimes.com\/2003\/11\/11\/world\/6-afghans-die-in-us-raid-reports-say.html<\/a><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref41\">[41]&nbsp;<\/a><a href=\"http:\/\/news.bbc.co.uk\/2\/hi\/south_asia\/3278525.stm\">http:\/\/news.bbc.co.uk\/2\/hi\/south_asia\/3278525.stm<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref42\">[42]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/www.hrw.org\/news\/2003\/12\/13\/afghanistan-us-military-should-investigate-civilian-deaths\">https:\/\/www.hrw.org\/news\/2003\/12\/13\/afghanistan-us-military-should-investigate-civilian-deaths<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref43\">[43]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/www.nytimes.com\/2003\/12\/07\/international\/asia\/an-afghan-village-mourns-9-children-killed-by-us.html\">https:\/\/www.nytimes.com\/2003\/12\/07\/international\/asia\/an-afghan-village-mourns-9-children-killed-by-us.html<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref44\">[44]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/www.nytimes.com\/2005\/05\/20\/world\/asia\/in-us-report-brutal-details-of-2-afghan-inmates-deaths.html\">https:\/\/www.nytimes.com\/2005\/05\/20\/world\/asia\/in-us-report-brutal-details-of-2-afghan-inmates-deaths.html<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.washingtonpost.com\/wp-dyn\/articles\/A28737-2005Mar12.html\">https:\/\/www.washingtonpost.com\/wp-dyn\/articles\/A28737-2005Mar12.html<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.nytimes.com\/2005\/05\/22\/world\/asia\/army-faltered-in-investigating-detainee-abuse.html\">https:\/\/www.nytimes.com\/2005\/05\/22\/world\/asia\/army-faltered-in-investigating-detainee-abuse.html<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref45\">[45]&nbsp;<\/a><a href=\"http:\/\/www.rawa.org\/temp\/runews\/2008\/10\/06\/the-imprecision-ofus-bombing-and-the-under-valuation-of-an-afghan-life.html#ixzz7gqTd6NME\">http:\/\/www.rawa.org\/temp\/runews\/2008\/10\/06\/the-imprecision-ofus-bombing-and-the-under-valuation-of-an-afghan-life.html#ixzz7gqTd6NME<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref46\">[46]&nbsp;<\/a><a href=\"http:\/\/news.bbc.co.uk\/1\/hi\/world\/south_asia\/2082306.stm\">http:\/\/news.bbc.co.uk\/1\/hi\/world\/south_asia\/2082306.stm<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref47\">[47]&nbsp;<\/a><a href=\"http:\/\/edition.cnn.com\/2002\/WORLD\/asiapcf\/central\/07\/29\/un.afghan.wedding\/index.html\">http:\/\/edition.cnn.com\/2002\/WORLD\/asiapcf\/central\/07\/29\/un.afghan.wedding\/index.html<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref48\">[48]&nbsp;<\/a><a href=\"http:\/\/educ.jmu.edu\/~vannorwc\/assets\/ghist%20102-150\/pages\/readings\/afghancasualties.html\">\u200b\u200bhttp:\/\/educ.jmu.edu\/~vannorwc\/assets\/ghist%20102-150\/pages\/readings\/afghancasualties.html<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref49\">[49]<\/a>&nbsp;Ibid.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref50\">[50]<\/a>&nbsp;Ibid.<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref51\">[51]<\/a>&nbsp;Ibid.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref52\">[52]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/www.hrw.org\/news\/2001\/10\/26\/afghanistan-us-bombs-kill-twenty-three-civilians\">https:\/\/www.hrw.org\/news\/2001\/10\/26\/afghanistan-us-bombs-kill-twenty-three-civilians<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref53\">[53]<\/a>&nbsp;Ibid.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref54\">[54]<\/a>&nbsp;Ibid.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref55\">[55]&nbsp;<\/a><a href=\"http:\/\/educ.jmu.edu\/~vannorwc\/assets\/ghist%20102-150\/pages\/readings\/afghancasualties.html\">http:\/\/educ.jmu.edu\/~vannorwc\/assets\/ghist%20102-150\/pages\/readings\/afghancasualties.html<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/#_ftnref56\">[56]&nbsp;<\/a><a href=\"https:\/\/www.hrw.org\/news\/2003\/12\/13\/afghanistan-us-military-should-investigate-civilian-deaths\">https:\/\/www.hrw.org\/news\/2003\/12\/13\/afghanistan-us-military-should-investigate-civilian-deaths<\/a>&nbsp;;&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.theguardian.com\/world\/2002\/jan\/07\/afghanistan.rorycarroll\">https:\/\/www.theguardian.com\/world\/2002\/jan\/07\/afghanistan.rorycarroll<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Buku Putih Fakta Kematian Warga Sipil Afganistan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber : <a href=\"https:\/\/mid.ru\/en\/maps\/af\/1838877\/\">mid.ru<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Desain website oleh <a href=\"https:\/\/klubcahaya.tech\/\">Cahaya TechDev<\/a> \u2013 <a href=\"https:\/\/klubcahaya.com\/\">Klub Cahaya<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUKU PUTIH FAKTA KEMATIAN WARGA SIPIL DI AFGHANISTANOLEH SEBAB TINDAKAN MELANGGAR AS DAN SEKUTUNYA SELAMA TAHUN 2001 &#8211; 2021 Moskow November 2022 RINGKASAN BUKU<\/p>\n","protected":false},"author":10020,"featured_media":158,"comment_status":"open","ping_status":"close","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-11600","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel-atau-berita-baru"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Buku Putih Fakta Kematian Rakyat Afghanistan - Cahaya Journal<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Afghanistan pada 2001\u20132021, negara tersebut mengalami kejahatan perang massal yang membunuh. Buku Putih Fakta Kematian Warga Sipil Afganistan\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/buku-putih-fakta-kematian\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/buku-putih-fakta-kematian\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Buku Putih Fakta Kematian Rakyat Afghanistan - Cahaya Journal\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Afghanistan pada 2001\u20132021, negara tersebut mengalami kejahatan perang massal yang membunuh. Buku Putih Fakta Kematian Warga Sipil Afganistan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/buku-putih-fakta-kematian\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Cahaya Journal\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/web.facebook.com\/klubcahaya.cci\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-24T08:25:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-12-09T14:21:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2015\/07\/soldier-708726_1280.jpg?fit=1280%2C852&ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"852\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ciung Wanara\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@CahayaKlub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CahayaKlub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ciung Wanara\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"59 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/buku-putih-fakta-kematian\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/buku-putih-fakta-kematian\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Ciung Wanara\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b49bd0be2eebdb0db85b57e3ab44698a\"},\"headline\":\"Buku Putih Fakta Kematian Rakyat Afghanistan\",\"datePublished\":\"2022-11-24T08:25:24+00:00\",\"dateModified\":\"2022-12-09T14:21:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/buku-putih-fakta-kematian\\\/\"},\"wordCount\":11732,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/buku-putih-fakta-kematian\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2015\\\/07\\\/soldier-708726_1280.jpg?fit=1280%2C852&ssl=1\",\"articleSection\":[\"Artikel Atau Berita Baru\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/buku-putih-fakta-kematian\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/buku-putih-fakta-kematian\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/buku-putih-fakta-kematian\\\/\",\"name\":\"Buku Putih Fakta Kematian Rakyat Afghanistan - Cahaya Journal\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/buku-putih-fakta-kematian\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/buku-putih-fakta-kematian\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2015\\\/07\\\/soldier-708726_1280.jpg?fit=1280%2C852&ssl=1\",\"datePublished\":\"2022-11-24T08:25:24+00:00\",\"dateModified\":\"2022-12-09T14:21:44+00:00\",\"description\":\"Afghanistan pada 2001\u20132021, negara tersebut mengalami kejahatan perang massal yang membunuh. Buku Putih Fakta Kematian Warga Sipil Afganistan\",\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/buku-putih-fakta-kematian\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/buku-putih-fakta-kematian\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2015\\\/07\\\/soldier-708726_1280.jpg?fit=1280%2C852&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2015\\\/07\\\/soldier-708726_1280.jpg?fit=1280%2C852&ssl=1\",\"width\":1280,\"height\":852,\"caption\":\"BUKU PUTIH FAKTA KEMATIAN WARGA SIPIL DI AFGHANISTAN Pengertian Dialektika Kisah Saddam Hussein\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/\",\"name\":\"Cahaya Journal\",\"description\":\"Biar Karya Bicara\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#organization\",\"name\":\"PT. Cemerlang Cahaya Internasional\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2022\\\/09\\\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2022\\\/09\\\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1\",\"width\":1000,\"height\":1000,\"caption\":\"PT. Cemerlang Cahaya Internasional\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/web.facebook.com\\\/klubcahaya.cci\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CahayaKlub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/klub.cahaya_ptcci\\\/\",\"https:\\\/\\\/id.pinterest.com\\\/infoptcci\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCkiaevo2B9DetW6kuT-Zl9A\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b49bd0be2eebdb0db85b57e3ab44698a\",\"name\":\"Ciung Wanara\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/peepso-7\\\/users\\\/10020\\\/066a7e4897-avatar-full.jpg\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/peepso-7\\\/users\\\/10020\\\/066a7e4897-avatar-full.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/peepso-7\\\/users\\\/10020\\\/066a7e4897-avatar-full.jpg\",\"caption\":\"Ciung Wanara\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/user-profile-page\\\/?ciung-wanara\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Buku Putih Fakta Kematian Rakyat Afghanistan - Cahaya Journal","description":"Afghanistan pada 2001\u20132021, negara tersebut mengalami kejahatan perang massal yang membunuh. Buku Putih Fakta Kematian Warga Sipil Afganistan","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/buku-putih-fakta-kematian\/","next":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/buku-putih-fakta-kematian\/2\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Buku Putih Fakta Kematian Rakyat Afghanistan - Cahaya Journal","og_description":"Afghanistan pada 2001\u20132021, negara tersebut mengalami kejahatan perang massal yang membunuh. Buku Putih Fakta Kematian Warga Sipil Afganistan","og_url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/buku-putih-fakta-kematian\/","og_site_name":"Cahaya Journal","article_publisher":"https:\/\/web.facebook.com\/klubcahaya.cci","article_published_time":"2022-11-24T08:25:24+00:00","article_modified_time":"2022-12-09T14:21:44+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":852,"url":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2015\/07\/soldier-708726_1280.jpg?fit=1280%2C852&ssl=1","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ciung Wanara","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@CahayaKlub","twitter_site":"@CahayaKlub","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Ciung Wanara","Estimasi waktu membaca":"59 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/buku-putih-fakta-kematian\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/buku-putih-fakta-kematian\/"},"author":{"name":"Ciung Wanara","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/person\/b49bd0be2eebdb0db85b57e3ab44698a"},"headline":"Buku Putih Fakta Kematian Rakyat Afghanistan","datePublished":"2022-11-24T08:25:24+00:00","dateModified":"2022-12-09T14:21:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/buku-putih-fakta-kematian\/"},"wordCount":11732,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/buku-putih-fakta-kematian\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2015\/07\/soldier-708726_1280.jpg?fit=1280%2C852&ssl=1","articleSection":["Artikel Atau Berita Baru"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/buku-putih-fakta-kematian\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/buku-putih-fakta-kematian\/","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/buku-putih-fakta-kematian\/","name":"Buku Putih Fakta Kematian Rakyat Afghanistan - Cahaya Journal","isPartOf":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/buku-putih-fakta-kematian\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/buku-putih-fakta-kematian\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2015\/07\/soldier-708726_1280.jpg?fit=1280%2C852&ssl=1","datePublished":"2022-11-24T08:25:24+00:00","dateModified":"2022-12-09T14:21:44+00:00","description":"Afghanistan pada 2001\u20132021, negara tersebut mengalami kejahatan perang massal yang membunuh. Buku Putih Fakta Kematian Warga Sipil Afganistan","inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/buku-putih-fakta-kematian\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/buku-putih-fakta-kematian\/#primaryimage","url":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2015\/07\/soldier-708726_1280.jpg?fit=1280%2C852&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2015\/07\/soldier-708726_1280.jpg?fit=1280%2C852&ssl=1","width":1280,"height":852,"caption":"BUKU PUTIH FAKTA KEMATIAN WARGA SIPIL DI AFGHANISTAN Pengertian Dialektika Kisah Saddam Hussein"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#website","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/","name":"Cahaya Journal","description":"Biar Karya Bicara","publisher":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#organization","name":"PT. Cemerlang Cahaya Internasional","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/09\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/09\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1","width":1000,"height":1000,"caption":"PT. Cemerlang Cahaya Internasional"},"image":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/web.facebook.com\/klubcahaya.cci","https:\/\/x.com\/CahayaKlub","https:\/\/www.instagram.com\/klub.cahaya_ptcci\/","https:\/\/id.pinterest.com\/infoptcci\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCkiaevo2B9DetW6kuT-Zl9A"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/person\/b49bd0be2eebdb0db85b57e3ab44698a","name":"Ciung Wanara","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/peepso-7\/users\/10020\/066a7e4897-avatar-full.jpg","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/peepso-7\/users\/10020\/066a7e4897-avatar-full.jpg","contentUrl":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/peepso-7\/users\/10020\/066a7e4897-avatar-full.jpg","caption":"Ciung Wanara"},"url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/user-profile-page\/?ciung-wanara\/"}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2015\/07\/soldier-708726_1280.jpg?fit=1280%2C852&ssl=1","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pdV0cK-316","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11600","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10020"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11600"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11600\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/media\/158"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11600"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11600"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11600"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}