{"id":12969,"date":"2022-12-06T03:02:32","date_gmt":"2022-12-05T20:02:32","guid":{"rendered":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/?p=12969"},"modified":"2022-12-06T04:48:16","modified_gmt":"2022-12-05T21:48:16","slug":"tragedi-kelam-piala-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/tragedi-kelam-piala-dunia\/","title":{"rendered":"Tragedi Kelam Piala Dunia"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-text-align-center has-white-color has-text-color has-background has-medium-font-size wp-block-paragraph\" style=\"background-color:#ff0000\"><strong>Tragedi Kelam Piala Dunia<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Sepanjang gelaran Piala Dunia sejak 1930, terdapat beberapa tragedi tak terduga yang terjadi di lapangan. Tragedi kelam dan memilukan ini mengukir sisi lain di balik meriahnya pesta sepak bola dunia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Setidaknya ada tiga tragedi kelam piala dunia yang terjadi di sepanjang sejarah tersebut. Bahkan, satu di antaranya memakan korban jiwa. Berikut tiga tragedi paling kelam dan memilukan di sepanjang sejarah Piala Dunia:<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">1. Perkelahian Pemain (Piala Dunia 1962)<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/footyanalyst.com\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/Battle-of-Santiago-1962-FootyAnalyst.jpg?w=715&#038;ssl=1\" alt=\"Tragedi Kelam Piala Dunia\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Dokumentasi kacaunya keadaan saat laga Battle Of Santiago 1962.<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Laga Chile vs Italia di Piala Dunia 1962 berlangsung dengan perkelahian antar pemain. Hal tersebut bermula saat dua jurnalis asal Italia, Antonio Ghirelli dan Corrado Pizzinelli, membuat serangkaian artikel yang memberikan citra buruk bagi Chile sebagai calon tuan rumah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Mereka menggambarkan Chile sebagai negara yang kumuh, penuh dengan kejahatan, dan prostitusi, sehingga banyak yang menganggapnya belum pantas dan tidak siap menyelenggarakan Piala Dunia 1962.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal tersebut membuat masyarakat dan para pemain Chile panas. Tensi kepanasan pun sudah terlihat sebelum kick-off.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada detik ke-12, pelanggaran pertama terjadi. Kemudian, pada menit ke-4, pemain Italia yang terpancing emosi melakukan pukulan ke pemain Chile. Selanjutnya, pertandingan terjadi dengan sangat kasar dan menimbulkan kericuhan. Atas tragedi perkelahian ini, laga tersebut kemudian terkenal dengan sebutan &#8216;Battle of Santiago&#8217;.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Komentator BBC, Agus Coleman menyebut, laga tersebut sebagai pertandingan paling bodoh, mengerikan, menjijikan, dan memalukan dalam sepanjang sejarah sepak bola dunia. Bahkan, wasit yang saat itu memimpin pertandingan, Kenneth George Ashton, juga menggambarkan betapa mengerikannya laga tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Namun, insiden tersebut justru melahirkan hal baru dalam sepak bola. Atas kejadian tersebut, Ashton terinspirasi membuat suatu tanda peringatan bagi pemain di lapangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akhirnya, ia pun mengusulkan sistem pemberian kartu sebagai bentuk hukuman dalam sepak bola. Dari sinilah tercipta kartu kuning dan kartu merah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2. Tragedi Kelam Piala Dunia : Patrick Battiston Hampir Wafat (Piala Dunia 1982)<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Piala Dunia 1982 Spanyol menyisakan kisah pilu saat laga Jerman Barat vs Prancis. Laga semifinal yang berlangsung di Stadion Roman Sanchez Pizjuan, Sevilla, itu berjalan sengit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Saat itu, kapten Timnas Prancis, Michel Platini, mengirimkan bola dengan umpan lambung untuk Patrick Battiston. Battiston pun bersiap menyambut bola umpan lambung tersebut.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img data-recalc-dims=\"1\" fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/s01.sgp1.digitaloceanspaces.com\/large\/880638-gjevduiwxz-1528205652.jpg?resize=715%2C376&#038;ssl=1\" alt=\"\" width=\"715\" height=\"376\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Patrick Battiston saat pingsan dan ditandu keluar lapangan.<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Namun, penjaga gawang Jerman Barat, Toni Schumacher, keluar dari sarangnya. Benturan antara Battiston dan Schumacher pun tak bisa terhindari. Benturan tersebut membuat Battiston pingsan dan petugas medis menandunya luar lapangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Petugas medis juga terlihat memasang bantuan penjepit leher pada Battiston. Patrick Battiston pun menerima perawatan patah gigi, tulang rusuk, tulang belakang, dan sempat mengalami koma di rumah sakit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Silahkan baca lebih banyak : <a href=\"https:\/\/wp.me\/pdV0cK-2ku\">Negara Harus Bertanggung Jawab Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang Atas Jatuhnya Korban Jiwa<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">3. Kematian Andres Escobar (Piala Dunia 1994)<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/media.wfaa.com\/assets\/WFAA\/images\/fb91ef0f-07a0-4ff5-a7d5-64f16e582c18\/fb91ef0f-07a0-4ff5-a7d5-64f16e582c18_1140x641.jpg?resize=715%2C402&#038;ssl=1\" alt=\"Tragedi Kelam Piala Dunia\" width=\"715\" height=\"402\"\/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Piala Dunia 1994 menyisakan pilu bagi sepak bola dunia, khususnya Timnas Kolombia. Bek tengah andalan Kolombia, Andr\u00e9s Escobar, tewas tertembak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Saat itu, Kolombia bertemu dengan Amerika Serikat dalam laga kedua Grup A Piala Dunia 1994. Beberapa sumber mengatakan, kematian Escobar akibat dirinya melakukan gol bunuh diri yang membuat Kolombia tertinggal 1-2 dan tersingkir lebih cepat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Enam hari setelah laga tersebut, Escobar tampak mengunjungi sebuah bar di kota Medellin. Saat dini hari, ia pun berpisah dengan teman-temannya dan menuju ke mobilnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Nahas, sekelompok orang tak dikenal membombardirnya dengan tembakan. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi tak selamat dan meninggal 45 menit setelahnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Sementara itu, pelaku penembakan yang diketahui bernama Humberto Castro Munoz sempat melarikan diri. Namun, ia berhasil tertangkap pihak kepolisian Kolombia. Atas aksinya itu, pengadilan menjatuhkan hukuman 43 tahun penjara terhadapnya. Namun, ia mendapat remisi karena berkelakuan baik selama di penjara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia pun hanya menjalani 11 tahun masa hukuman dan telah bebas pada 2005 lalu. Aksi penembakannya tak hanya melukai masyarakat Kolombia dan dunia, tetapi juga menodai Piala Dunia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artikel ini telah terbit di : <a href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/regional\/read\/5144962\/3-tragedi-kelam-di-sepanjang-sejarah-piala-dunia\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Liputan6<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tragedi Kelam Piala Dunia<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Desain website oleh <a href=\"https:\/\/klubcahaya.tech\/\">Cahaya TechDev<\/a> \u2013 <a href=\"https:\/\/klubcahaya.com\/\">Klub Cahaya<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tragedi Kelam Piala Dunia Sepanjang gelaran Piala Dunia sejak 1930, terdapat beberapa tragedi tak terduga yang terjadi di lapangan. Tragedi kelam dan memilukan ini<\/p>\n","protected":false},"author":10161,"featured_media":12970,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[87],"tags":[1035,705],"class_list":["post-12969","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-luar-negeri","tag-piala-dunia","tag-tragedi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tragedi Kelam Piala Dunia - Cahaya Journal<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tragedi Kelam Piala Dunia. Sepanjang gelaran Piala Dunia sejak 1930, terdapat beberapa tragedi tak terduga yang terjadi di lapangan. Tragedi k\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/tragedi-kelam-piala-dunia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tragedi Kelam Piala Dunia - Cahaya Journal\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tragedi Kelam Piala Dunia. Sepanjang gelaran Piala Dunia sejak 1930, terdapat beberapa tragedi tak terduga yang terjadi di lapangan. Tragedi k\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/tragedi-kelam-piala-dunia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Cahaya Journal\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/web.facebook.com\/klubcahaya.cci\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-05T20:02:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-12-05T21:48:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/12\/image_2022-12-06_025034981.png?fit=750%2C500&ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Indica Curie\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@CahayaKlub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CahayaKlub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Indica Curie\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/tragedi-kelam-piala-dunia\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/tragedi-kelam-piala-dunia\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Indica Curie\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/56259ba0a1a179aa3f05ecaad3e79f6c\"},\"headline\":\"Tragedi Kelam Piala Dunia\",\"datePublished\":\"2022-12-05T20:02:32+00:00\",\"dateModified\":\"2022-12-05T21:48:16+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/tragedi-kelam-piala-dunia\\\/\"},\"wordCount\":609,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/tragedi-kelam-piala-dunia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2022\\\/12\\\/image_2022-12-06_025034981.png?fit=750%2C500&ssl=1\",\"keywords\":[\"Piala Dunia\",\"Tragedi\"],\"articleSection\":[\"Luar Negeri\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/tragedi-kelam-piala-dunia\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/tragedi-kelam-piala-dunia\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/tragedi-kelam-piala-dunia\\\/\",\"name\":\"Tragedi Kelam Piala Dunia - Cahaya Journal\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/tragedi-kelam-piala-dunia\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/tragedi-kelam-piala-dunia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2022\\\/12\\\/image_2022-12-06_025034981.png?fit=750%2C500&ssl=1\",\"datePublished\":\"2022-12-05T20:02:32+00:00\",\"dateModified\":\"2022-12-05T21:48:16+00:00\",\"description\":\"Tragedi Kelam Piala Dunia. Sepanjang gelaran Piala Dunia sejak 1930, terdapat beberapa tragedi tak terduga yang terjadi di lapangan. Tragedi k\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/tragedi-kelam-piala-dunia\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/tragedi-kelam-piala-dunia\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/tragedi-kelam-piala-dunia\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2022\\\/12\\\/image_2022-12-06_025034981.png?fit=750%2C500&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2022\\\/12\\\/image_2022-12-06_025034981.png?fit=750%2C500&ssl=1\",\"width\":750,\"height\":500},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/tragedi-kelam-piala-dunia\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tragedi Kelam Piala Dunia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/\",\"name\":\"Cahaya Journal\",\"description\":\"Biar Karya Bicara\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#organization\",\"name\":\"PT. Cemerlang Cahaya Internasional\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2022\\\/09\\\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2022\\\/09\\\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1\",\"width\":1000,\"height\":1000,\"caption\":\"PT. Cemerlang Cahaya Internasional\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/web.facebook.com\\\/klubcahaya.cci\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CahayaKlub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/klub.cahaya_ptcci\\\/\",\"https:\\\/\\\/id.pinterest.com\\\/infoptcci\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCkiaevo2B9DetW6kuT-Zl9A\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/56259ba0a1a179aa3f05ecaad3e79f6c\",\"name\":\"Indica Curie\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/peepso-7\\\/users\\\/10161\\\/9fd8f641ce-avatar-full.jpg\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/peepso-7\\\/users\\\/10161\\\/9fd8f641ce-avatar-full.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/peepso-7\\\/users\\\/10161\\\/9fd8f641ce-avatar-full.jpg\",\"caption\":\"Indica Curie\"},\"description\":\"Just someone who loves tourism.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/user-profile-page\\\/?evita-indica\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tragedi Kelam Piala Dunia - Cahaya Journal","description":"Tragedi Kelam Piala Dunia. Sepanjang gelaran Piala Dunia sejak 1930, terdapat beberapa tragedi tak terduga yang terjadi di lapangan. Tragedi k","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/tragedi-kelam-piala-dunia\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tragedi Kelam Piala Dunia - Cahaya Journal","og_description":"Tragedi Kelam Piala Dunia. Sepanjang gelaran Piala Dunia sejak 1930, terdapat beberapa tragedi tak terduga yang terjadi di lapangan. Tragedi k","og_url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/tragedi-kelam-piala-dunia\/","og_site_name":"Cahaya Journal","article_publisher":"https:\/\/web.facebook.com\/klubcahaya.cci","article_published_time":"2022-12-05T20:02:32+00:00","article_modified_time":"2022-12-05T21:48:16+00:00","og_image":[{"width":750,"height":500,"url":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/12\/image_2022-12-06_025034981.png?fit=750%2C500&ssl=1","type":"image\/png"}],"author":"Indica Curie","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@CahayaKlub","twitter_site":"@CahayaKlub","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Indica Curie","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/tragedi-kelam-piala-dunia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/tragedi-kelam-piala-dunia\/"},"author":{"name":"Indica Curie","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/person\/56259ba0a1a179aa3f05ecaad3e79f6c"},"headline":"Tragedi Kelam Piala Dunia","datePublished":"2022-12-05T20:02:32+00:00","dateModified":"2022-12-05T21:48:16+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/tragedi-kelam-piala-dunia\/"},"wordCount":609,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/tragedi-kelam-piala-dunia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/12\/image_2022-12-06_025034981.png?fit=750%2C500&ssl=1","keywords":["Piala Dunia","Tragedi"],"articleSection":["Luar Negeri"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/tragedi-kelam-piala-dunia\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/tragedi-kelam-piala-dunia\/","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/tragedi-kelam-piala-dunia\/","name":"Tragedi Kelam Piala Dunia - Cahaya Journal","isPartOf":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/tragedi-kelam-piala-dunia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/tragedi-kelam-piala-dunia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/12\/image_2022-12-06_025034981.png?fit=750%2C500&ssl=1","datePublished":"2022-12-05T20:02:32+00:00","dateModified":"2022-12-05T21:48:16+00:00","description":"Tragedi Kelam Piala Dunia. Sepanjang gelaran Piala Dunia sejak 1930, terdapat beberapa tragedi tak terduga yang terjadi di lapangan. Tragedi k","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/tragedi-kelam-piala-dunia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/tragedi-kelam-piala-dunia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/tragedi-kelam-piala-dunia\/#primaryimage","url":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/12\/image_2022-12-06_025034981.png?fit=750%2C500&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/12\/image_2022-12-06_025034981.png?fit=750%2C500&ssl=1","width":750,"height":500},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/tragedi-kelam-piala-dunia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tragedi Kelam Piala Dunia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#website","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/","name":"Cahaya Journal","description":"Biar Karya Bicara","publisher":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#organization","name":"PT. Cemerlang Cahaya Internasional","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/09\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/09\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1","width":1000,"height":1000,"caption":"PT. Cemerlang Cahaya Internasional"},"image":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/web.facebook.com\/klubcahaya.cci","https:\/\/x.com\/CahayaKlub","https:\/\/www.instagram.com\/klub.cahaya_ptcci\/","https:\/\/id.pinterest.com\/infoptcci\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCkiaevo2B9DetW6kuT-Zl9A"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/person\/56259ba0a1a179aa3f05ecaad3e79f6c","name":"Indica Curie","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/peepso-7\/users\/10161\/9fd8f641ce-avatar-full.jpg","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/peepso-7\/users\/10161\/9fd8f641ce-avatar-full.jpg","contentUrl":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/peepso-7\/users\/10161\/9fd8f641ce-avatar-full.jpg","caption":"Indica Curie"},"description":"Just someone who loves tourism.","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/user-profile-page\/?evita-indica\/"}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/12\/image_2022-12-06_025034981.png?fit=750%2C500&ssl=1","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pdV0cK-3nb","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12969","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10161"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12969"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12969\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12970"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12969"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12969"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12969"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}