{"id":16923,"date":"2023-02-09T22:00:22","date_gmt":"2023-02-09T15:00:22","guid":{"rendered":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/?p=16923"},"modified":"2023-02-10T07:29:22","modified_gmt":"2023-02-10T00:29:22","slug":"makna-langgam-jawa-caping-gunung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\/","title":{"rendered":"Makna Langgam Jawa Caping Gunung"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-text-align-center has-white-color has-vivid-red-background-color has-text-color has-background has-medium-font-size wp-block-paragraph\"><strong>Makna  Langgam Jawa Caping Gunung<\/strong> <strong>Yang Sangat Mendalam<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Jika anda menyukai langgam Jawa, anda pasti tidak asing dengan lagu berjudul &#8220;Caping Gunung&#8221;. Yang biasanya tersaji lewat lantunan para seniman musik khas Jawa dengan iringan gamelan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Sekilas mendengar langgam ini liriknya biasa-biasa saja, namun ternyata mengandung makna yang begitu mendalam. Berisi banyak unsur semiotika yang terkemas dalam tata bahasa Jawa yang apik dan unik. Kode, perlambang, simbol, silib, siloka, sanepan, sindiran, sasmita dsb.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img data-recalc-dims=\"1\" fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"715\" height=\"363\" data-attachment-id=\"16925\" data-permalink=\"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\/whatsapp-image-2023-02-09-at-21-24-24\/\" data-orig-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2023-02-09-at-21.24.24.jpeg?fit=1200%2C610&amp;ssl=1\" data-orig-size=\"1200,610\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}\" data-image-title=\"WhatsApp-Image-2023-02-09-at-21.24.24\" data-image-description=\"\" data-image-caption=\"\" data-large-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2023-02-09-at-21.24.24.jpeg?fit=715%2C363&amp;ssl=1\" data-id=\"16925\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2023-02-09-at-21.24.24.jpeg?resize=715%2C363&#038;ssl=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-16925\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2023-02-09-at-21.24.24.jpeg?w=1200&amp;ssl=1 1200w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2023-02-09-at-21.24.24.jpeg?resize=1000%2C508&amp;ssl=1 1000w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2023-02-09-at-21.24.24.jpeg?resize=768%2C390&amp;ssl=1 768w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2023-02-09-at-21.24.24.jpeg?resize=600%2C305&amp;ssl=1 600w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2023-02-09-at-21.24.24.jpeg?resize=50%2C25&amp;ssl=1 50w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2023-02-09-at-21.24.24.jpeg?resize=100%2C51&amp;ssl=1 100w\" sizes=\"(max-width: 715px) 100vw, 715px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Berikut lirik dari&nbsp; &#8220;Caping Gunung&#8221; :<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dek jaman berjuang<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Njur kelingan anak lanang<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mbiyen tak openi<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Neng saiki ono ngendi<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jarene wes menang<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keturutan sing digadang<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mbiyen ninggal janji<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Neng saiki opo lali<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Neng gunung tak cadhongi sego jagong<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yen mendhung tak silihi caping gunung<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sukur biso nyawang<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gunung ndeso dadi rejo<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dene ora ilang<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gone podo loro lopo<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">makna Lirik &#8220;Caping Gunung&#8221;<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Lirik lagu ini di bait pertama, menyiratkan makna sebuah kerinduan dan keprihatinan dari orang tua atau Leluhur. Dan \u201cIbu Pertiwi\u201d sebagai representasi energi pamomong negeri dan tanah air kita tercinta, terhadap para putra putri bangsa. Yang lahir dan tumbuh di pangkuan \u201cIbu Pertiwi\u201d. Yang artinya lahir di tanah air Indonesia, tumbuh besar serta makan, minum dan bernafas dari oksigen di bumi Nuswantara. Namun telah lama \u201clalai\u201d terhadap jati diri bangsanya sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Kemudian bait kedua, ada makna tersirat yang mengisahkan anak-anak bangsa Indonesia yang telah tumbuh menjadi manusia-manusia hebat. Serta dapat menggapai semua cita-cita dan meraih berbagai pencapaian. Sebagai &nbsp;putra putri bangsa, mereka sejak lahir secara tidak langsung telah terikat janji bakti dengan bumi pertiwi di mana mereka hidup untuk menjadi generasi harapan bangsa. Namun setelah \u201cdewasa\u201d (menjadi generasi hebat) \u2018Ibu Pertiwi\u201d mempertanyakan bahwa mereka lupa diri dan lupa menepati \u201cjanji bakti\u201d tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Janji bakti untuk menunaikan tugasnya \u201cMbangun Ndeso\u201d. Yang artinya &nbsp;turut serta \u201cnyengkuyung\u201d atau bergotong royong membangun sesuai peran dan kapasitas untuk tanah kelahiran dan negeri kita. Guna mengangkat, menjaga, dan melestarikan harkat, martabat dan jatidiri bangsa. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Bait ke empat \u201cneng gunung tak cadhongi sego jagung, Yen mendhung tak silihi caping gunung\u201d juga mengandung makna sangat mendalam<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Tanah Nuswantara yang terdiri dari banyak gunung-gunung menandakan sebagai negeri dengan peradaban tinggi nan agung. Gunung adalah tempat suci atau portal komunikasi khusus dengan dunia Keluhuran atau peradaban yang lebih tinggi di atas kita. Maka di dalam suluk pewayangan terdapat pakem tentang letak negeri Nuswantara yang hebat. Tertulis \u201cNegeri kang panjang punjung pasir wukir gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kerta raharja, nglajengaken bandaran agung ngungkuraken wukir\u201d. Yang artinya negeri yang luas berwibawa, yang terdiri atas daratan dan pegunungan, subur makmur, rapi tentram, damai dan sejahtera.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Wukir adalah bahasa Jawa kuno yang berarti gunung. Maknanya para putra putri bangsa Indonesia sebenarnya telah lahir dari sebuah negeri yang berperadaban tinggi. Yang tersirat dengan kata \u201cneng gunung\u201d tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Kemudian \u201ctak cadhongi sego jagung\u201d, bahwa nasi jagung itu adalah bentuk asupan nutrisi dan pemenuhan gizi bagi kita semua. Yang artinya tanah ibu pertiwi atau Nuswantara telah menyediakan segala bentuk \u201cnutrisi\u201d yang kita butuhkan. Berupa berbagai bentuk ilmu pengetahuan, media pendewasaan dan pembelajaran spiritual. Bagi generasi bangsa yang hidup di atasnya serta teguh menjaga harkat dan martabat negeri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Selanjutnya kalimat &#8220;Yen mendhung tak silihi caping gunung&#8221;. Ini menyiratkan makna bahwa ketika para generasi bangsa dan putra wayah mengalami berbagai bentuk kesulitan dan kendala dalam kehidupannya. Maka para Leluhur segera \u201cnjampangi-njangkungi\u201d atau memberikan berbagai bantuan. Agar mereka \u201cSlamet Rahayu Nir Ing Sambikala\u201d atau selamat dari segala marabahaya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Makna Bait Terakhir<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Dan di bait terakhir. Makna yang terungkap bahwa ada harapan yang besar dari \u2018Ibu Pertiwi\u201d dan para Leluhur terhadap para generasi bangsa. Bahwa kelak \u201cGunung ndeso dari rejo\u201d. Yaitu negeri kita akan mencapai kejayaan dan masa keemasan. Serta hilang sirnalah segala bentuk \u201cloro lopo\u201d atau segala macam kesulitan dan kesengsaraan hidup seluruh generasi di bumi Nuswantara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Sebenarnya jika kita \u201cTiten\u201d atau jeli teliti banyak lagu dan langgam yang terciptakan oleh seniman kita. Yang menyiratkan berbagai makna mendalam. Dan hampir kesemuanya memiliki benang merah yang sama. Yaitu sebuah kerinduan dan harapan besar dari para pendahulu bangsa kita terhadap anak cucu generasi bangsa. Yang saat ini banyak lalai dan melupakan jati dirinya sebagai bangsa Nuswantara yang agung. Agar kembali sadar serta bergegas untuk kembali kepada jati diri yang sebenarnya. Kemudian membangun negeri kita sehingga bisa meraih kejayaan kembali seperti yang pernah terjadi pada masa silam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Sedangkan untuk fenomena alam gunung-gunung bercaping yang sering terlihat di berbagai daerah, baik di Indonesia maupun di luar negeri, pastilah menyiratkan berbagai kode alam dan pertanda. Kode untuk memberikan &#8220;informasi&#8221; bahwa alam sedang atau akan &#8220;punya gawe&#8221;, menyelenggarakan event besar terkait siklus atau sistem kerja alam itu sendiri. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Kita sebagai manusia seharusnya tanggap dan paham, bahwa alam sering mengajak kita &#8220;berkomunikasi&#8221; dan &#8220;memberitahu&#8221; bagaimana mereka bekerja, sehingga kita dapat terus eling lan waspada, agar selamat dari segala bentuk efek dari geliat kerja alam itu. Salah satunya lewat fenomena &#8220;caping gunung&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">kita bisa cermati sesuai makna lirik lagu tersebut, khususnya &#8220;yen mendhung tak silihi caping gunung&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"has-text-align-justify wp-block-heading\">Makna Langgam Jawa Caping Gunung<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Desain website oleh <a href=\"http:\/\/Cahaya TechDev - Klub Cahaya\">Cahaya TechDev &#8211; Klub Cahaya<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Makna Langgam Jawa Caping Gunung Yang Sangat Mendalam Jika anda menyukai langgam Jawa, anda pasti tidak asing dengan lagu berjudul &#8220;Caping Gunung&#8221;. Yang biasanya<\/p>\n","protected":false},"author":10021,"featured_media":16924,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[506,635,840,1770,543,631],"tags":[],"class_list":["post-16923","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ajar-pikukuh-budaya-nusantara","category-dharma-kemanusiaan","category-filsafat","category-karya-seni","category-opini-goresan-digital","category-spiritualitas"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Makna Langgam Jawa Caping Gunung - Cahaya Journal<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Makna Langgam Jawa Caping Gunung sangat mendalam. unsur semiotika yang terkemas dalam tata bahasa Jawa yang apik dan unik, serta berbagai kode\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Makna Langgam Jawa Caping Gunung - Cahaya Journal\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Makna Langgam Jawa Caping Gunung sangat mendalam. unsur semiotika yang terkemas dalam tata bahasa Jawa yang apik dan unik, serta berbagai kode\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Cahaya Journal\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/web.facebook.com\/klubcahaya.cci\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-02-09T15:00:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-02-10T00:29:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2023-02-09-at-21.24.25.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"559\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nunik Cho\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@CahayaKlub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CahayaKlub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nunik Cho\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Nunik Cho\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e1348e84787f08f47dd6e1b75722587d\"},\"headline\":\"Makna Langgam Jawa Caping Gunung\",\"datePublished\":\"2023-02-09T15:00:22+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-10T00:29:22+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\\\/\"},\"wordCount\":827,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2023\\\/02\\\/WhatsApp-Image-2023-02-09-at-21.24.25.jpeg?fit=800%2C559&ssl=1\",\"articleSection\":[\"Ajar Pikukuh &amp; Budaya Nusantara\",\"Dharma Kemanusiaan\",\"Filsafat\",\"Karya Seni\",\"Opini &amp; Goresan Digital\",\"Spiritualitas\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\\\/\",\"name\":\"Makna Langgam Jawa Caping Gunung - Cahaya Journal\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2023\\\/02\\\/WhatsApp-Image-2023-02-09-at-21.24.25.jpeg?fit=800%2C559&ssl=1\",\"datePublished\":\"2023-02-09T15:00:22+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-10T00:29:22+00:00\",\"description\":\"Makna Langgam Jawa Caping Gunung sangat mendalam. unsur semiotika yang terkemas dalam tata bahasa Jawa yang apik dan unik, serta berbagai kode\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2023\\\/02\\\/WhatsApp-Image-2023-02-09-at-21.24.25.jpeg?fit=800%2C559&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2023\\\/02\\\/WhatsApp-Image-2023-02-09-at-21.24.25.jpeg?fit=800%2C559&ssl=1\",\"width\":800,\"height\":559,\"caption\":\"makna langgam jawa caping gunung\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Makna Langgam Jawa Caping Gunung\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/\",\"name\":\"Cahaya Journal\",\"description\":\"Biar Karya Bicara\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#organization\",\"name\":\"PT. Cemerlang Cahaya Internasional\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2022\\\/09\\\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2022\\\/09\\\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1\",\"width\":1000,\"height\":1000,\"caption\":\"PT. Cemerlang Cahaya Internasional\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/web.facebook.com\\\/klubcahaya.cci\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CahayaKlub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/klub.cahaya_ptcci\\\/\",\"https:\\\/\\\/id.pinterest.com\\\/infoptcci\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCkiaevo2B9DetW6kuT-Zl9A\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e1348e84787f08f47dd6e1b75722587d\",\"name\":\"Nunik Cho\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/peepso-7\\\/users\\\/10021\\\/a2d4affb31-avatar-full.jpg\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/peepso-7\\\/users\\\/10021\\\/a2d4affb31-avatar-full.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/peepso-7\\\/users\\\/10021\\\/a2d4affb31-avatar-full.jpg\",\"caption\":\"Nunik Cho\"},\"description\":\"I'm nothing, but everything\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/Klubcahaya.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/user-profile-page\\\/?nunik-cho\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Makna Langgam Jawa Caping Gunung - Cahaya Journal","description":"Makna Langgam Jawa Caping Gunung sangat mendalam. unsur semiotika yang terkemas dalam tata bahasa Jawa yang apik dan unik, serta berbagai kode","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Makna Langgam Jawa Caping Gunung - Cahaya Journal","og_description":"Makna Langgam Jawa Caping Gunung sangat mendalam. unsur semiotika yang terkemas dalam tata bahasa Jawa yang apik dan unik, serta berbagai kode","og_url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\/","og_site_name":"Cahaya Journal","article_publisher":"https:\/\/web.facebook.com\/klubcahaya.cci","article_published_time":"2023-02-09T15:00:22+00:00","article_modified_time":"2023-02-10T00:29:22+00:00","og_image":[{"width":800,"height":559,"url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2023-02-09-at-21.24.25.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nunik Cho","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@CahayaKlub","twitter_site":"@CahayaKlub","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nunik Cho","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\/"},"author":{"name":"Nunik Cho","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/person\/e1348e84787f08f47dd6e1b75722587d"},"headline":"Makna Langgam Jawa Caping Gunung","datePublished":"2023-02-09T15:00:22+00:00","dateModified":"2023-02-10T00:29:22+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\/"},"wordCount":827,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2023-02-09-at-21.24.25.jpeg?fit=800%2C559&ssl=1","articleSection":["Ajar Pikukuh &amp; Budaya Nusantara","Dharma Kemanusiaan","Filsafat","Karya Seni","Opini &amp; Goresan Digital","Spiritualitas"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\/","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\/","name":"Makna Langgam Jawa Caping Gunung - Cahaya Journal","isPartOf":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2023-02-09-at-21.24.25.jpeg?fit=800%2C559&ssl=1","datePublished":"2023-02-09T15:00:22+00:00","dateModified":"2023-02-10T00:29:22+00:00","description":"Makna Langgam Jawa Caping Gunung sangat mendalam. unsur semiotika yang terkemas dalam tata bahasa Jawa yang apik dan unik, serta berbagai kode","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\/#primaryimage","url":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2023-02-09-at-21.24.25.jpeg?fit=800%2C559&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2023-02-09-at-21.24.25.jpeg?fit=800%2C559&ssl=1","width":800,"height":559,"caption":"makna langgam jawa caping gunung"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/makna-langgam-jawa-caping-gunung\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Makna Langgam Jawa Caping Gunung"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#website","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/","name":"Cahaya Journal","description":"Biar Karya Bicara","publisher":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#organization","name":"PT. Cemerlang Cahaya Internasional","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/09\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/09\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1","width":1000,"height":1000,"caption":"PT. Cemerlang Cahaya Internasional"},"image":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/web.facebook.com\/klubcahaya.cci","https:\/\/x.com\/CahayaKlub","https:\/\/www.instagram.com\/klub.cahaya_ptcci\/","https:\/\/id.pinterest.com\/infoptcci\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCkiaevo2B9DetW6kuT-Zl9A"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/person\/e1348e84787f08f47dd6e1b75722587d","name":"Nunik Cho","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/peepso-7\/users\/10021\/a2d4affb31-avatar-full.jpg","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/peepso-7\/users\/10021\/a2d4affb31-avatar-full.jpg","contentUrl":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/peepso-7\/users\/10021\/a2d4affb31-avatar-full.jpg","caption":"Nunik Cho"},"description":"I'm nothing, but everything","sameAs":["http:\/\/Klubcahaya.com"],"url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/user-profile-page\/?nunik-cho\/"}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pdV0cK-4oX","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2023-02-09-at-21.24.25.jpeg?fit=800%2C559&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16923","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10021"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16923"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16923\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16924"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16923"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16923"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16923"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}