{"id":18400,"date":"2023-07-19T07:46:33","date_gmt":"2023-07-19T00:46:33","guid":{"rendered":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/?p=18400"},"modified":"2023-07-19T07:46:45","modified_gmt":"2023-07-19T00:46:45","slug":"berbisnis-frozen-food","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/berbisnis-frozen-food\/","title":{"rendered":"Berbisnis Frozen Food"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-text-align-center has-white-color has-text-color has-background has-medium-font-size wp-block-paragraph\" style=\"background-color:#f90000\"><strong>Berbisnis Frozen Food, Kenapa Tidak?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penulis : Bambang Iman Santoso, ST, MM. Co-Founder Neuronesia \u2013 komunitas pencinta ilmu neurosains, dan sekaligus sebagai CEO di NLC \u2013 Neuronesia Learning Center (PT Neuronesia Neurosains Indonesia). Serta merupakan Doctoral Student of UGM (Universitas Gajah Mada).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pandemi membawa hikmah dan banyak pelajaran. Salah satunya menjadi pemicu pesatnya pertumbuhan industri makanan dan minuman, khususnya bisnis frozen food yang banyak dikerjakan dari rumah (home industry dan UMKM). <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Di dalam program pelatihan dan pembelajaran masa purnabakti untuk para karyawan salah satu BUMN terkemuka yang memasuki MPP (masa persiapan pensiun), ada beberapa pertanyaan yang diajukan sebagai salah satu pembahasan materinya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\"><strong>Seperti; mengapa harus berbisnis makanan?<\/strong> Ada beberapa argumen penulis yang kebetulan saat itu dipercayai sebagai salah satu nara sumber atau trainer untuk kegiatan program pelatihan ini. <\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading has-text-align-left\">Alasan pertama,&nbsp;beberapa indikator yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pesat, ditandai :<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">a) angka PDB atau pertumbuhan produk domestik bruto yang naik terus lebih dari satu dekade terakhir ini. Walau prosentase pertumbuhan sempat menurun memasuki pandemi, namun volumenya terus bergerak naik. Terhitung dari kuartal 1 2023, pertumbuhan terhadap PDB industri makanan dan minuman pada kuartal 1 2022 yang sebesar 195.8 triliun rupiah<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">b) bertambahnya investasi asing langsung yang masuk ke Indonesia &#8211; foreign direct investment\/FDI<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">c) konsumsi domestik yang berlangsung meningkat, mewakili daya beli masyarakat yang juga terus meningkat <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">d) angka pertumbuhan sektor industri dan jasa yang pesat<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">e) adanya penurunan tingkat pengangguran<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">f) nilai volume ekspor Indonesia yang terus meningkat dari tahun ke tahun<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">g) pembangunan infrastruktur, terutama jalan tol 10 tahun terakhir yang cukup signifikan<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">h) stabilitas ekonomi, Indonesia termasuk negara yang dapat mengatasi pandemi COVID-19 dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading has-text-align-left\">Alasan&nbsp;kedua,&nbsp;angka populasi penduduk Indonesia yang sangat besar jumlahnya. <\/h4>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Berdasarkan data BPS (biro pusat statistik Indonesia), per bulan September 2021, total jumlah penduduk kita sebanyak 276 juta jiwa. Walaupun kita berhasil menekan laju pertumbuhan jumlah penduduk (dalam prosentase), namun total jumlahnya yang terus meningkat. Indonesia memiliki bonus demograsi, suatu potensi pasar yang dahsyat. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-left wp-block-paragraph\"><strong>Alasan ketiga,&nbsp;keberagaman kuliner kita&nbsp;(culinary diversity) yang semakin kompleks.<\/strong> <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Salah satu faktor penyebabnya adalah kemajuan teknologi, khususnya teknologi produksi pangan dan teknologi informasi yang memengaruhi selera kuliner, gastronomi dan neurokuliner Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-left wp-block-paragraph\"><strong>Alasan keempat, angka pertumbuhan industri pariwisata kita dalam dekade terakhir, yang pada tahun 2019 mencapai hampir 200% dibanding tahun 2009.<\/strong> <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang mengunjungi Indonesia untuk menikmati keindahan alam, budaya, dan tentunya kuliner. Bisnis makanan dapat memperoleh keuntugan dari pertumbuhan industri ini dengan menyediakan makanan sesuai dengan selera wisatawan. <\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading has-text-align-left\">Alasan kelima,&nbsp;perkembangan teknologi dan e-commerce serta &nbsp;penetrasi internet yang pesat di Indonesia telah menciptakan peluang baru dalam berbisnis makanan. <\/h4>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Berdasarkan data dari portal tempo.co prediksi angka pengguna e-commerce di Indonesia pada tahun 2024 mencapai 189.6 juta jiwa. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tahun 2021 terdapat 148,5 juta jiwa pengguna e-commerce, 54% dari 276 juta jiwa total penduduk Indonesia di tahun itu. Atau dengan kata lain telah lebih dari setengahnya, yang di tahun-tahun ke depan diprediksikan jumlah dan prosentase terhadap jumlah penduduk akan bergerak terus naik. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Banyak platform dan aplikasi pengiriman makanan secara online yang populer di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/uthkg.com\/akademisi\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/07\/screen-shot-2023-07-09-at-6-08-26-pm-64aa9603e1a1673304233f92.jpeg?w=715&#038;ssl=1\" alt=\"Berbisnis Frozen Food\" class=\"wp-image-8143\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\"><strong>Pertanyaan berikutnya; seberapa besar peluang bisnis makanan ini?<\/strong> Bila kita ingin menggali data dan mencari tahu, ternyata potensinya begitu besar. Dari sumber &#8216;Statista&#8217; yang merekam data semenjak tahun 2017 (477jt USD) dan memprediksikannya sampai dengan tahun 2025 (4,35 milyar USD). Jumlah total revenue&nbsp;industri sangat besar dan terus meningkat dari tahun ke tahun. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Dari jumlah yang besar itu, ada kecenderungan tren dan potensi favorit bisnis makanan yang perlu dipertimbangkan sesuai permintaannya, yaitu; <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">a) katering untuk pegawai kantor<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">b) daging olahan frozen<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">c) kentang frozen<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">d) cireng frozen<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">e) masakan rumahan frozen<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">f) kue kering berbentuk hampers<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">g) makaroni pedas<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">h) AYCE, all you can eat<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">i) cimol keju frozen<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">j) soft baked cookies<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">k) salad buah<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">l) dessert box<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">m) lunch box cake<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">n) sambal rumahan<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">o)&nbsp;rice box.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading has-text-align-left\">Dari sumber &#8216;Databoks&#8217;, diketahui nilai dan pertumbuhan PDB industri makanan dan minuman mengalami terus peningkatan. <\/h4>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Grafiknya terus naik, terekam mulai dari tahun 2010 s\/d 2021, menjadi sekitar 1.100 triliun, atau lebih 200% pertumbuhannya dalam 1 dekade tersebut. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Besar volume yang mencengangkan ini merupakan akumulasi industri yang terdiri dari berbagai macam jenis usaha makanan di Indonesia. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Penulis mengusulkan; ada 4 kategori jenis usaha tersebut yang perlu diamati dan dicermati, yaitu; <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">a) jenis usaha makanan<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">b) jenis usaha minuman<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">c) jenis usaha industri makanan dan minuman<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">d) jenis usaha frozen food.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Kategori usaha berdasarkan jenis makanan, yaitu; warung makan, restoran, kafe, rumah makan padang, restoran seafood, warung nasi goreng, bakso, sate, kedai kopi, dan toko kue. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Kemudian kategori usaha berdasarkan jenis minuman, yaitu; minuman ringan, minuman kemasan, minuman tradisional, minuman susu, teh, kopi, minuman buah, minuman fungsional, minuman tradisional khas daerah, minuman berbasis alkohol, dan minuman berbasis kopi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Selanjutnya, kategori berdasarkan jenis usaha industri;&nbsp;snack&nbsp;dan makanan ringan, minuman, roti dan produk bakery, produk olahan susu, industri makanan instan, industri bumbu dan saus, industri es krim, dan industri catering. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Sedangkan kategori usaha berdasarkan jenis makanan ungkep (frozen food) yang dimaksud di sini adalah; nugget, sosis, bakso, siomay, dimsum, roti, pastel, frozen seafood, pizza, makanan asia, hidangan nusantara, produk pastry, makanan penutup, camilan, dan produk vegetarian atau vegan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading has-text-align-left\">Menurut sumber FONA International&#8217;s Trend Insight<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Premiumization, tren peluncuran produk-produk makanan dan minuman baru secara global (top categories with premium claim, March 2017-March 2020. Menunjukkan pertambahan jumlah permintaan makanan dan minuman berbasis coklat sebanyak +76%, bakery +28%,&nbsp;processed fish, meat, egg products&nbsp;+200%, dan &#8216;hot beverages&#8217; +16%.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Sedangkan menurut sumber data BPS 2021, produk ekspor makanan olahan Indonesia, terutama di 3 kategori; <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">a) udang kemasan, <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">b) kopi instan, dan <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">c) makanan olahan lainnya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Udang kemasan paling banyak ekspor ke negara; AS (79%), Jepang (11%), dan Belanda (2,6%). Kopi instan paling banyak ekspor ke negara; Pilipina (73%), Malaysia (7,2%), dan Uni Emirat Arab 3,3%. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Selanjutnya makanan olahan lainnya ekspor terbanyak ke Singapura (31,7%), Pilipina (13,6%), dan Malaysia (9,9%).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Tren pertumbuhan industri makanan ringan di Indonesia juga terus menunjukkan peningkatan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Berdasarkan data statista.com, yang menunjukkan angka pertumbuhan tersebut mulai dari tahun 2014 (766,4 juta kilogram), hingga prediksi total volume distribusi sampai dengan tahun 2027 (1.982 juta kilogram). <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Dari total jumlah tersebut, kategori cookies&nbsp;dan crackers&nbsp;mendominasi di industri makanan ringan kita, rata-rata lebih dari 75%.&nbsp;Tortilla chips, flips dan pretzels menempati urutan kedua (rata-rata &gt;20%), dan potato chips urutan ketiga (rata-rata &lt;5%). <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Bila tren industri makanan ringan ini dilihat dari prediksi volume konsumsi per kapita, juga memperlihatan kenaikan terus yang pada tahun 2014 di 2,4%, dan pada tahun 2027 menjadi 5,9%.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/uthkg.com\/akademisi\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/07\/screen-shot-2023-07-09-at-6-09-30-pm-64aa9ad64addee7167267492.jpeg?w=715&#038;ssl=1\" alt=\"Berbisnis Frozen Food\" class=\"wp-image-8144\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading has-text-align-left\">Bagaimana dengan tren bisnis makanan frozen food di Indonesia? <\/h4>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Berdasarkan sumber data dari &#8216;Mordor Intelligence&#8217; 5 tahun terakhir juga mengalami kenaikan. Sangat takjub, masa pandemi pun tidak berpengaruh, tetap menunjukkan angka-angka pertumbuhan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Untuk kategori &#8216;frozen fish and meat&#8217; jumlah pendapatan (revenue)&nbsp;pada tahun 2018 saja tercatat 320 juta USD. CAGR diprediksi 2023 ke 2028 sebesar 4,9%. Demikian pula pada industri frozen food dunia yang terus mengalami kenaikan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada tahun 2021 industri frozen dunia tercatat sebesar 252 milyar USD, yang&nbsp; terprediksi dan terproyeksi bertambah terus, pada sumber data ini sampai dengan tahun 2030. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Porsi terbesar penyumbang adalah negara-negara Eropa, selanjutnya Amerika Utara, Asia Pasifik, Amerika Latin, dan Timur Tengah serta Afrika.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Selanjutnya, di balik potensi-potensi dahsyatnya, industri makanan dan khususnya industri frozen food memiliki beberapa tantangan berbisnis&nbsp;tentunya. Seperti; persaingan yang ketat, regulasi dan perizinan, logistik dan distribusi, perubahan selera konsumen, inovasi produk dan pemasaran, kualitas dan keamanan pangan, serta fluktuasi harga bahan baku. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-left wp-block-paragraph\"><strong>Tantangan berbisnis kuliner bagi pemula biasanya<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">a) menarik target konsumen<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">b) kendala finansial <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">c) inovasi menu dan produk<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">d) menciptakan identitas merek<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">e) memberikan pelayanan terhadap konsumen. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-left wp-block-paragraph\"><strong>Sedangkan tantangan saat mengembangkan bisnis kuliner, yaitu<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">a) menemukan target pasar <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">b) keuangan bisnis kurang memadai<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">c) pengelolaan karyawan<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">d) penyediaan menu dan produk<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">e) pelayanan terhadap pelanggan bisni<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">f) menjalankan teknik pemasaran bisnis yang efektif<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">g) menentukan identitas bisnis kuliner.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading has-text-align-left\">Khusus industri frozen food, pada umumnya mengatasi tantangan membangun bisnis ini melalui beberapa tahap yang dilakukan menurut para pelaku bisnis.&nbsp;<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Misalkan; dengan memulai bisnis dari rumah, dan modal secukupnya. Kemudian terus mengembangkan dari hulu ke hilir bisnis ini. Moza Frozen Food merupakan contoh sukses yang justru baru memulai bisnis rumahannya pada awal masa pandemi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Penyediaan lokasi dan infrastruktur yang memadai juga menjadi faktor krusial. Seperti pengadaan mesin pembeku (freezer),&nbsp;plastik kemasan khusus makanan beku, mesin vakum kemasan, alat press kemasan, dan peralatan untuk membuat produk. Seperti: panci, wajan, spatula, kompor gas, blender, chopper, dan lainnya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-left wp-block-paragraph\"><strong>Bila kita rangkum, esensi untuk memulai berbisnis makanan beku ini (frozen food)&nbsp;sebagai berikut<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">a) tentukan dan pelajari produk yang akan dijual<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">b) tentukan target market<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">c) siapkan peralatan yang dibutuhkan<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">d) pikirkan metode pengemasan<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">e) promosikan produk melalui media sosial<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">f) jual produk secara online<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">g) gunakan jasa pengiriman instan<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">h) pelajari ketentuan perizinan pangan olahan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Menurut founder tukangsayur.co (yang sekarang menjadi tukangsayur.id), Chelly Triwibowo. Anggota Koperasi BMB &#8211; Bersatu Maju Bersama, Alumnus Universitas Pancasila. Kiat-kiat sukses dan hal-hal penting untuk para pemula yang mau berbisnis frozen food; <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">a) perbanyak varian produk dan brand<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">b) supply chain dan stockies &#8216;terjaga&#8217;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">c) promosi mulai dari lingkungan terdekat dan bikin metrik pelanggan<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">d) marginnya harus kompetitif<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">e) buka di &nbsp;toko-toko e-commerce<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">f) pasang iklan di lingkungan virtual sekitar kita; bisa di google ads, facebook ads, atau ig ads, dan <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">g) varian fast moving dan slow moving&nbsp;disertai sembako.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading has-text-align-left\">Kemudian, pertanyaan berikutnya yang sering ditanyakan oleh partisipan pelatihan; bagaimana cara mengembangkan usaha makanan ini menjadi sukses? <\/h4>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Selain langkah-langkah wajib yang disyaratkan untuk dilakukan seperti; riset pasar, tujuan dan strategi, kualitas produk, inovasi. Pemasaran yang efektif, pelayanan pelanggan, manajemen keuangan yang baik, tim yang solid, evaluasi dan perbaikan yang terus menerus, serta jaga etika bisnis. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Ada beberapa hal perlu keberanian (gut brain)&nbsp;untuk mau mencoba mengaplikasikan paradigma, pemikiran, dan konsep-konsep manajemen bisnis yang baru. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Seperti pada manajemen modern, tujuan utamanya tidak lagi hanya mencapai tujuan perusahaan secara efektif dan efisien, namun juga harus etis (3E; efektif, efisien, dan etis). <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Berbisnis frozen food yang sukses harus; konsisten, persisten dan penuh komitmen. Agar sukses dan menjadi perusahaan frozen food yang terkemuka, sebagai pengusaha wajib membekali diri dan timnya (atau karyawannya) dengan peningkatan literasi baca serta literasi digital yang kuat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Di negara-negara maju para pemodal atau pengusaha tidak mau lagi menjalankan bisnis yang tidak bisa terprediksi akan bertumbuh terus. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-left wp-block-paragraph\"><strong>Menurut John Assaraf (2020) dengan konsepnya &#8216;the neuroscience of predictable business growth&#8217; ada 3 pilar yang perlu diperhatikan.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pilar pertama; &#8216;pilar pondasi&#8217; yang terdiri dari mindset, skillset, dan actionset. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Lalu pilar kedua; &#8216;pilar implementasi&#8217; yang terdiri dari lead generation, lead conversion, dan lead nurture. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Dan pilar ketiga; &#8216;pilar optimisasi&#8217; yang terdiri dari metrics&nbsp;dan KPIs,&nbsp;profit maximizers, serta accelaration&nbsp;dan scale.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading has-text-align-left\">Alessandro Lanteri (2021) mengingatkan ada 6 strategic drivers agar sukses berbisnis di Industri Revolusi 4.0, Society 5.0, di dunia yang VUCA ini. <\/h4>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Collaborative intelligence, learning systems, exponential technologies, value facilitation,&nbsp;dan ethical championship. Yang terkenal strateginya dengan singkatan CLEVER.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Para pengusaha dan pebisnis dapat membesarkan bisnis dengan menerapkan&nbsp;knowledge ambidexterity management. Mengeksplor dan mengeksploitasi ilmu pengetahuan manajemen strategik&nbsp;(strategic management).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada sisi input bisa melakukan analisis bisnis dengan berbagai analysis tools&nbsp;yang pernah ada. Seperti analisis; SWOT, Five Forces, VUCA, TUNA, D-VUCAD, BANI&nbsp;dan masih banyak lagi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada sisi proses dapat menerapkan prinsip&nbsp;&#8216;economic of scope&#8217; dan&nbsp;&#8216;economic of scale&#8217; yang mengeksplor dan mengeksploitasi resoucers, capabilities dan core competence bisnis perusahaan yang kita sedang jalankan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Sumber daya (resources)&nbsp;yang dimaksud di sini; berwujud (tangible) dan tak berwujud&nbsp;(intangible),&nbsp;serta internal dan eksternal perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pada sisi proses ini juga pola pikir yang mengekstrak aktivitas-aktivitas functional dan 3 corporate levels busines mindset. Serta tidak hanya menerapkan strategic competitiveness yang cenderung mulai ditinggalkan. Melainkan banyak juga melakukan upaya-upaya strategic collaborations.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Open innovation in value chain,&nbsp;yang mengeksplor dan mengeksploitasi Michael&#8217;s Porter business value chain.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Sedangkan pada sisi output, agar bisnis terus berkembang dan bertumbuh (sustainable growth), pemilik perusahaan sebaiknya tidak hanya berorientasi kepada revenue&nbsp;dan&nbsp;profit saja, tapi juga mengembangkan nilai-nilai perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Di jaman sekarang tidak hanya market share&nbsp;yang terpenting, namun juga mind share. Bukan hanya numbers kuantitatif, tapi juga values&nbsp;yang kualitiatif. (BIS)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artikel ini telah tayang di <a href=\"http:\/\/Kompasiana\">Kompasiana<\/a>, 9 Juli 2023.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading has-text-align-justify\">Berbisnis Frozen Food<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Desain website oleh Cahaya <a href=\"https:\/\/wp.me\/pdV0cK-4qi\">TechDev \u2013 <\/a><a href=\"http:\/\/klubcahaya.com\">Klub Cahaya<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>mengapa tidak? Karena indikator yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pesat melalui bisnis ini.<\/p>\n","protected":false},"author":10021,"featured_media":18401,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1897,95,650,1901,355,969],"tags":[],"class_list":["post-18400","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel-dan-bisnis","category-ekonomi-keuangan","category-gaya-hidup","category-karya-dan-keahlian","category-kesehatan","category-pendidikan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Berbisnis Frozen Food - Cahaya Journal<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berbisnis Frozen Food, mengapa tidak? Karena indikator yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pesat melalui bisnis ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/berbisnis-frozen-food\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Berbisnis Frozen Food - Cahaya Journal\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berbisnis Frozen Food, mengapa tidak? Karena indikator yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pesat melalui bisnis ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/berbisnis-frozen-food\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Cahaya Journal\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/web.facebook.com\/klubcahaya.cci\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-19T00:46:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-07-19T00:46:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2023\/07\/frozen-food.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nunik Cho\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@CahayaKlub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CahayaKlub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nunik Cho\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"12 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/berbisnis-frozen-food\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/berbisnis-frozen-food\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Nunik Cho\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e1348e84787f08f47dd6e1b75722587d\"},\"headline\":\"Berbisnis Frozen Food\",\"datePublished\":\"2023-07-19T00:46:33+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-19T00:46:45+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/berbisnis-frozen-food\\\/\"},\"wordCount\":1981,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/berbisnis-frozen-food\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2023\\\/07\\\/frozen-food.jpg?fit=1280%2C960&ssl=1\",\"articleSection\":[\"Artikel Dan Bisnis\",\"Ekonomi &amp; Keuangan\",\"Gaya Hidup\",\"Karya dan Keahlian\",\"Kesehatan\",\"Pendidikan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/berbisnis-frozen-food\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/berbisnis-frozen-food\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/berbisnis-frozen-food\\\/\",\"name\":\"Berbisnis Frozen Food - Cahaya Journal\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/berbisnis-frozen-food\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/berbisnis-frozen-food\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2023\\\/07\\\/frozen-food.jpg?fit=1280%2C960&ssl=1\",\"datePublished\":\"2023-07-19T00:46:33+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-19T00:46:45+00:00\",\"description\":\"Berbisnis Frozen Food, mengapa tidak? Karena indikator yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pesat melalui bisnis ini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/berbisnis-frozen-food\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/berbisnis-frozen-food\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/berbisnis-frozen-food\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2023\\\/07\\\/frozen-food.jpg?fit=1280%2C960&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2023\\\/07\\\/frozen-food.jpg?fit=1280%2C960&ssl=1\",\"width\":1280,\"height\":960,\"caption\":\"Berbisnis Frozen Food\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/berbisnis-frozen-food\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Berbisnis Frozen Food\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/\",\"name\":\"Cahaya Journal\",\"description\":\"Biar Karya Bicara\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#organization\",\"name\":\"PT. Cemerlang Cahaya Internasional\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2022\\\/09\\\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2022\\\/09\\\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1\",\"width\":1000,\"height\":1000,\"caption\":\"PT. Cemerlang Cahaya Internasional\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/web.facebook.com\\\/klubcahaya.cci\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CahayaKlub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/klub.cahaya_ptcci\\\/\",\"https:\\\/\\\/id.pinterest.com\\\/infoptcci\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCkiaevo2B9DetW6kuT-Zl9A\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e1348e84787f08f47dd6e1b75722587d\",\"name\":\"Nunik Cho\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/peepso-7\\\/users\\\/10021\\\/a2d4affb31-avatar-full.jpg\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/peepso-7\\\/users\\\/10021\\\/a2d4affb31-avatar-full.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/peepso-7\\\/users\\\/10021\\\/a2d4affb31-avatar-full.jpg\",\"caption\":\"Nunik Cho\"},\"description\":\"I'm nothing, but everything\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/Klubcahaya.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/user-profile-page\\\/?nunik-cho\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Berbisnis Frozen Food - Cahaya Journal","description":"Berbisnis Frozen Food, mengapa tidak? Karena indikator yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pesat melalui bisnis ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/berbisnis-frozen-food\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Berbisnis Frozen Food - Cahaya Journal","og_description":"Berbisnis Frozen Food, mengapa tidak? Karena indikator yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pesat melalui bisnis ini.","og_url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/berbisnis-frozen-food\/","og_site_name":"Cahaya Journal","article_publisher":"https:\/\/web.facebook.com\/klubcahaya.cci","article_published_time":"2023-07-19T00:46:33+00:00","article_modified_time":"2023-07-19T00:46:45+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":960,"url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2023\/07\/frozen-food.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nunik Cho","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@CahayaKlub","twitter_site":"@CahayaKlub","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nunik Cho","Estimasi waktu membaca":"12 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/berbisnis-frozen-food\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/berbisnis-frozen-food\/"},"author":{"name":"Nunik Cho","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/person\/e1348e84787f08f47dd6e1b75722587d"},"headline":"Berbisnis Frozen Food","datePublished":"2023-07-19T00:46:33+00:00","dateModified":"2023-07-19T00:46:45+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/berbisnis-frozen-food\/"},"wordCount":1981,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/berbisnis-frozen-food\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2023\/07\/frozen-food.jpg?fit=1280%2C960&ssl=1","articleSection":["Artikel Dan Bisnis","Ekonomi &amp; Keuangan","Gaya Hidup","Karya dan Keahlian","Kesehatan","Pendidikan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/berbisnis-frozen-food\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/berbisnis-frozen-food\/","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/berbisnis-frozen-food\/","name":"Berbisnis Frozen Food - Cahaya Journal","isPartOf":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/berbisnis-frozen-food\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/berbisnis-frozen-food\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2023\/07\/frozen-food.jpg?fit=1280%2C960&ssl=1","datePublished":"2023-07-19T00:46:33+00:00","dateModified":"2023-07-19T00:46:45+00:00","description":"Berbisnis Frozen Food, mengapa tidak? Karena indikator yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pesat melalui bisnis ini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/berbisnis-frozen-food\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/berbisnis-frozen-food\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/berbisnis-frozen-food\/#primaryimage","url":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2023\/07\/frozen-food.jpg?fit=1280%2C960&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2023\/07\/frozen-food.jpg?fit=1280%2C960&ssl=1","width":1280,"height":960,"caption":"Berbisnis Frozen Food"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/berbisnis-frozen-food\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Berbisnis Frozen Food"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#website","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/","name":"Cahaya Journal","description":"Biar Karya Bicara","publisher":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#organization","name":"PT. Cemerlang Cahaya Internasional","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/09\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/09\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1","width":1000,"height":1000,"caption":"PT. Cemerlang Cahaya Internasional"},"image":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/web.facebook.com\/klubcahaya.cci","https:\/\/x.com\/CahayaKlub","https:\/\/www.instagram.com\/klub.cahaya_ptcci\/","https:\/\/id.pinterest.com\/infoptcci\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCkiaevo2B9DetW6kuT-Zl9A"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/person\/e1348e84787f08f47dd6e1b75722587d","name":"Nunik Cho","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/peepso-7\/users\/10021\/a2d4affb31-avatar-full.jpg","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/peepso-7\/users\/10021\/a2d4affb31-avatar-full.jpg","contentUrl":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/peepso-7\/users\/10021\/a2d4affb31-avatar-full.jpg","caption":"Nunik Cho"},"description":"I'm nothing, but everything","sameAs":["http:\/\/Klubcahaya.com"],"url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/user-profile-page\/?nunik-cho\/"}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2023\/07\/frozen-food.jpg?fit=1280%2C960&ssl=1","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pdV0cK-4MM","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18400","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10021"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18400"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18400\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18401"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18400"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18400"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18400"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}