{"id":2117,"date":"2022-08-08T20:28:15","date_gmt":"2022-08-08T13:28:15","guid":{"rendered":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/?p=2117"},"modified":"2023-01-07T20:23:04","modified_gmt":"2023-01-07T13:23:04","slug":"mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\/","title":{"rendered":"Mental Kere Penyebab Subsidi Energi Dinikmati Orang Kaya, Benarkah?"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-text-align-center has-white-color has-text-color has-background wp-block-paragraph\" style=\"background-color:#ff0000;font-size:18px\"><strong>Mental Kere Penyebab Subsidi Energi Dinikmati Orang Kaya, Benarkah?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">\u201cDengan subsidi mencapai Rp520 triliun, justru akhirnya yang banyak menikmati adalah kelompok yang kaya.\u201d Pernyataan itu Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati ungkapkan saat rapat dengan Banggar DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30\/6\/2022). <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Sri Mulyani secara terang-terangan sebut subsidi pemerintah via bahan bakar minyak, listrik dan LPG 3 kilogram masih menjadi nikmat bagi orang kaya. Hal itu tidak lepas dari metode subsidi Indonesia yang masih terbuka. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">\u201cItu kemungkinan besar bahwa yang menikmati [subsidi energi] kelompok yang mampu lebih banyak, itu memang terjadi,\u201d kata Sri Mulyani.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img data-recalc-dims=\"1\" fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" data-attachment-id=\"2119\" data-permalink=\"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\/image-1\/\" data-orig-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/image-1.png?fit=700%2C394&amp;ssl=1\" data-orig-size=\"700,394\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}\" data-image-title=\"image-1\" data-image-description=\"\" data-image-caption=\"\" data-large-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/image-1.png?fit=700%2C394&amp;ssl=1\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/image-1.png?resize=667%2C376&#038;ssl=1\" alt=\"Mental Kere Penyebab Subsidi Energi Dinikmati Orang Kaya, Benarkah?\" class=\"wp-image-2119\" width=\"667\" height=\"376\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/image-1.png?w=700&amp;ssl=1 700w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/image-1.png?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/image-1.png?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w\" sizes=\"(max-width: 667px) 100vw, 667px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pendapat Presiden<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Presiden Joko Widodo sebelumnya juga mengeluhkan soal subsidi energi yang tinggi. Saat Rakernas II PDIP di Leteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (21\/6\/2022), Jokowi sempat menyinggung soal krisis keuangan, energi dan pangan akibat pandemi COVID hingga dampak perang Ukraina-Rusia. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Jokowi mengaku, tidak sedikit negara mengalami kesulitan akibat tidak memiliki cadangan devisa yang memadai. Negara-negara sulit karena harus impor pangan dan energi di tengah kelangkaan pangan dan energi. Di sisi lain, negara-negara terjebak utang pinjaman tinggi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Di salah satu poin pidato, Jokowi bercerita soal harga BBM di Indonesia yang tetap di angka Rp7.650 per liter untuk pertalite dan BBM jenis pertamax Rp12.500 per liter. Harga ini ia komparasikan dengan negara lain seperti Singapura dan Jerman (Rp31.000 per liter) atau Thailand (Rp20.000). <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Mantan Wali Kota Solo itu menuturkan bahwa pemerintah memutuskan untuk memberikan subsidi agar harga BBM tidak berubah. Ia mengaku, nominal subsidi BBM sudah tembus Rp502 triliun demi menjaga harga tetap stabil. Jokowi berseloroh biaya subsidi sudah setara biaya pembangunan ibu kota baru. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">\u201cBesar sekali (subsidi yang pemerintah berikan) bisa terpakai untuk membangun ibu kota satu. Karena angkanya sudah 502 triliun rupiah. Ini semua kita harus ngerti,\u201d kata Jokowi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pertamina sebagai perusahaan pelat merah yang selama ini menerima penugasan BBM bersubsidi juga sebut bila subsidi energi di Indonesia tidak tepat sasaran. Mereka mengklaim mayoritas subsidi energi justru orang kaya yang menikmati.  <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mental kere masyarakat mampu<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">\u201c60 persen masyarakat mampu atau yang masuk dalam golongan kaya ini mengonsumsi hampir 80 persen dari total konsumsi BBM bersubsidi,\u201d kata Irto Ginting, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga saat Press Conference di Graha Pertamina Jakarta, Jumat (1\/7\/2022). <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pertamina, kata Irto, berupaya agar subsidi tepat sasaran. Ia menyinggung upaya menciptakan mekanisme penyaluran BBM subsidi tersebut adalah aturan pelaksana dari Peraturan Presiden No 191 Tahun 2014 serta Surat Keputusan (SK) Kepala BPH Migas No 04\/P3JBT\/BPH Migas\/KOM\/2020. Regulasi tersebut jelas menetapkan segmentasi pengguna, kuota mengenai penyaluran BBM subsidi, namun di lapangan masih tidak tepat sasaran. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">\u201cOleh karena itu, Pertamina Patra Niaga sebagai pelaksana penugasan berinisiatif mengembangkan mekanisme baru untuk memastikan penyaluran di lapangan tepat sasaran,\u201d kata Irto.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-small-font-size wp-block-paragraph\">Mental Kere Penyebab Subsidi Energi Dinikmati Orang Kaya, Benarkah?<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengapa Tak Tepat Sasaran? <\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pemerhati isu energi dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM Yogyakarta, Fahmy Radhi tidak memungkiri bahwa salah satu faktor dominan subsidi tidak tepat sasaran akibat perilaku masyarakat yang lebih memilih untuk membeli energi subsidi. Hal itu tidak terlepas dari harga yang berbeda jauh antara komoditas energi subsidi dengan harga pasar sesuai kekonomian. Misal BBM jenis pertalite atau LPG 3 kg. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">\u201cSebagian masyarat price elasticity tinggi, artinya keputusan membeli BBM berdasarkan pada murahnya harga,\u201d kata Fahmy saat dihubungi reporter Tirto, Jumat (1\/7\/2022). <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Fahmy menjelaskan saat ini harga minyak dunia meroket hingga 105 dolar AS per barel melebihi batas ICP yang pemerintah tetapkan sebesar 63 dolar AS per barel. Selisih angka membuat pemerintah memberikan subsidi energi yang memberatkan APBN. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Sebagian besar salah sasaran<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">\u201cMasalahnya, sebagian besar subsidi salah sasaran, sehingga pemerintah perlu membatasi [keriteria yang bisa beli] pertalite, solar dan LPG 3 kg,\u201d kata Fahmy. Sebab, kata Fahmy, selama ini orang yang tidak berhak pun membeli barang yang sudah subsidi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">\u201cPublik pemilik mobil, yang tidak berhak [akhirnya] menerima [BBM] subsidi,\u201d kata mantan anggota Tim Reformasi Tata Kelola Migas tersebut. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Fahmy menilai, tujuan pembelian BBM subsidi lewat aplikasi MyPertamina oleh pemerintah berupaya mencegah konsumen yang tidak berhak tersebut. Masyarakat yang tidak berhak menerima subsidi energi agar bermigrasi ke BBM non-subsidi seperti pertamax. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Akan tetapi, Fahmy pesimistis kebijakan penerapan aplikasi MyPertamina akan mendukung kebijakan pembatasan pembelian pertalite dan solar. Sebab, kata dia, tidak semua konsumen punya alat untuk akses aplikasi. Selain itu, tidak semua SPBU punya akses internet untuk mengakses aplikasi MyPertamina. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">\u201cDengan potensi masalah tersebut, pembatasan pertalite via MyPertamina sebaiknya batal,\u201d kata Fahmy menambahkan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Fahmy pun menyarankan agar pemerintah lebih baik mendorong publik untuk menggunakan pertamax daripada menggunakan aplikasi. \u201c[Masyarakat yang mampu] dipaksa untuk migrasi ke pertamax melalui pembatasan pertalite,\u201d kata Fahmy. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Data Pemerintah Lemah <\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira menilai, pemerintah tidak punya data spesifik sehingga menerapkan kebijakan beli BBM subsidi melalui aplikasi MyPertamina. Ia justru ragu pemerintah punya data konkret pemberian subsidi tepat sasaran karena kebijakan pendataan lewat aplikasi MyPertamina. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">\u201cKalau selama ini pemerintah punya data orang kaya yang memakai subsidi energi, kenapa masyarakat harus daftar MyPertamina? Itu artinya pemerintah sebenarnya tidak punya data yang valid. Kalau baru mereka data, ya artinya belum punya data, kan,\u201d kata Bhima kepada reporter Tirto. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Bhima juga menilai janggal pandangan pemerintah yang tidak membuat subsidi tepat sasaran ketika disparitas harga BBM subsidi dan non-subsidi belum tinggi di masa lalu. Ia mempertanyakan mengapa pemerintah baru heboh soal subsidi setelah disparitas harga BBM subsidi dan non-subsidi sangat jauh. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Ia lantas menyoalkan apakah 115 juta kelas menengah Indonesia dan 60 juta UMKM tidak butuh subsidi dan tergolong kaya? Pemerintah, kata Bhima, seharusnya memberi subsidi, tetapi malah ingin mencari upaya lain. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">\u201cIni, kan, pemerintah sedang surplus APBN, tapi uangnya pelit untuk masuk ke subsidi energi, maunya masuk ke proyek infrastruktur biar cepat selesai jelang Pemilu 2024. Masyarakat bisa membaca motif itu,\u201d kata Bhima. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Angka subsidi akan terus melonjak naik<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Bhima pesimistis bahwa angka subsidi terus melonjak akibat masyarakat yang pakai mobil mewah mengisi BBM subsidi atau masyarakat kaya menikmati subsidi LPG 3 kg atau gas melon. Ia memberikan ilustrasi kasus pertalite untuk mobil mewah. Bhima sebut, masyarakat tentu memperhatikan soal kenyamanan berkendara. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">\u201cKalau kita tanyakan balik, berapa banyak data orang kaya yang pakai pertalite? Pasti tidak bisa jawab karena enggak ada datanya,\u201d kata Bhima. Bhima menambahkan, \u201cSebenarnya mitos-mitos itu mereka ciptakan agar penghematan subsidi tercapai, tapi sisa anggaran teralihkan ke proyek yang tidak berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.\u201d Ia pun menyarankan agar pemerintah lebih baik menambahkan anggaran subsidi energi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Ketika harga minyak turun dan harga BBM non-subsidi tidak memiliki perbedaan harga yang jauh, maka pemerintah baru menyesuaikan besaran subsidi. Pemerintah lebih baik melepas proyek infrastruktur dan berhemat sebagai solusi agar APBN tidak terjepit. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">\u201cKarena sekarang ada ancaman resesi, inflasi pangan naik, bisa terjadi beban ganda ke konsumsi rumah tangga secara luas. Setop dulu proyek mercusuar dan penghematan dari insentif pajak yang tidak tepat sasaran,\u201d kata Bhima. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mental Kere : Subsidi Tak Tepat Sasaran Basisnya Harus Data <\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Peneliti kebijakan publik dari Institute for Development of Policy and Local Partnership (IDP-LP), Riko Noviantoro menegaskan, pemerintah tidak boleh menghilangkan subsidi. Ia mengingatkan bahwa esensi subsidi adalah bukti negara peduli pada rakyat dalam berbagai sektor. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Namun masalah subsidi tidak sekadar pemerintah berikan, tapi juga bagaimana tepat sasaran dan tepat guna. Kunci tepat sasaran ada pada pengelolaan data, sementara Indonesia tidak pernah punya data yang akurat dan terpercaya dalam melakukan kebijakan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">\u201cData itu dari dulu, Indonesia sejak lahir ini persoalan memang [data]. Kita gak punya data yang bisa kita percaya, pegang secara erat dan baik. Nah itu enggak heran kemudian tudingan-tudingan bahwa subsidi tidak tepat sasaran itu selalu muncul,\u201d kata Riko kepada Tirto, Jumat, 1 Juli 2022. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">\u201cJadi pemerintah ayuk gunakan data yang akurat. Kalau untuk minyak, untuk bahan bakar tentu basis pertama adalah jenis kendaraan. Yang kedua lokasi kendaraan itu berada,\u201d kata Riko. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Akan tetapi, Riko melihat ada tantangan pendataan yang tepat di masyarakat, terutama perkotaan. Ia beralasan, masyarakat perkotaan bisa cepat berganti kendaraan, misalnya membeli motor varian A ke motor varian B. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Masalah lainnya<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Di sisi lain, masalah yang kerap terlupakan sehingga subsidi menjadi besar adalah kebocoran data. Riko menilai, Pertamina masih belum jujur karena masih ada aktor-aktor sektor energi yang juga mengakali subsidi. Sebagai contoh, masih ada kasus pengoplosan minyak subsidi dengan non-subsidi di masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">\u201cSubsidi itu amanat negara bahwa rakyat harus kita bantu. Bahwa subsidi harus tepat sasaran, basisnya harus data, berapa konsumisnya, jumlah kendaraan itu di mana, distribusi ke mana, itu kelihatan, tapi yang ketiga ada aktor di belakang itu adalah kebocoran-kebocoran minyak itu,\u201d tutur Riko. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Riko menambahkan, \u201cBisa enggak? Mau enggak Pertamina kita kontrol lebih jauh tentang distribusi minyak itu? Belum tentu mau. Mereka selalu mengkoreksi keluar, tapi gagal mengoreksi ke dalam.\u201d <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Lalu, apakah angka subsidi tinggi terjadi karena ada orang-orang kaya yang membeli barang subsidi? Riko tidak memungkiri fenomena tersebut. Akan tetapi, ia pesimistis orang yang benar-benar kaya akan menikmati barang subsidi. Dalam kasus bahan bakar, ia yakin pengguna BBM subsidi memang orang yang mencari nafkah dengan kendaraan yang mereka punya seperti driver online. \u201c<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Jadi kalau kemudian menyalahkan mobil bahwa rakyat semena-mena menggunakan subsidi, itu bisa kalau misalnya pemerintah mau memperoleh data baru, pemerintah bisa menuding itu. Aku lebih senang menyatakan Pertamina yang gagal melakukan kontrol terhadap minyak. Jadi jangan salahkan rakyatnya. Coba pakai data,\u201d kata Riko. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Riko memahami penggunaan aplikasi MyPertamina sebagai upaya mengurangi subsidi. Akan tetapi, ia melihat kebijakan tersebut sebagai upaya menggambarkan konsumsi BBM bersubsidi di wilayah tertentu. Data di MyPertamina sebagai basis data untuk kebijakan yang lebih baik. Oleh karena itu, ia menegaskan subsidi tidak boleh mereka cabut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artikel ini telah terbit di : <a href=\"https:\/\/tirto.id\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah-gtC3\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">tirto.id<\/a>, dengan judul &#8220;Mental Kere Penyebab Subsidi Energi Dinikmati Orang Kaya, Benarkah?&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kembali ke beranda <em><a href=\"https:\/\/klubcahaya.com\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-pale-cyan-blue-color\">Klub Cahaya<\/mark><\/a><\/em>, atau kunjungi toko kami <a href=\"https:\/\/klubcahaya.com\/shop-2\/\"><em><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-pale-cyan-blue-color\">Klubshop<\/mark><\/em><\/a> untuk berbagai penawaran menarik!<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-small-font-size wp-block-heading\">Mental Kere Penyebab Subsidi Energi Dinikmati Orang Kaya, Benarkah?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Desain website oleh <a href=\"https:\/\/klubcahaya.tech\/\">Cahaya TechDev<\/a> \u2013 <a href=\"https:\/\/klubcahaya.com\/\">Klub Cahaya<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mental Kere Penyebab Subsidi Energi Dinikmati Orang Kaya, Benarkah? \u201cDengan subsidi mencapai Rp520 triliun, justru akhirnya yang banyak menikmati adalah kelompok yang kaya.\u201d Pernyataan<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":62,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[89,95,845],"tags":[94,91,96,93],"class_list":["post-2117","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-dalam-negeri","category-ekonomi-keuangan","category-what-stupid-with-that","tag-bahan-bakar","tag-ekonomi","tag-mental","tag-subsidi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mental Kere Penyebab Subsidi Energi Dinikmati Orang Kaya, Benarkah? - Cahaya Journal<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mental Kere Penyebab Subsidi Energi Dinikmati Orang Kaya, Benarkah? \u201cDengan subsidi mencapai Rp520 triliun, justru akhirnya yang banyak men...\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mental Kere Penyebab Subsidi Energi Dinikmati Orang Kaya, Benarkah? - Cahaya Journal\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mental Kere Penyebab Subsidi Energi Dinikmati Orang Kaya, Benarkah? \u201cDengan subsidi mencapai Rp520 triliun, justru akhirnya yang banyak men...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Cahaya Journal\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/web.facebook.com\/klubcahaya.cci\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-08-08T13:28:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-01-07T13:23:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2015\/07\/audi-801388_1280.jpg?fit=1280%2C719&ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"719\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Evitaaa\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@CahayaKlub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CahayaKlub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Evitaaa \" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Evitaaa\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8102955ab4f225d4e6814aa2f2b3e506\"},\"headline\":\"Mental Kere Penyebab Subsidi Energi Dinikmati Orang Kaya, Benarkah?\",\"datePublished\":\"2022-08-08T13:28:15+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-07T13:23:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\\\/\"},\"wordCount\":1578,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2015\\\/07\\\/audi-801388_1280.jpg?fit=1280%2C719&ssl=1\",\"keywords\":[\"Bahan Bakar\",\"Ekonomi\",\"Mental\",\"Subsidi\"],\"articleSection\":[\"Dalam Negeri\",\"Ekonomi &amp; Keuangan\",\"What Stupid With That?\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\\\/\",\"name\":\"Mental Kere Penyebab Subsidi Energi Dinikmati Orang Kaya, Benarkah? - Cahaya Journal\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2015\\\/07\\\/audi-801388_1280.jpg?fit=1280%2C719&ssl=1\",\"datePublished\":\"2022-08-08T13:28:15+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-07T13:23:04+00:00\",\"description\":\"Mental Kere Penyebab Subsidi Energi Dinikmati Orang Kaya, Benarkah? \u201cDengan subsidi mencapai Rp520 triliun, justru akhirnya yang banyak men...\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2015\\\/07\\\/audi-801388_1280.jpg?fit=1280%2C719&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2015\\\/07\\\/audi-801388_1280.jpg?fit=1280%2C719&ssl=1\",\"width\":1280,\"height\":719,\"caption\":\"Keuntungan Formula E Hanya Rp6 M, Sisa Utang Rp19 M Mental Kere Penyebab Subsidi Energi Dinikmati Orang Kaya, Benarkah?\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mental Kere Penyebab Subsidi Energi Dinikmati Orang Kaya, Benarkah?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/\",\"name\":\"Cahaya Journal\",\"description\":\"Biar Karya Bicara\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#organization\",\"name\":\"PT. Cemerlang Cahaya Internasional\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2022\\\/09\\\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2022\\\/09\\\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1\",\"width\":1000,\"height\":1000,\"caption\":\"PT. Cemerlang Cahaya Internasional\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/web.facebook.com\\\/klubcahaya.cci\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CahayaKlub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/klub.cahaya_ptcci\\\/\",\"https:\\\/\\\/id.pinterest.com\\\/infoptcci\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCkiaevo2B9DetW6kuT-Zl9A\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8102955ab4f225d4e6814aa2f2b3e506\",\"name\":\"Evitaaa\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/plugins\\\/peepso-core\\\/assets\\\/images\\\/avatar\\\/user-neutral.png\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/plugins\\\/peepso-core\\\/assets\\\/images\\\/avatar\\\/user-neutral.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/plugins\\\/peepso-core\\\/assets\\\/images\\\/avatar\\\/user-neutral.png\",\"caption\":\"Evitaaa\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/user-profile-page\\\/?085753721257\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mental Kere Penyebab Subsidi Energi Dinikmati Orang Kaya, Benarkah? - Cahaya Journal","description":"Mental Kere Penyebab Subsidi Energi Dinikmati Orang Kaya, Benarkah? \u201cDengan subsidi mencapai Rp520 triliun, justru akhirnya yang banyak men...","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mental Kere Penyebab Subsidi Energi Dinikmati Orang Kaya, Benarkah? - Cahaya Journal","og_description":"Mental Kere Penyebab Subsidi Energi Dinikmati Orang Kaya, Benarkah? \u201cDengan subsidi mencapai Rp520 triliun, justru akhirnya yang banyak men...","og_url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\/","og_site_name":"Cahaya Journal","article_publisher":"https:\/\/web.facebook.com\/klubcahaya.cci","article_published_time":"2022-08-08T13:28:15+00:00","article_modified_time":"2023-01-07T13:23:04+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":719,"url":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2015\/07\/audi-801388_1280.jpg?fit=1280%2C719&ssl=1","type":"image\/jpeg"}],"author":"Evitaaa","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@CahayaKlub","twitter_site":"@CahayaKlub","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Evitaaa ","Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\/"},"author":{"name":"Evitaaa","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/person\/8102955ab4f225d4e6814aa2f2b3e506"},"headline":"Mental Kere Penyebab Subsidi Energi Dinikmati Orang Kaya, Benarkah?","datePublished":"2022-08-08T13:28:15+00:00","dateModified":"2023-01-07T13:23:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\/"},"wordCount":1578,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2015\/07\/audi-801388_1280.jpg?fit=1280%2C719&ssl=1","keywords":["Bahan Bakar","Ekonomi","Mental","Subsidi"],"articleSection":["Dalam Negeri","Ekonomi &amp; Keuangan","What Stupid With That?"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\/","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\/","name":"Mental Kere Penyebab Subsidi Energi Dinikmati Orang Kaya, Benarkah? - Cahaya Journal","isPartOf":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2015\/07\/audi-801388_1280.jpg?fit=1280%2C719&ssl=1","datePublished":"2022-08-08T13:28:15+00:00","dateModified":"2023-01-07T13:23:04+00:00","description":"Mental Kere Penyebab Subsidi Energi Dinikmati Orang Kaya, Benarkah? \u201cDengan subsidi mencapai Rp520 triliun, justru akhirnya yang banyak men...","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\/#primaryimage","url":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2015\/07\/audi-801388_1280.jpg?fit=1280%2C719&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2015\/07\/audi-801388_1280.jpg?fit=1280%2C719&ssl=1","width":1280,"height":719,"caption":"Keuntungan Formula E Hanya Rp6 M, Sisa Utang Rp19 M Mental Kere Penyebab Subsidi Energi Dinikmati Orang Kaya, Benarkah?"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/mental-kere-penyebab-subsidi-energi-dinikmati-orang-kaya-benarkah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mental Kere Penyebab Subsidi Energi Dinikmati Orang Kaya, Benarkah?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#website","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/","name":"Cahaya Journal","description":"Biar Karya Bicara","publisher":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#organization","name":"PT. Cemerlang Cahaya Internasional","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/09\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/09\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1","width":1000,"height":1000,"caption":"PT. Cemerlang Cahaya Internasional"},"image":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/web.facebook.com\/klubcahaya.cci","https:\/\/x.com\/CahayaKlub","https:\/\/www.instagram.com\/klub.cahaya_ptcci\/","https:\/\/id.pinterest.com\/infoptcci\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCkiaevo2B9DetW6kuT-Zl9A"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/person\/8102955ab4f225d4e6814aa2f2b3e506","name":"Evitaaa","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/plugins\/peepso-core\/assets\/images\/avatar\/user-neutral.png","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/plugins\/peepso-core\/assets\/images\/avatar\/user-neutral.png","contentUrl":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/plugins\/peepso-core\/assets\/images\/avatar\/user-neutral.png","caption":"Evitaaa"},"url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/user-profile-page\/?085753721257\/"}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2015\/07\/audi-801388_1280.jpg?fit=1280%2C719&ssl=1","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pdV0cK-y9","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2117","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2117"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2117\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/media\/62"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2117"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2117"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2117"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}