{"id":4675,"date":"2022-07-21T10:27:02","date_gmt":"2022-07-21T03:27:02","guid":{"rendered":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/?p=4675"},"modified":"2022-12-13T01:03:33","modified_gmt":"2022-12-12T18:03:33","slug":"kebodohan-satwa-oleh-manusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\/","title":{"rendered":"Kebodohan Satwa Oleh Manusia"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Sahabat Klub Cahaya! Saya ingin menulis juga sesekali di sela kesibukan yang tidak penting ini. Kali ini saya memberi judul Kebodohan Satwa Oleh Manusia. Ya, ini perenungan saya selama beberapa waktu belakangan ini. Saya senang dengan tema tidak populer, tujuannya menghindari pembodohan populisme yang berbahaya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Di Facebook saya sudah jarang aktif karena algoritma mereka buat semakin mengekang kebebasan berbicara. Padahal itu pun saya mengisi post lebih banyak dengan candaan receh saja. Di WhatsApp juga rasanya menjadi semakin jenuh. Dengan banyak grup tema berbeda-beda, isinya sama saja; membagi berita mainstream dengan bahasan itu-itu juga. Bahasan politik yang malah memviralkan banyak hal tidak mendidik. Partai politik di Indonesia memang membuat rakyat semakin bodoh, sepertinya di seluruh dunia juga sama saja. Dan kebanyakan orang malah ikut jadi penggembira membuat mereka menjadi semakin tersohor dengan kejahatannya. Itu pendapat saya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Saya putuskan membuat kolom tulisan sendiri di aplikasi buatan sendiri. Saya rasa lebih merdeka. Bagi pembaca yang ingin menuangkan ide dan pemikiran dalam bentuk tulisan, jengah dan jenuh dengan pembagian berita mainstream, bisa menuangkan di halaman klik <strong><a href=\"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/aktivitas\">Di Sini<\/a><\/strong>. Saya coba beri nama kategori tulisan ini sebagai Goresan Digital. Semoga bisa berkenan bagi para pembaca.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kita kembali ke judul; Kebodohan Satwa Oleh Manusia!<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img data-recalc-dims=\"1\" fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"360\" data-attachment-id=\"3140\" data-permalink=\"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/kumpulan-nama-anak-hewan-dalam-bahasa-jawa-unik-dan-menarik\/image-10\/\" data-orig-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/image-10.png?fit=640%2C360&amp;ssl=1\" data-orig-size=\"640,360\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}\" data-image-title=\"image-10\" data-image-description=\"\" data-image-caption=\"\" data-large-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/image-10.png?fit=640%2C360&amp;ssl=1\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/image-10.png?resize=640%2C360&#038;ssl=1\" alt=\"Kebodohan Satwa Oleh Manusia\" class=\"wp-image-3140\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/image-10.png?w=640&amp;ssl=1 640w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/image-10.png?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/image-10.png?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption>Bukti bahwa satwa punya welas asih dan berpikir.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Saya sedikit kilas balik dulu sedikit. Sejak kami sekeluarga pindah ke Jawa, anak-anak ingin memelihara kucing. Saya keberatan awalnya, khawatir dengan kotoran yang timbul oleh kucing. Saya tidak benci binatang, bahkan ketika saya masih kecil juga memelihara banyak satwa atau binatang. Ayam, kucing, anjing, ikan, kura-kura, semua saja yang saya bisa pelihara dan tidak berbahaya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Tapi setelah beberapa waktu, saya pikir tidak ada salahnya anak-anak memelihara kucing. Tentu dengan perjanjian mereka mengerjakan semua, termasuk membersihkan kotoran piaraan itu. Bagi saya itu bagian dari pengajaran dan pendidikan kepribadian mereka. Kami memelihara beberapa ekor kucing. Dan pada perjalanan ke ujung Barat Sumatera yaitu Aceh, mulai dari ujung Timur Pulau Jawa, kami membawa 2 ekor kucing kami yang masih anakan. Kami takut mereka mati karena tidak bisa mencari makan sendiri karena terbiasa kami beri makan. Ya, 2 ekor kucing ikut dalam perjalanan berbulan-bulan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Kami memelihara 1 ekor induk kucing bersama 2 ekor anaknya, 2 ekor pejantannya telah pergi entah alasannya. Lalu kami menambah peliharaan 2 ekor anjing. Satu berusia sekitar 8 bulan sekarang, satunya baru kami adopsi berusia sebulan lebih saja. Saya tidak merasa nyaman jika kucing atau anjing itu mengganggu di saat makan, mendekati dan mengharap pemberian makan. Kucing kadang kami kurung dulu, dan anjing kami ikat dulu, sementara kami makan. Tapi dari situlah awal perenungan saya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Satwa, Kebodohan, Dan Kebodohan Satwa Oleh Manusia<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" width=\"509\" height=\"535\" data-attachment-id=\"3141\" data-permalink=\"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/kumpulan-nama-anak-hewan-dalam-bahasa-jawa-unik-dan-menarik\/image_2022-07-09_222628789\/\" data-orig-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/image_2022-07-09_222628789.png?fit=509%2C535&amp;ssl=1\" data-orig-size=\"509,535\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}\" data-image-title=\"image_2022-07-09_222628789\" data-image-description=\"\" data-image-caption=\"\" data-large-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/image_2022-07-09_222628789.png?fit=509%2C535&amp;ssl=1\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/image_2022-07-09_222628789.png?resize=509%2C535&#038;ssl=1\" alt=\"Kebodohan Satwa Oleh Manusia\" class=\"wp-image-3141\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/image_2022-07-09_222628789.png?w=509&amp;ssl=1 509w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/image_2022-07-09_222628789.png?resize=285%2C300&amp;ssl=1 285w\" sizes=\"(max-width: 509px) 100vw, 509px\" \/><figcaption>Bukti bahwa satwa punya welas asih dan berpikir.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Manusia, mungkin sebagian besar, menganggap para satwa atau hewan atau binatang sebagai makhluk bodoh. Bahkan manusia mengidentikkan satwa dengan berbagai hal buruk. Pembaca sekalian tentu sudah tahu dan mengerti. Sapi, kerbau, anjing dan banyak satwa mau-maunya terikat oleh manusia, terkurung di dalam kandang dan sebagainya. Para satwa sering mengalami penyiksaan oleh manusia dan terkesan pasrah menerima saja, tidak lari. Dan dan sebagainya juga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Jika demikian, mengapa para satwa itu masih mau bersama manusia? Bahkan sampai mereka mati, entah karena usia atau manusia membunuhnya untuk menjadikan makanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Bagi manusia, sebagian satwa berbahaya karena anggapan bisa mengancam nyawa manusia. Padahal, jika kita mau coba berhitung, dan tanpa berhitung pun sudah pasti. Manusia membunuh berbagai jenis satwa jauh sangat lebih banyak dari pada para satwa mengancam dan membunuh manusia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Satwa, manusia menganggap serakah, makan tidak pernah kenyang. Manusia mengidentikkan satwa dengan pencuri, karena mengambil makanan tanpa permisi. Ya padahal sudah jelas, binatang tidak bisa bicara. Dan paling parah, manusia menghakimi binatang dengan label haram dan najis, tanpa mengerti sedikit pun konsep haram dan najis ini sebenarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Saya pikir untuk mengajukan semua argumen di atas tidak perlu data kualitatif dan penelitian angka yang rumit. Kita bisa cukup menggunakan otak yang sehat dan waras saja. Jadi siapa yang bodoh sebenarnya?<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Welas Asih<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" width=\"715\" height=\"536\" data-attachment-id=\"3154\" data-permalink=\"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/kumpulan-nama-anak-hewan-dalam-bahasa-jawa-unik-dan-menarik\/pexels-photo-1108099\/\" data-orig-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/pexels-photo-1108099.jpeg?fit=1733%2C1300&amp;ssl=1\" data-orig-size=\"1733,1300\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}\" data-image-title=\"pexels-photo-1108099\" data-image-description=\"\" data-image-caption=\"&lt;p&gt;Photo by Chevanon Photography on &lt;a href=&quot;https:\/\/www.pexels.com\/photo\/two-yellow-labrador-retriever-puppies-1108099\/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Pexels.com&lt;\/a&gt;&lt;\/p&gt;\n\" data-large-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/pexels-photo-1108099.jpeg?fit=715%2C536&amp;ssl=1\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/pexels-photo-1108099.jpeg?resize=715%2C536&#038;ssl=1\" alt=\"Kebodohan Satwa Oleh Manusia\" class=\"wp-image-3154\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/pexels-photo-1108099.jpeg?resize=1024%2C768&amp;ssl=1 1024w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/pexels-photo-1108099.jpeg?resize=300%2C225&amp;ssl=1 300w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/pexels-photo-1108099.jpeg?resize=768%2C576&amp;ssl=1 768w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/pexels-photo-1108099.jpeg?resize=1536%2C1152&amp;ssl=1 1536w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/pexels-photo-1108099.jpeg?resize=600%2C450&amp;ssl=1 600w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/pexels-photo-1108099.jpeg?w=1733&amp;ssl=1 1733w, https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/pexels-photo-1108099.jpeg?w=1430&amp;ssl=1 1430w\" sizes=\"(max-width: 715px) 100vw, 715px\" \/><figcaption>Anjing terkenal sebagai satwa setia.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Di Jawa Barat ada ungkapan hebat dan dahsyat warisan turun temurun orang tua sejak jaman purba, tentu dengan bahasa berbeda. &#8220;Ieu buana nu boga satwa lan tumuwuh, manusa ngan saukur nginjeum ti maranehna&#8221;. Terjemahannya; &#8221; bumi ini milik para satwa dan para tumbuhan, manusia hanya sekedar meminjam dari mereka&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apakah benar demikian? Semua itu kembali kepada persepsi dan interpretasi pembaca masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Satu hal perlu kita perhatikan dengan seksama, welas asih atau kasih sayang. Apakah hanya manusia yang memilikinya? Bagi saya tidak demikian. Manusia punya welas asih, para satwa dan tumbuhan juga punya. Bahkan semua entitas yang ada di lingkungan kita, di bumi ini, bahkan di seluruh jagat raya yang maha luas, punya welas asih. Itu alasan yang menjelaskan semua saling memberi. Bahkan hingga partikel terkecil, silahkan sebut saja misalnya atom, juga saling memberi hingga bisa bentuk bentuk semua yang bisa kita lihat. Termasuk bentuk diri kita sendiri. Ya, bentuk hukum welas asih adalah memberi, dalam arti dan bentuk tak terbatas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Welasa asih menjawab berbagai alasan para satwa mau bersama manusia, dan setia. Boleh jadi alasan manusia memberi mereka makan. Boleh jadi alasan mereka mengharap tempat tinggal nyaman dari pada di tempat liar. Juga boleh jadi mereka tidak tahu cara hidup di tempat berbeda seperti kami sangka kepada anakan kucing-kucing kami. Meski lebih mungkin karena alasan sejak lahir para satwa itu sudah bersama manusia. Tapi jelas bagi saya, para satwa menyayangi manusia.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Satwa Bodoh?<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/assets-a1.kompasiana.com\/items\/album\/2021\/05\/24\/kerbau-60abae6e8ede483df413a802.jpg?w=715&#038;ssl=1\" alt=\"\"\/><figcaption>Dari gambar seperti ini banyak orang beranggapan satwa adalah bodoh.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Pengetahuan Biologi telah menjelaskan bahwa sebagian satwa memiliki otak, sebagian lainnya tidak memiliki otak. Boleh jadi lagi itu asumsi para ahli karena tidak menemukan bentuk organ seperti otak pada satwa yang mereka sebut tidak memiliki otak. Apakah para satwa memang bodoh dan tidak berpikir?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Logikanya, jika satwa memiliki otak, tentunya mereka berpikir. Bahkan bagi satwa yang masuk kategori &#8220;tidak memiliki otak&#8221;, kita bisa mengamati. Mereka tetap bereproduksi, beregenerasi, bergerak. Dan melakukan banyak hal lain yang setara dengan kegiatan atas perintah otak. Semua memiliki kecerdasannya masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Jadi bagi saya jelas, satwa atau binatang menyayangi manusia. Hal yang wajar dan sangat wajar mereka mengharap, meminta dan mengambil makan dari manusia. Karena itu cara yang mereka tahu. Manusia pun serupa itu juga. Jika seseorang hanya tahu satu atau sedikit cara mendapatkan makan untuk bertahan hidup, ia akan tetap berusaha dengan cara yang sama. Selama masih bisa mendapatkan, kemungkinan tidak akan mempelajari cara lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Para satwa mau terikat dan terkurung pun karena menyayangi manusia, mereka menyerahkan diri dan percaya kepada manusia. Kita bisa mencari dan mendapati, jika memang seekor satwa sudah merasa terancam dan tidak bisa percaya lagi kepada manusia, tentu mereka berontak. Mereka tidak akan merasakan sakitnya tubuh mereka terluka berlumuran darah. Mereka akan perjuangkan harga diri sampai mati. Manusia sepertinya lebih pengecut dari pada para satwa itu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Haram Dan Najis<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Bagian ini saya tulis pendek saja. Kata haram dari Bahasa Arab terjemahan dalam Bahasa Indonesia adalah terlarang atau tidak boleh, sebenarnya sepadan dengan suci. Banyak analogi bisa kita gunakan. Segala sesuatu yang terlarang sama saja dengan haram. Seseorang tidak boleh masuk ke rumah orang lain sebutannya haram juga. Kita tidak boleh mengganggu dan menyakiti orang lain, haram. Orang sakit pantang dan tidak boleh makan jenis tertentu, ya haram juga makanan jenis itu.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/img.okezone.com\/content\/2020\/06\/29\/330\/2238190\/dahsyatnya-pahala-menjenguk-orang-sakit-akan-didoakan-70-ribu-malaikat-zL8hEiGmJ3.jpg?w=715&#038;ssl=1\" alt=\"\"\/><figcaption>Orang dengan penyakit parah dan mudah menular menjadi haram bagi orang lain yang sehat untuk mendekati jika tidak mengerti tindakan medis dan kesehatan.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Kosa kata larang dari Bahasa Sanskerta, sepadan dengan suci. Dan sebetulnya jelas sepadan dengan haram dalam Bahasa Arab. Melarang, mensucikan, mengharamkan, itu semua sepadan. Jadi ketika seseorang mengharamkan anjing atau babi, sebetulnya ada unsur mensucikan, menghormati anjing atau babi tersebut. Ada sesuatu yang penting dengan anjing atau babi ini bagi manusia. Sama sekali bukan karena najis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Najis juga dari Bahasa Arab, terjemahannya kotor. Jika kita merasa kotor terkena lumpur di jalan, itu najis. Jika makanan atau minuman tumpah atau terjatuh mengenai pakaian, itu najis. Najis adalah kotor, setelah cuci, bersih, juga tidak najis lagi, sudah bersih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Seperti biasanya, selalu ada oknum yang membuat meleset bahwa haram itu karena najis. Jika mau pakai logika demikian, maka haram bagi petani turun ke sawah karena akan najis terkena lumpur sawah. Jadi terlihat konyol dan membingungkan penggunaan sebutan haram terkait dengan najis ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Analogi lainnya jelas seperti penamaan (penyebutan) Masjidil Haram, tentu bukan karena mandala atau masigit itu najis. Tapi karena orang datang ke tempat itu tidak boleh melakukan peperangan, tidak boleh membunuh, tidak boleh menumpahkan darah setetes pun, tidak boleh melakukan semua jenis kejahatan, termasuk tidak boleh misalnya mengganggu dan merendahkan perempuan, dan sebagainya, dan seterusnya, dan lain-lain lah. Jadi, masjidil haram maksudnya adalah mandala suci, tempat terlarang melakukan kejahatan. Mungkin pengertian ini sudah berbeda di masa sekarang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi kalau menggunakan terminologi haram adalah najis, pasti enggak mau digituin kan..?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Saya pikir tidak sulit untuk mengerti perbedaan kedua kata itu, dan untuk tidak menghubungkan agar segala sesuatu tidak menjadi rumit dan menyusahkan.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/alif.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Screenshot_20190903-1038552.png?w=715&#038;ssl=1\" alt=\"\"\/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bagi saya sekarang jelas sekali, anggapan kebodohan satwa oleh manusia adalah penilaian semata. Dan itu salah!<\/h3>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p><strong>&#8220;Kita memberi makan anjing 3 hari, maka ia akan setia kepada kita sampai mati. Kita memberi makan manusia selama 30 tahun pun, ia bisa jadi pengkhianat dalam 3 hari&#8221;.<\/strong><\/p><cite>Sebuah ungkapan brutal yang satir sekaligus sarkas menunjukkan bahwa satwa juga bahkan bisa lebih baik dari manusia.<\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<div style=\"height:18px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Kami sedang belajar untuk tidak terganggu oleh kehadiran kucing-kucing kami dan anjing-anjing kami yang mendekat saat kami makan. Mereka meminta, berharap kami berbagi memberi mereka makan juga. Ya, tindakan utama bukti welas asih adalah memberi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-right wp-block-heading\">Kebodohan Satwa Oleh Manusia<br>Oleh Tim Klub Cahaya<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mungkin Anda suka kegiatan amal, silahkan simak kabarnya klik <strong><a href=\"https:\/\/klubcahaya.xyz\">Di Sini<\/a><\/strong>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sahabat Klub Cahaya! Saya ingin menulis juga sesekali di sela kesibukan yang tidak penting ini. Kali ini saya memberi judul Kebodohan Satwa Oleh Manusia.<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":4677,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[506,543],"tags":[],"class_list":["post-4675","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ajar-pikukuh-budaya-nusantara","category-opini-goresan-digital"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kebodohan Satwa Oleh Manusia - Cahaya Journal<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kebodohan Satwa Oleh Manusia Sapi, kerbau, anjing dan banyak satwa mau-maunya diikat oleh manusia, terkurung di dalam kandang.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kebodohan Satwa Oleh Manusia - Cahaya Journal\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kebodohan Satwa Oleh Manusia Sapi, kerbau, anjing dan banyak satwa mau-maunya diikat oleh manusia, terkurung di dalam kandang.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Cahaya Journal\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/web.facebook.com\/klubcahaya.cci\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-07-21T03:27:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-12-12T18:03:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/chihuahua-dog-puppy-cute-39317.jpeg?fit=1880%2C1253&ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1880\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1253\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Cahaya Hanjuang\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@CahayaKlub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CahayaKlub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Cahaya Hanjuang\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Cahaya Hanjuang\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f327ca47e8aa2b5ea2eb6537f841af66\"},\"headline\":\"Kebodohan Satwa Oleh Manusia\",\"datePublished\":\"2022-07-21T03:27:02+00:00\",\"dateModified\":\"2022-12-12T18:03:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\\\/\"},\"wordCount\":1561,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2022\\\/07\\\/chihuahua-dog-puppy-cute-39317.jpeg?fit=1880%2C1253&ssl=1\",\"articleSection\":[\"Ajar Pikukuh &amp; Budaya Nusantara\",\"Opini &amp; Goresan Digital\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\\\/\",\"name\":\"Kebodohan Satwa Oleh Manusia - Cahaya Journal\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2022\\\/07\\\/chihuahua-dog-puppy-cute-39317.jpeg?fit=1880%2C1253&ssl=1\",\"datePublished\":\"2022-07-21T03:27:02+00:00\",\"dateModified\":\"2022-12-12T18:03:33+00:00\",\"description\":\"Kebodohan Satwa Oleh Manusia Sapi, kerbau, anjing dan banyak satwa mau-maunya diikat oleh manusia, terkurung di dalam kandang.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2022\\\/07\\\/chihuahua-dog-puppy-cute-39317.jpeg?fit=1880%2C1253&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2022\\\/07\\\/chihuahua-dog-puppy-cute-39317.jpeg?fit=1880%2C1253&ssl=1\",\"width\":1880,\"height\":1253,\"caption\":\"Photo by Pixabay on Pexels.com\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kebodohan Satwa Oleh Manusia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/\",\"name\":\"Cahaya Journal\",\"description\":\"Biar Karya Bicara\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#organization\",\"name\":\"PT. Cemerlang Cahaya Internasional\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2022\\\/09\\\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2022\\\/09\\\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1\",\"width\":1000,\"height\":1000,\"caption\":\"PT. Cemerlang Cahaya Internasional\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/web.facebook.com\\\/klubcahaya.cci\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CahayaKlub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/klub.cahaya_ptcci\\\/\",\"https:\\\/\\\/id.pinterest.com\\\/infoptcci\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCkiaevo2B9DetW6kuT-Zl9A\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f327ca47e8aa2b5ea2eb6537f841af66\",\"name\":\"Cahaya Hanjuang\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/peepso-7\\\/users\\\/5\\\/d2e1e82d3b-avatar-full.jpg\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/peepso-7\\\/users\\\/5\\\/d2e1e82d3b-avatar-full.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/peepso-7\\\/users\\\/5\\\/d2e1e82d3b-avatar-full.jpg\",\"caption\":\"Cahaya Hanjuang\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/wp-admin\\\/maint\\\/repair.php\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/user-profile-page\\\/?hanjuang-xyz\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kebodohan Satwa Oleh Manusia - Cahaya Journal","description":"Kebodohan Satwa Oleh Manusia Sapi, kerbau, anjing dan banyak satwa mau-maunya diikat oleh manusia, terkurung di dalam kandang.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kebodohan Satwa Oleh Manusia - Cahaya Journal","og_description":"Kebodohan Satwa Oleh Manusia Sapi, kerbau, anjing dan banyak satwa mau-maunya diikat oleh manusia, terkurung di dalam kandang.","og_url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\/","og_site_name":"Cahaya Journal","article_publisher":"https:\/\/web.facebook.com\/klubcahaya.cci","article_published_time":"2022-07-21T03:27:02+00:00","article_modified_time":"2022-12-12T18:03:33+00:00","og_image":[{"width":1880,"height":1253,"url":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/chihuahua-dog-puppy-cute-39317.jpeg?fit=1880%2C1253&ssl=1","type":"image\/jpeg"}],"author":"Cahaya Hanjuang","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@CahayaKlub","twitter_site":"@CahayaKlub","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Cahaya Hanjuang","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\/"},"author":{"name":"Cahaya Hanjuang","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/person\/f327ca47e8aa2b5ea2eb6537f841af66"},"headline":"Kebodohan Satwa Oleh Manusia","datePublished":"2022-07-21T03:27:02+00:00","dateModified":"2022-12-12T18:03:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\/"},"wordCount":1561,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/chihuahua-dog-puppy-cute-39317.jpeg?fit=1880%2C1253&ssl=1","articleSection":["Ajar Pikukuh &amp; Budaya Nusantara","Opini &amp; Goresan Digital"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\/","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\/","name":"Kebodohan Satwa Oleh Manusia - Cahaya Journal","isPartOf":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/chihuahua-dog-puppy-cute-39317.jpeg?fit=1880%2C1253&ssl=1","datePublished":"2022-07-21T03:27:02+00:00","dateModified":"2022-12-12T18:03:33+00:00","description":"Kebodohan Satwa Oleh Manusia Sapi, kerbau, anjing dan banyak satwa mau-maunya diikat oleh manusia, terkurung di dalam kandang.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\/#primaryimage","url":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/chihuahua-dog-puppy-cute-39317.jpeg?fit=1880%2C1253&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/chihuahua-dog-puppy-cute-39317.jpeg?fit=1880%2C1253&ssl=1","width":1880,"height":1253,"caption":"Photo by Pixabay on Pexels.com"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/kebodohan-satwa-oleh-manusia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kebodohan Satwa Oleh Manusia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#website","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/","name":"Cahaya Journal","description":"Biar Karya Bicara","publisher":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#organization","name":"PT. Cemerlang Cahaya Internasional","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/09\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/09\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1","width":1000,"height":1000,"caption":"PT. Cemerlang Cahaya Internasional"},"image":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/web.facebook.com\/klubcahaya.cci","https:\/\/x.com\/CahayaKlub","https:\/\/www.instagram.com\/klub.cahaya_ptcci\/","https:\/\/id.pinterest.com\/infoptcci\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCkiaevo2B9DetW6kuT-Zl9A"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/person\/f327ca47e8aa2b5ea2eb6537f841af66","name":"Cahaya Hanjuang","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/peepso-7\/users\/5\/d2e1e82d3b-avatar-full.jpg","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/peepso-7\/users\/5\/d2e1e82d3b-avatar-full.jpg","contentUrl":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/peepso-7\/users\/5\/d2e1e82d3b-avatar-full.jpg","caption":"Cahaya Hanjuang"},"sameAs":["https:\/\/klubcahaya.com\/wp-admin\/maint\/repair.php"],"url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/user-profile-page\/?hanjuang-xyz\/"}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/07\/chihuahua-dog-puppy-cute-39317.jpeg?fit=1880%2C1253&ssl=1","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pdV0cK-1dp","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4675","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4675"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4675\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4677"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4675"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4675"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4675"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}