{"id":9178,"date":"2022-10-08T12:17:22","date_gmt":"2022-10-08T05:17:22","guid":{"rendered":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/?p=9178"},"modified":"2023-01-06T11:44:28","modified_gmt":"2023-01-06T04:44:28","slug":"bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\/","title":{"rendered":"Bapak Republik Indonesia Pahlawan Nasional Terlupakan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-text-align-center has-white-color has-text-color has-background wp-block-paragraph\" style=\"background-color:#ff0000;font-size:18px\"><strong>Bapak Republik Indonesia Pahlawan Nasional Terlupakan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote has-text-align-right is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Sosok Tan Malaka kembali terungkit, kali ini oleh PA 212.<br>Mereka menolak materi Tan Malaka mendapat ulasan lebih dalam di buku sejarah.<br>Alasannya klasik karena Tan Malaka berideologi komunis.<\/p><cite>Edi Suwiknyo &#8211; Bisnis.com 06 Januari 2021 &nbsp;|&nbsp; 11:45 WIB<\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jadi Buruan Belanda Berakhir Di Moncong Senjata Tentara Indonesia<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/th.bing.com\/th\/id\/R.5c020cef52ae49621ae1c71dbd05dee6?rik=vmNqy3jepLGcXQ&amp;riu=http%3a%2f%2fwww.berdikarionline.com%2fcdn%2f2016%2f03%2fTan-Malaka-740x431.jpg&amp;ehk=FkaLF3ATYwIe0Ah5ufAKTqxNEBjPQNvx%2fUwIzFEf0Yc%3d&amp;risl=&amp;pid=ImgRaw&amp;r=0\" alt=\"Bapak Republik Indonesia Pahlawan Nasional Terlupakan\"\/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Wakil Sekretaris Persaudaraan Alumni atau PA 212 NB menolak usulan materi tentang sosok Tan Malaka mendapat ulasan lebih dalam di buku sejarah. Alasannya, Tan Malaka adalah tokoh komunis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Padahal pada dekade 1960-an, Tan Malaka telah menerima ketetapan sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Sukarno. Selain itu, sosok Tan Malaka adalah pejuang yang gigih dalam membebaskan Indonesia dari cengkeraman &#8220;kolonialisme&#8221; Belanda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Dia adalah pejuang sekaligus pemikir futuristik. Konsepsi kebangsaannya sangat kuat. Salah satu karya monumentalnya, Naar de Republiek Indonesia atau Menuju Republik Indonesia tertulis pada tahun 1925. Jauh sebelum Sumpah Pemuda 1928 yang legendaris itu tergaungkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Artinya, dengan sepak terjangnya di dalam politik pergerakan, sosok Tan Malaka tak bisa begitu saja terhapus dalam lintasan sejarah Indonesia, terutama jika membicarakan masa pegerakan hingga revolusi kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Tan Malaka bersama Sukarno, Hatta, dan generasi sepantarannya bisa terbilang sebagai anak zaman. Tokoh pergerakan yang sangat masyhur dan berpengaruh. Sikap politiknya keukeuh, jelas dan tak mencla-mencle seperti politisi saat ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Konon, karena keteguhan sikapnya itu, Tan Malaka sering keluar masuk bui atau berpindah-pindah negara untuk menghindari aksi penangkapan dari pemerintah kolonial.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Selain itu, meski terkenal sebagai tokoh komunis internasional, Tan Malaka sangat kritis terhadap tindak-tanduk pemimpin PKI. Ia menentang keras rencana pemberontakan PKI 1926 di Sumatra Barat dan sebagian Jawa. Gerakan komunis waktu itu, menurut Tan Malaka, masih lemah dan akan sangat mudah tertumpas oleh pemerintah Hindia Belanda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Kelak karena sikapnya yang sering berseberangan dengan tokoh PKI, Tan Malaka kemudian mendapat cap sebagai kaum Troksky oleh PKI. Pembangkang komunisme garis Stalinis. Kisah Trotsky agak mirip dengan Tan Malaka, ia terusir dari Uni Soviet ketika Stalin berkuasa. Hidupnya kemudian berpindah-pindah. Keduanya juga sama-sama tereksekusi oleh penguasa. Bedanya, Trotsky meninggal terbunuh &#8216;Algojo Stalin&#8217; di tempat pengasingannya, Meksiko. Tan Malaka tereksekusi oleh moncong senjata tentara republik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Eksekusi Tan Malaka tak lepas dari sikap tegasnya kepada pemerintahan Sukarno &#8211; Hatta.<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/4.bp.blogspot.com\/-aRqdwQlRju4\/XkonCaMekBI\/AAAAAAAABGk\/uyurxSKGr5UtQqUFMcTZ7h6o-Y8TzLw3ACNcBGAsYHQ\/s1600\/Tan%2BMalaka.jpg?w=715&#038;ssl=1\" alt=\"Bapak Republik Indonesia Pahlawan Nasional Terlupakan\"\/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Baginya kemerdekaan tak bisa ada kompromi. Tan Malaka mengecam sikap kompromi yang terlihat pada pemerintahan Sukarno-Hatta Cs terhadap Belanda. &#8220;Merdeka 100 persen,&#8221; demikian kata-kata Tan Malaka yang paling heroik waktu itu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Harry A Poeze, seorang penulis yang juga sejarawan asal Belanda dalam buku Tan Malaka, Gerakan Kiri dan Revolusi Indonesia menulis Tan Malaka tetap berkukuh tak mau berdamai dengan Belanda yang ingin kembali bercokol di Indonesia. Berbanding kompromi, ia memilih jalan pedang, perjuangan bersenjata bukan jalan diplomasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Tan Malaka kemudian membentuk &#8216;Persatoean Perdjoeangan&#8217;. Gerakan ini segera menjadi salah satu oposisi yang cukup berpengaruh. Gesekan dengan pendukung Sukarno-Hatta tak bisa terelakkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Tan Malaka kemudian ikut angkat senjata dan menjadikan Kediri sabagai markas perlawananya terhadap Belanda. Ia mempersiapkan rakyat untuk perang gerilya. Di sisi lain, sikap kritisnya terhadap pemerintahan moderat pimpinan Sukarno-Hatta tak pernah padam. Ia juga menuduh TNI terlalu putus asa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Namun sikap Tan Malaka menimbulkan anggapan terlalu mengganggu pemerintah yang waktu itu sedang menghadapi Agresi Belanda. Harry menulis TNI kemudian bereaksi. Markas Tan Malaka di Kediri ditumpas tentara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Urang Minang, yang berjuang di masa pergerakan hingga revolusi kemerdekaan itu kemudian menerima eksekusi oleh satuan lokal tentara republik di sebuah lembah sempit jauh dari hiruk pikuk politik ibu kota, tepatnya di Desa Selopanggung, Kediri, Jawa Timur. &#8220;Kematiannya harus jadi rahasia ,&#8221; pungkas Harry A Poeze.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artikel ini telah tayang di&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.bisnis.com\/\">Bisnis.com<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bapak Republik Indonesia Pahlawan Nasional Terlupakan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biografi Tan Malaka klik <strong><a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Tan_Malaka\">Di Sini<\/a><\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Desain website oleh <a href=\"https:\/\/klubcahaya.tech\/\">Cahaya TechDev<\/a> \u2013 <a href=\"https:\/\/klubcahaya.com\/\">Klub Cahaya<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bapak Republik Indonesia Pahlawan Nasional Terlupakan Sosok Tan Malaka kembali terungkit, kali ini oleh PA 212.Mereka menolak materi Tan Malaka mendapat ulasan lebih dalam<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":9185,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[89,635,543],"tags":[],"class_list":["post-9178","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-dalam-negeri","category-dharma-kemanusiaan","category-opini-goresan-digital"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Bapak Republik Indonesia Pahlawan Nasional Terlupakan - Cahaya Journal<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jadi Buruan Belanda Berakhir Di Moncong Senjata TNI Bapak Republik Indonesia Pahlawan Nasional Terlupakan Dialah Tan Malaka\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bapak Republik Indonesia Pahlawan Nasional Terlupakan - Cahaya Journal\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jadi Buruan Belanda Berakhir Di Moncong Senjata TNI Bapak Republik Indonesia Pahlawan Nasional Terlupakan Dialah Tan Malaka\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Cahaya Journal\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/web.facebook.com\/klubcahaya.cci\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-08T05:17:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-01-06T04:44:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/10\/06.jpg?fit=700%2C700&ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Cahaya Hanjuang\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@CahayaKlub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CahayaKlub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Cahaya Hanjuang\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Cahaya Hanjuang\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f327ca47e8aa2b5ea2eb6537f841af66\"},\"headline\":\"Bapak Republik Indonesia Pahlawan Nasional Terlupakan\",\"datePublished\":\"2022-10-08T05:17:22+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-06T04:44:28+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\\\/\"},\"wordCount\":592,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2022\\\/10\\\/06.jpg?fit=700%2C700&ssl=1\",\"articleSection\":[\"Dalam Negeri\",\"Dharma Kemanusiaan\",\"Opini &amp; Goresan Digital\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\\\/\",\"name\":\"Bapak Republik Indonesia Pahlawan Nasional Terlupakan - Cahaya Journal\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2022\\\/10\\\/06.jpg?fit=700%2C700&ssl=1\",\"datePublished\":\"2022-10-08T05:17:22+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-06T04:44:28+00:00\",\"description\":\"Jadi Buruan Belanda Berakhir Di Moncong Senjata TNI Bapak Republik Indonesia Pahlawan Nasional Terlupakan Dialah Tan Malaka\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2022\\\/10\\\/06.jpg?fit=700%2C700&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2022\\\/10\\\/06.jpg?fit=700%2C700&ssl=1\",\"width\":700,\"height\":700,\"caption\":\"Pengertian Dialektika Bapak Republik Indonesia Pahlawan Nasional Terlupakan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bapak Republik Indonesia Pahlawan Nasional Terlupakan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/\",\"name\":\"Cahaya Journal\",\"description\":\"Biar Karya Bicara\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#organization\",\"name\":\"PT. Cemerlang Cahaya Internasional\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2022\\\/09\\\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/7\\\/2022\\\/09\\\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1\",\"width\":1000,\"height\":1000,\"caption\":\"PT. Cemerlang Cahaya Internasional\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/web.facebook.com\\\/klubcahaya.cci\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CahayaKlub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/klub.cahaya_ptcci\\\/\",\"https:\\\/\\\/id.pinterest.com\\\/infoptcci\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCkiaevo2B9DetW6kuT-Zl9A\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f327ca47e8aa2b5ea2eb6537f841af66\",\"name\":\"Cahaya Hanjuang\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/peepso-7\\\/users\\\/5\\\/d2e1e82d3b-avatar-full.jpg\",\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/peepso-7\\\/users\\\/5\\\/d2e1e82d3b-avatar-full.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/wp-content\\\/peepso-7\\\/users\\\/5\\\/d2e1e82d3b-avatar-full.jpg\",\"caption\":\"Cahaya Hanjuang\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/wp-admin\\\/maint\\\/repair.php\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/klubcahaya.com\\\/sosial\\\/user-profile-page\\\/?hanjuang-xyz\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bapak Republik Indonesia Pahlawan Nasional Terlupakan - Cahaya Journal","description":"Jadi Buruan Belanda Berakhir Di Moncong Senjata TNI Bapak Republik Indonesia Pahlawan Nasional Terlupakan Dialah Tan Malaka","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Bapak Republik Indonesia Pahlawan Nasional Terlupakan - Cahaya Journal","og_description":"Jadi Buruan Belanda Berakhir Di Moncong Senjata TNI Bapak Republik Indonesia Pahlawan Nasional Terlupakan Dialah Tan Malaka","og_url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\/","og_site_name":"Cahaya Journal","article_publisher":"https:\/\/web.facebook.com\/klubcahaya.cci","article_published_time":"2022-10-08T05:17:22+00:00","article_modified_time":"2023-01-06T04:44:28+00:00","og_image":[{"width":700,"height":700,"url":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/10\/06.jpg?fit=700%2C700&ssl=1","type":"image\/jpeg"}],"author":"Cahaya Hanjuang","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@CahayaKlub","twitter_site":"@CahayaKlub","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Cahaya Hanjuang","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\/"},"author":{"name":"Cahaya Hanjuang","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/person\/f327ca47e8aa2b5ea2eb6537f841af66"},"headline":"Bapak Republik Indonesia Pahlawan Nasional Terlupakan","datePublished":"2022-10-08T05:17:22+00:00","dateModified":"2023-01-06T04:44:28+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\/"},"wordCount":592,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/10\/06.jpg?fit=700%2C700&ssl=1","articleSection":["Dalam Negeri","Dharma Kemanusiaan","Opini &amp; Goresan Digital"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\/","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\/","name":"Bapak Republik Indonesia Pahlawan Nasional Terlupakan - Cahaya Journal","isPartOf":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/10\/06.jpg?fit=700%2C700&ssl=1","datePublished":"2022-10-08T05:17:22+00:00","dateModified":"2023-01-06T04:44:28+00:00","description":"Jadi Buruan Belanda Berakhir Di Moncong Senjata TNI Bapak Republik Indonesia Pahlawan Nasional Terlupakan Dialah Tan Malaka","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\/#primaryimage","url":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/10\/06.jpg?fit=700%2C700&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/10\/06.jpg?fit=700%2C700&ssl=1","width":700,"height":700,"caption":"Pengertian Dialektika Bapak Republik Indonesia Pahlawan Nasional Terlupakan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/bapak-republik-indonesia-pahlawan-nasional-terlupakan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bapak Republik Indonesia Pahlawan Nasional Terlupakan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#website","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/","name":"Cahaya Journal","description":"Biar Karya Bicara","publisher":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#organization","name":"PT. Cemerlang Cahaya Internasional","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/09\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/09\/cahayajournal1.png?fit=1000%2C1000&ssl=1","width":1000,"height":1000,"caption":"PT. Cemerlang Cahaya Internasional"},"image":{"@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/web.facebook.com\/klubcahaya.cci","https:\/\/x.com\/CahayaKlub","https:\/\/www.instagram.com\/klub.cahaya_ptcci\/","https:\/\/id.pinterest.com\/infoptcci\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCkiaevo2B9DetW6kuT-Zl9A"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/#\/schema\/person\/f327ca47e8aa2b5ea2eb6537f841af66","name":"Cahaya Hanjuang","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/peepso-7\/users\/5\/d2e1e82d3b-avatar-full.jpg","url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/peepso-7\/users\/5\/d2e1e82d3b-avatar-full.jpg","contentUrl":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/peepso-7\/users\/5\/d2e1e82d3b-avatar-full.jpg","caption":"Cahaya Hanjuang"},"sameAs":["https:\/\/klubcahaya.com\/wp-admin\/maint\/repair.php"],"url":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/user-profile-page\/?hanjuang-xyz\/"}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/10\/06.jpg?fit=700%2C700&ssl=1","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pdV0cK-2o2","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9178","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9178"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9178\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9185"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9178"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9178"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/klubcahaya.com\/sosial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9178"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}