AMBRUK NIH…! Joe Biden Tak Berkutik, Bankir Ancam Keluar dari Bursa Wall Street, Ekonomi AS Hancur Berantakan
Presiden Amerika Serikat, Joe Biden tak berkutik saat mendapat ancaman dari sejumlah bankir asal Amerika dan Eropa. Para bankir Amerika dan Eropa mengancam akan keluar dari bursa saham Wall Street.
Ancaman para bankir ini mereka nyatakan setelah Biden menyetujui aturan ini. Departemen Keuangan AS melarang bank besar di Wall Street, tidak dapat memfasilitasi perdagangan surat utang Rusia.
Larangan ini dilakukan Joe Biden sebagai bentuk sanksi atas invasi yang dilakukan Putin pada Ukraina. Larangan ini tentunya akan sangat merugikan para bankir besar yang bercokol di Bursa Wall Street Amerika Serikat.
Dan akibat larangan ini juga akan membuat para bankir Amerika dan Eropa mengalami kerugian besar. Sebagian besar bank AS dan Eropa terancam mengalami pembengkakan kerugian, lantaran para investor mulai meninggalkan aset yang tak bisa mereka transaksikan.
Kekhawatiran inilah yang membuat para perbankan memutuskan untuk tidak lagi patuh terhadap perintah yang Departemen Keuangan AS terbitkan. Yang oleh Joe Biden setujui.
Akhirnya para bankir pun kompak keluar dari pasar Wall Street. Setelah ancaman tersebut, Joe Biden pun akhirnya melunak. Ia sudah mengizinkan perdagangan obligasi Rusia di bursa Wall Street.
Namun ia tetap melarang para bankir untuk membuka akses perdagangan bagi investor baru. Beberapa bank besar di bursa Wall Street kini mulai memfasilitasi perdagangan surat utang atau obligasi Rusia, Senin (15/8/2022).
Ekonomi AS Hancur Berantakan

Bila para bankir tersebut keluar dari bursa Wall Street tentunya akan berimbas sangat besar pada ekonomi Amerika Serikat.
Reuters mencatat usai obligasi Rusia mulai diperdagangkan sejumlah perbankan kini mulai kembali ke pasar Wall Street beberapa adalah bank JPMorgan Chase & Co (JPM.N) , Bank of America Corp (BAC.N) , Citigroup Inc (CN) , Deutsche Bank AG (DBKGn.DE) , dan Barclays Plc (BARC.L ).
“Kami mulai sekarang akan memfasilitasi divestasi obligasi pemerintah Rusia dan obligasi korporasi tertentu.” jelas Bank of America usai Biden mengizinkan penjualan obligasi Rusia.
Belum tahu siapa saja yang telah membeli obligasi Rusia usai Biden memberikan izin tersebut.
Namun seorang juru bicara bank Jefferies Financial Group Inc mengaku bahwa pihaknya saat ini tengah menyusul perbankan lainnya untuk memfasilitasi kebutuhan klien dalam menavigasi perdagangan obligasi atau surat utang dari Rusia.
Rusia Ancam Ekonomi AS
Rusia memberi peringatan keras Amerika Serikat (AS) yang hendak menyita penyitaan aset milik Moskow. Setiap penyitaan aset Rusia oleh AS justru akan menghancurkan hubungan bilateral Moskow dengan Washington.
Pernyataan ini oleh Kepala Departemen Amerika Utara, Kementerian Luar Negeri Rusia sampaikan. Reuters melaporkan, hubungan Rusia dengan AS serta sekutunya telah memburuk sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari lalu.
Pihak Barat termasuk Amerika Serikat di dalamnya sudah menjatuhkan sederet sanksi ekonomi, keuangan, dan diplomatik kepada Rusia yang menginvasi Ukraina. Banyaknya sanksi yang jatuh ke Rusia ini belum pernah terjadi sepanjang sejarah di dunia.
Salah satu sanksinya yakni membekukan sekitar setengah dari cadangan emas dan valuta asing Rusia yang mendekati $640 miliar sebelum 24 Februari.
Sebelumnya, pejabat tinggi Barat, termasuk Kepala Kebijakan Luar Negeri Eropa Joseph Borrell telah menyarankan penyitaan cadangan beku Rusia. Hal ini untuk membantu mendanai rekonstruksi masa depan Ukraina. Sontak saja rencana perampokan aset Rusia ini langsung oleh Moskow tentang.
“Kami memperingatkan Amerika tentang konsekuensi merugikan dari tindakan semacam itu yang akan secara permanen merusak hubungan bilateral, yang bukan merupakan kepentingan mereka maupun kami,” kata Alexander Darchiev kepada TASS dalam sebuah wawancara.
Belum jelas aset mana yang mereka maksud, lapor Reuters.
Pembekuan Aset
Sebelumnya, AS dan sekutu Eropa telah membekukan aset senilai $30 miliar milik oligarki atau miliarder Rusia. Para oligarki tersebut memiliki hubungan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Adapun asetnya termasuk kapal pesiar, helikopter, real estat, hingga seni, menurut pemerintahan AS.
Departemen Kehakiman AS sedang mencari otoritas yang lebih luas dari Kongres untuk menyita aset oligarki Rusia sebagai sarana untuk menekan Moskow atas tindakannya di Ukraina, kata seorang jaksa pada Juli lalu.
Darchiev, pejabat Kemenlu Rusia ini juga mengatakan hubungan diplomatik Moskow-Washington akan rusak parah bahkan putus. Hal ini dapat terjadi jika Rusia mereka nyatakan sebagai negara sponsor terorisme.
“Dalam konteks ini, saya ingin menyebutkan inisiatif legislatif yang saat ini sedang di Kongres ini bahas untuk menyatakan Rusia sebagai ‘negara sponsor terorisme’.”
“Jika sah, itu berarti Washington harus melewati titik tidak bisa kembali, dengan kerusakan kolateral serius pada hubungan diplomatik bilateral, hingga menurunkan atau bahkan memutuskannya. Pihak AS telah mendapat peringatan,” tegas kepala departemen Kementerian Luar Negeri.
Ekonomi AS Hancur Berantakan : Amerika Pihak Langsung Konflik
Berbicara tentang situasi di Ukraina, Darchiev mengatakan bahwa pengaruh AS di Kyiv telah meningkat ke tingkat bahwa “Amerika semakin menjadi pihak langsung dalam konflik”.
Darchiev juga menyinggung soal tawaran pertukaran tahanan Rusia dengan AS.
Washington menawarkan pembebasan Brittney Griner dan Paul Whelan yang Rusia tahan dengan imbalan Viktor Bout yang ditahan di AS. Viktor Bout merupakan pedagang senjata Rusia, yang disebut jaksa AS sebagai salah satu pedagang senjata paling produktif di dunia.
Sedangkan Brittney Griner adalah atlet basket nasional wanita yang mendapat hukuman penjara karena menyelundupkan dan memiliki narkotika. Sementara Paul Whelan merupakan mantan marinir AS yang masuk penjara karena tuduhan spionase.
Darchiev membenarkan bahwa rencana pertukaran tahanan tersebut sedang mereka bahas.
Berita ini telah terbitkan di : BERGELORA.COM, dengan judul ‘AMBRUK NIH…! Joe Biden Tak Berkutik, Bankir Ancam Keluar dari Bursa Wall Street, Ekonomi AS Hancur Berantakan.‘.
Kembali ke beranda Klub Cahaya, atau kunjungi toko kami Klubshop untuk berbagai penawaran menarik!
Desain website oleh Cahaya TechDev – Klub Cahaya

Dukungan & komentar!
Komentar