Heavy 54th Anniversary Cacophony’s Jason Becker

Heavy 54th Anniversary Cacophony’s Jason Becker

Dilahirkan dengan nama Jason Eli Becker pada 22 Juli 1969 di Richmond, California dari pasangan orang tua Gary dan Patricia (Heffley) Becker. Dia lahir di Richmond Hospital di 23rd Street. Orang tua baptisnya adalah aktor Wayne Heffley. Jason lulus dari Kennedy High School dimana dia memainkan Black Star milik Yngwie Malmsteen dengan bandnya di acara pencarian bakat. Saat masih SMU, Jason diperkenalkan dengan Marty Friedman. Dia mengenal gitar saat masih anak-anak karena ayah maupun pamannya adalah pemain gitar. Menyerap semua jenis musik dari seluruh dunia dan mencampurkan aspek dari tiap jenis musik tersebut dalam permainannya. Dia mempraktekkan musik-musik dari Bob Dylan, Eric Clapton, Jeff Beck, Uli Jon Roth, Eddie Van Halen, dan banyak lagi.

Awal Karier Jason Becker

Becker mulai bermain bersama Marty Friedman di duo yang diproduseri Mike Varney, Cacophony. Bersama-sama, mereka mengeluarkan album, dan melakukan tur ke Jepang dan AS. Meskipun mereka tidak pernah menjadi arus utama di AS, mereka terbukti cukup populer di Eropa untuk menjual hampir setiap pertunjukan. Pada tahun 1989, Friedman pergi untuk bergabung dengan Megadeth dan Becker mulai mengejar karir solo, setelah merilis album solo pertamanya berjudul Perpetual Burn pada tahun 1988. Di album ini ada sumbangan permainan gitar dari Marty Friedman pada 3 lagu yakni : Temple Of The Absurd, Eleven Blue Egyptians dan Dweller in The Cellar.

Pada usia 20 tahun, dia bergabung dengan band David Lee Roth untuk mengerjakan album A Little Ain’t Enough milik Roth, menggantikan Steve Vai, yang telah bergabung dengan Whitesnake. Pada tahun 1989 Jason memenangkan Best New Guitarists award dari Guitar Magazine untuk hasil kerjanya di album David Lee Roth “A Little Ain’t Enough”. Album ini diproduseri oleh Bob Rock. Bertengger di No. 18 pada Billboard 200.

Saat mempersiapkan untuk tur panjang, Jason mulai merasakan apa yang dia sebut “tulang malas” di kaki kirinya. Dia kemudian didiagnosa dengan Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS; Lou Gehrig’s Disease) dan umurnya hanya tersisa 3 hingga 5 tahun lagi. ALS (amyotrophic lateral sclerosis), adalah penyakit syaraf yang fatal dan progresif. Baik syaraf motorik atas dan syaraf motorik bawah mengalami degenerasi atau mati, menghentikan pengiriman pesan ke otak. Karena tidak bisa berfungsi, otot secara bertahap melemah, tidak berfungsi (atrophy/hancurnya jaringan dalam tubuh), dan mengalami fasciculations (kontraksi otot karena otot mengecil) karena kehilangan fungsi syaraf. Pada akhirnya kemampuan otak untuk memulai dan mengendalikan gerak hilang. Meski demikian, pasien tetap memiliki intelegensi, ingatan, dan kepribadian yang sama seperti sebelum terkena penyakit, termasuk pada pasien yang sudah berada pada tahap lanjut.

Joe Holmes Mengambil Alih Peran Jason Dalam Tour

Dia menyelesaikan rekaman album dengan menggunakan string gitar yang tipis dan teknik lainnya, yang membuatnya mudah dalam bermain gitar dengan tanganya yang melemah. Walaupun pada akhirnya dia berhasil menyelesaikan album tersebut, yang rilis pada tahun 1991, dia tidak bergabung dengan band untuk melakukan tur karena ketidakmampuannya untuk tampil di atas panggung; mantan gitaris Lizzy Borden, Joe Holmes mengambil alih peran Jason dalam tur.

Karena penyakitnya, dia kehilangan kemampuannya untuk berbicara dan kini berkomunikasi dengan matanya via sistem yang ayahnya buat. Walaupun ALS secara drastis merenggut kemampuannya untuk bermain gitar, berjalan, dan bahkan berbicara, dia secara mental masih tetap aktif dan, dengan bantuan computer, tetap membuat komposisi lagu. Di belakang sampul CD album Perspective, Jason menulis “Saya menderita Amyotrophic Lateral Sclerosis, dia telah membuat cacat badan dan kemampuan berbicara saya, tapi tidak pikiran saya.” Kondisi medisnya tetap stabil sejak 1997. Pada tahun 2003, Jason menulis di website nya bahwa dia merasa lebih baik dan berat badannya meningkat, saat sampul album yang rilis tahun 2008 ‘Collection” juga memperlihatkannya.

Amyotrophic Lateral Sclerosis Merenggut Kemampuannya

Pada tahun 1996, Jason merilis sebuah album yang bertitel “Perspective”, sebuah album instrumental yang ia buat (kecuali lagu “Meet Me In The Morning” milik Bob Dylan). Penulisan musik telah mulai sebelum ALS benar-benar merenggut kemampuannya. Dengan menggunakan gitar, dan kemudian, saat dia sudah tidak mampu menggunakan kedua tanngannya, dengan kibor dia melanjutkan pembuatan komposisi, saat penyakit makin parah.. Akan tetapi, saat Jason tidak bisa lagi bermain kibor secara fisik, salah seorang teman dan juga produser musik, Mike Bemesderfer menolongnya dengan program computer khusus musik yang bisa membaca pergerakan kepala dan matanya, membuat Jason mampu meneruskan membuat komposisi setelah dia kehilangan kontrol atas seluruh tubuhnya.

Beberapa tahun kemudian, Jason merilis Raspberry Jams (1999) dan Blackberry Jams (2003); album pertama yang berisi beraneka lagu-lagu demo yang belum pernah rilis, dan juga berisi lagu-lagu demo dan versi alternative dari lagu yang kemudian merekam ulang dan mengedarkan ke dalam album lain.

Dua album penghormatan untuk Jason Becker telah beredar. Album tersebut berjudul Warmth in The Wilderness I dan Warmth in The Wilderness II, kedua album tersebut menampilkan gitaris-gitaris seperti Steve Vai, Paul Gilbert, Marty Friedman, Joe Becker, Rusty Cooley, dan Mattias Eklundh. Memberikan keuntungan album kepada Jason untuk membantunya dalam keuangan medis.

Perilisan Album Baru

Pada 4 Nopember 2008, Shrapnel Records merilis album baru Jason Becker berjudul “Collection”. Album ini berisi 3 lagu baru untuk menambah rekaman-rekaman lama (beberapa lagu belum pernah rilis) dan menampilkan Marty Friedman, Greg Howe, Joe Satriani, Michael Lee Firkins, Steve Vai, dan Steve Hunter.

Pada 20 Agustus 2010, Jason mengumumkan bahwa dia merencanakan untuk merilis album musik yang dia rekam saat dia masih remaja. Dia telah merilis album ini, berjudul Boy Meets Guitar, pada tahun 2012.

Menganggap gitaris virtuoso dan salah satu gitaris papan atas pada masanya, Jason Becker mempelajari karya violinis Niccolo Paganini dan merupakan rekan bagi Marty Friedman. Dia kemudian menggubah 5th Caprice milik Paganini, memainkannya di video pelajaran gitar miliknya. Komposisi Jason seringkali berisi skala kecepatan tinggi dan arpeggio-ciri khas dari gaya permainan ‘shred’ miliknya.

Berada DI Nama-Nama Besar Trend Neo-Classical

Seringkali menggabungkan teknik tingkat tinggi seperti sweep picking, alternate picking, artificial harmonic accenting, dan tapping. Ia berada di nama-nama besar selama masa teknik gitar ‘shred’ dan trend Neo-Classical Metal di pertengahan hingga akhir ’80-an. Dan masih terhormati serta berharga bagi musisi seangkatan hingga saat ini. Lagu ‘Serrana’ yang ada di album Perspective, adalah contoh dari kemampuan sweep-picking miliknya. Dia mendemonstrasikan teknik arpeggio saat melakukan klinik di Atlanta Institute of Music. Video dari penampilan ini pertama kali ada di video pelajaran gitar “Hot Licks” miliknya.

Sebuah film dokumenter panjang tentang kehidupan Jason Becker berjudul Jason Becker: Not Dead Yet rilis pada 2012. Film ini berisi wawancara dengan Jason Becker, keluarga dan teman-temannya, dan banyak musisi yang pernah bekerja sama dengannya. Terdiri dari Marty Friedman, Steve Vai, Joe Satriani, Richie Kotzen, dan Steve Hunter. Film tersebut mendapat sambutan baik dengan sangat baik oleh penggemar dan kritikus dan memenangkan banyak penghargaan.

Pada Oktober 2016, Becker meluncurkan kampanye untuk mendanai sebuah album, yang awalnya memperkirakan akan rilis pada Juli 2017. Kampanye tersebut mengumpulkan lebih dari $100.000. Albumnya, Triumphant Hearts rilis pada 7 Desember 2018.

Heavy 54th Anniversary Cacophony’s Jason Becker

Desain website oleh Cahaya TechDev – Klub Cahaya

Ryanwinters369

Life Is Like A Wind

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan