Bisnis Terlicik Yang Pernah Dialami Penulis Anonim

Setiap saya bekerja, ada tekanan batin dalam diri saya. Seakan-akan meronta dan berkata ini semua tidak benar. Pada saat bulan puasa pun saya berkali-kali menangis di kamar mandi saking merasa berdosanya. Saya makan, sedekah, menyisakan setiap gaji ke mama dengan UANG NAJIS ini .

Saat ada teman kerja yang bertanya yang saya kerjakan, saya biasanya menjawab dengan lantang “NAMBAH DOSAA !!” Tentu mereka tertawa karena mengira saya bercanda lagi pula saya tipikal yang humoris di kantor.

MIRISNYA, saya pernah bertanya kepada team leader saya, apakah semua perusahaan seperti kita (Consultant Engineering) kelakuannya sama seperti yang kita lakukan? Team Leader saya pun menjawab, “Ya kalo gak gini, ya perusahaan mereka gak bisa jalan buat makan, gaji karyawan, belum operasional ini itu, duit termin aja sering nunggak bro !!”. Saya hanya merealisasikan itu sambil manggut-manggut.

Melapor ke pemerintah, polisi atau apapun itu? Buang-buang waktu saja. Owner perusahaan kami sudah memiliki backingan. Bila ada tuntutan pun, ini semua akan terlihat bersih karena tenaga-tenaga pekerja seperti ini benar-benar AHLI (termasuk saya). Karena itu selalu lolos dari inspektorat.

Bila saya ada yang tanya oleh orang-orang tempat saya bekerja, saat saya jawab di kontraktor, mereka akan bangga ataupun berteriak “WOW umur segini dah di kontraktor aja”. Atau “widihh, duitnya gede nih”. Saya hanya tertawa sambil berkata dalam hati “Bac*d Bangs*t, gaji gw di laporan BPJS/Pajak 5jt kenyataan gak ada 3jt”.

Akhirnya setelah saya merasa saya punya pengalaman yang mumpuni untuk meramaikan CV saya, saya memutuskan untuk resign. Setelah resign pun saya kebanjiran berbagai tawaran dari perusahaan yang serupa karena perusahaan saya ini termasuk perusahaan terkemuka tapi saya tolak karena saya tidak mau makan UANG NAJIS lagi. Itulah Bisnis Terlicik Yang Pernah Teralami

Terima Kasih

Bisnis Terlicik Yang Pernah Teralami – Sumber : Quora / Ke Beranda

Desain website oleh Cahaya TechDev – Klub Cahaya

About the author : Cahaya Hanjuang
Tell us something about yourself.

Mungkin Anda Menyukai

Dukungan & komentar!

Biar Karya Bicara
Ambil bagian, mainkan peran hidupmu!

Komentar

No comments yet